<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Buat Sketsa Wajah untuk Buru Pelaku Penyayatan</title><description>Pihaknya masih kesulitan membuat sketsa wajah pelaku karena hasil rekaman CCTV tidak begitu jelas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/28/510/1374622/polisi-buat-sketsa-wajah-untuk-buru-pelaku-penyayatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/28/510/1374622/polisi-buat-sketsa-wajah-untuk-buru-pelaku-penyayatan"/><item><title>Polisi Buat Sketsa Wajah untuk Buru Pelaku Penyayatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/28/510/1374622/polisi-buat-sketsa-wajah-untuk-buru-pelaku-penyayatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/28/510/1374622/polisi-buat-sketsa-wajah-untuk-buru-pelaku-penyayatan</guid><pubDate>Kamis 28 April 2016 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/28/510/1374622/polisi-buat-sketsa-wajah-untuk-buru-pelaku-penyayatan-D2yqfMLNLD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/28/510/1374622/polisi-buat-sketsa-wajah-untuk-buru-pelaku-penyayatan-D2yqfMLNLD.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>YOGYAKARTA &amp;ndash; Untuk memburu pelaku penyayatan yang diduga menggunakan cutter di wilayah Umbulharjo dan Kotagede, Yogyakarta, yang menyebabkan tiga orang perempuan terluka, polisi akan membuat sketsa wajah.
Kapolsek Kotagede, Kompol Suparman mengungkapkan, polisi melakukan pemeriksaan dengan memeriksa saksi-saksi, korban, dan menyinkronkan dengan isi rekaman CCTV yang berada di sekitar Jalan Nyi Pembayun. Hal ini diperlukan guna membuat sketsa wajah pelaku. &quot;Timnya langsung dibentuk pimpinan,&quot; kata Suparman kepada wartawan, Rabu 27 April 2016.
Ia menjelaskan, tim khusus itu berasal dari anggota gabungan Polresta Yogyakarta, Polsek Kotagede dan Umbulharjo.
&quot;Saat ini masih mengumpulkan data, yang berhak membuat (sketsa) tim itu. Entah nanti disebarkan atau tidak, ya tergantung kesepakatan,&quot; katanya.
(Baca Juga : Aksi Penyayatan Resahkan Warga Yogyakarta)
Pihaknya masih kesulitan membuat sketsa wajah pelaku karena hasil rekaman CCTV tidak begitu jelas. Tim tersebut juga melibatkan Laboratorium Forensik Mabes Polri.
&quot;Jika semua sudah dikumpulkan dan sketsa jadi, akan menjadi dasar menetapkan dan menangkap tersangka,&quot; ujarnya.
Kasus penyayatan pada Senin 25 April 2016 pertama kali menimpa NE (12). Pelajar SD itu disayat di wilayah Jalan Nyi Pembayun Kotagede Kota Jogja, tepatnya di utara Lapangan Karang Kotagede. Korban kedua adalah K (16), pelajar SMK, di daerah Prenggan, Kotagede. Korban ketiga ialah Neli Ratna (18), mahasiswi yang diserang orang tak dikenal di Jalan Janturan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
</description><content:encoded>YOGYAKARTA &amp;ndash; Untuk memburu pelaku penyayatan yang diduga menggunakan cutter di wilayah Umbulharjo dan Kotagede, Yogyakarta, yang menyebabkan tiga orang perempuan terluka, polisi akan membuat sketsa wajah.
Kapolsek Kotagede, Kompol Suparman mengungkapkan, polisi melakukan pemeriksaan dengan memeriksa saksi-saksi, korban, dan menyinkronkan dengan isi rekaman CCTV yang berada di sekitar Jalan Nyi Pembayun. Hal ini diperlukan guna membuat sketsa wajah pelaku. &quot;Timnya langsung dibentuk pimpinan,&quot; kata Suparman kepada wartawan, Rabu 27 April 2016.
Ia menjelaskan, tim khusus itu berasal dari anggota gabungan Polresta Yogyakarta, Polsek Kotagede dan Umbulharjo.
&quot;Saat ini masih mengumpulkan data, yang berhak membuat (sketsa) tim itu. Entah nanti disebarkan atau tidak, ya tergantung kesepakatan,&quot; katanya.
(Baca Juga : Aksi Penyayatan Resahkan Warga Yogyakarta)
Pihaknya masih kesulitan membuat sketsa wajah pelaku karena hasil rekaman CCTV tidak begitu jelas. Tim tersebut juga melibatkan Laboratorium Forensik Mabes Polri.
&quot;Jika semua sudah dikumpulkan dan sketsa jadi, akan menjadi dasar menetapkan dan menangkap tersangka,&quot; ujarnya.
Kasus penyayatan pada Senin 25 April 2016 pertama kali menimpa NE (12). Pelajar SD itu disayat di wilayah Jalan Nyi Pembayun Kotagede Kota Jogja, tepatnya di utara Lapangan Karang Kotagede. Korban kedua adalah K (16), pelajar SMK, di daerah Prenggan, Kotagede. Korban ketiga ialah Neli Ratna (18), mahasiswi yang diserang orang tak dikenal di Jalan Janturan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
</content:encoded></item></channel></rss>
