<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Situs Peninggalan Majapahit Tak Terawat, Ratusan Pelajar Bersih-Bersih</title><description>Tak terawatnya situs-situs peninggalan zaman Majapahit di Desa  Klinterejo, Mojokerto, membuat para siswa  prihatin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371824/situs-peninggalan-majapahit-tak-terawat-ratusan-pelajar-bersih-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371824/situs-peninggalan-majapahit-tak-terawat-ratusan-pelajar-bersih-bersih"/><item><title>Situs Peninggalan Majapahit Tak Terawat, Ratusan Pelajar Bersih-Bersih</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371824/situs-peninggalan-majapahit-tak-terawat-ratusan-pelajar-bersih-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371824/situs-peninggalan-majapahit-tak-terawat-ratusan-pelajar-bersih-bersih</guid><pubDate>Senin 25 April 2016 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Zen Arivin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/25/519/1371824/situs-peninggalan-majapahit-tak-terawat-ratusan-pelajar-bersih-bersih-F8kkRyZeek.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Zen Arivin/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/25/519/1371824/situs-peninggalan-majapahit-tak-terawat-ratusan-pelajar-bersih-bersih-F8kkRyZeek.jpg</image><title>foto: Zen Arivin/Okezone</title></images><description>MOJOKERTO - Tak terawatnya situs-situs peninggalan zaman Majapahit di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, membuat para siswa prihatin. Ratusan siswa melakukan kegiatan bersih-bersih di lokasi yang konon merupakan petilasan Tribuana Tungga Dewi, yang tak lain merupakan ratu Majapahit.

Dengan mengenakan pakaian adat jawa, ratusan siswa tinggkat sekolah dasar ini membersihkan sampah-sampah yang berserakan di lokasi situs Klinterejo. Semua jenis sampah, baik sampah plastik maupun sampah dedaunan tak luput dari mereka.

Caca Frederika, siswi kelas 6 MI Salafiyah Safi'iyah Klinterejo, mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menghormati para pejuang dan leluhur. Selain itu, juga untuk melestarikan cagar budaya bangsa.

&quot;Melestarikan cagar budaya Bangsa. Banyak peninggalan Kerajaan Majapahit disini. Situs ini merupakan peninggalan sejarah bangsa Indonesia yang tidak ternilai,&quot; ujarnya, Senin (25/4/2016).

Dia menambahkan, selama ini situs Klintirejo masih jauh dari perhatian pemerintah. Kendati, saat ini Badan Pelestarian Cafar Budaya (BPCB) Trowulan, sudah menurunkan satu orang penjaga yang bertugas menjaga situs.

&quot;Ya kurang terawat memang. Banyak sampah yang berserakan di sini. Kasihan penjaga situs ini kalau setiap hari merawat dan menjaga situs siang malam. Sehingga kami melakukan kegiatan ini,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klinterejo Zainal Abidin mengatakan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk lebih mengenalkan peninggalan-peninggalan kerajaan majapahit yang ada di Desa Klinterejo. &quot;Jangan sampai anak cucu kita tidak mengenal sejarah ini. Kita berharap mereka ikut serta menjaga dan melestarikan situs peninggalan majapahit ini,&quot; ujarnya.

Dia menambahkan, selama ini memang keberadaan situs Klinterejo kurang mendapat perhatian pemerintah. Sehingga, banyak situs yang sudah hilang akibat dicuri oknum yang tak bertanggungjawab.

&quot;Maka dari itu, dengan mengenalkan kepada anak-anak sejak dini, harapannya keberlangsungan situs ini tetap terjaga. Mengingat peninggalan sejarah ini merupakan identitas bangsa ini,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>MOJOKERTO - Tak terawatnya situs-situs peninggalan zaman Majapahit di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, membuat para siswa prihatin. Ratusan siswa melakukan kegiatan bersih-bersih di lokasi yang konon merupakan petilasan Tribuana Tungga Dewi, yang tak lain merupakan ratu Majapahit.

Dengan mengenakan pakaian adat jawa, ratusan siswa tinggkat sekolah dasar ini membersihkan sampah-sampah yang berserakan di lokasi situs Klinterejo. Semua jenis sampah, baik sampah plastik maupun sampah dedaunan tak luput dari mereka.

Caca Frederika, siswi kelas 6 MI Salafiyah Safi'iyah Klinterejo, mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menghormati para pejuang dan leluhur. Selain itu, juga untuk melestarikan cagar budaya bangsa.

&quot;Melestarikan cagar budaya Bangsa. Banyak peninggalan Kerajaan Majapahit disini. Situs ini merupakan peninggalan sejarah bangsa Indonesia yang tidak ternilai,&quot; ujarnya, Senin (25/4/2016).

Dia menambahkan, selama ini situs Klintirejo masih jauh dari perhatian pemerintah. Kendati, saat ini Badan Pelestarian Cafar Budaya (BPCB) Trowulan, sudah menurunkan satu orang penjaga yang bertugas menjaga situs.

&quot;Ya kurang terawat memang. Banyak sampah yang berserakan di sini. Kasihan penjaga situs ini kalau setiap hari merawat dan menjaga situs siang malam. Sehingga kami melakukan kegiatan ini,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klinterejo Zainal Abidin mengatakan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk lebih mengenalkan peninggalan-peninggalan kerajaan majapahit yang ada di Desa Klinterejo. &quot;Jangan sampai anak cucu kita tidak mengenal sejarah ini. Kita berharap mereka ikut serta menjaga dan melestarikan situs peninggalan majapahit ini,&quot; ujarnya.

Dia menambahkan, selama ini memang keberadaan situs Klinterejo kurang mendapat perhatian pemerintah. Sehingga, banyak situs yang sudah hilang akibat dicuri oknum yang tak bertanggungjawab.

&quot;Maka dari itu, dengan mengenalkan kepada anak-anak sejak dini, harapannya keberlangsungan situs ini tetap terjaga. Mengingat peninggalan sejarah ini merupakan identitas bangsa ini,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
