<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sutini Mengais Gabah Sisa Panen untuk Hidupi Keluarga</title><description>Sutini bekerja keras mengais gabah sisa panen untuk membantu suaminya menghidupi keluarganya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/28/519/1374964/sutini-mengais-gabah-sisa-panen-untuk-hidupi-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/28/519/1374964/sutini-mengais-gabah-sisa-panen-untuk-hidupi-keluarga"/><item><title>Sutini Mengais Gabah Sisa Panen untuk Hidupi Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/28/519/1374964/sutini-mengais-gabah-sisa-panen-untuk-hidupi-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/28/519/1374964/sutini-mengais-gabah-sisa-panen-untuk-hidupi-keluarga</guid><pubDate>Kamis 28 April 2016 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/28/519/1374964/sutini-mengais-gabah-sisa-panen-untuk-hidupi-keluarga-1wKC4nNgG6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perjuangan Sutini Mengais Gabah (Foto: Syaiful Islam/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/28/519/1374964/sutini-mengais-gabah-sisa-panen-untuk-hidupi-keluarga-1wKC4nNgG6.jpg</image><title>Perjuangan Sutini Mengais Gabah (Foto: Syaiful Islam/Okezone)</title></images><description>BANGKALAN - Sutini (42) warga Dusun Gentongan Desa Bettet, Kota Pamekasan, Jawa Timur harus bekerja keras untuk membantu suaminya memenuhi kebutuhan keluarga.

Setiap hari, Sutini berangkat ke sawah tetangganya untuk mengais sisa gabah yang baru saja dipanen oleh pemiliknya. Ia mengambil gabah dari jerami yang ditumpuk di sawah. Caranya Sutini mengambil jerami lalu dipukul-pukul dan rontokannya ia ambil.

&quot;Biasanya berangkat jam delapan sampai jam sebelas kadang sampai jam dua belas,&quot; ungkap Sutini, Kamis (28/4/2016).

Dijelaskan Sutini, dari sekira enam jam mengais gabah, ia bisa mendapat sampai 3 kilogram. Gabah yang didapatkan itu ia bawa pulang dan dikeringkan, lalu ia giling untuk dimakan bersama keluarganya.

&quot;Biasanya, saya dapat tiga kilogram gabah. Tapi nyarinya sulit,&quot; imbuh Sutini.

Meski harus berpanas-panasan ia pun ikhlas untuk membantu suaminya yang hanya bekerja sebagai tukang becak. Sebab kadang suaminya tidak membawa uang karena tidak ada penumpang.</description><content:encoded>BANGKALAN - Sutini (42) warga Dusun Gentongan Desa Bettet, Kota Pamekasan, Jawa Timur harus bekerja keras untuk membantu suaminya memenuhi kebutuhan keluarga.

Setiap hari, Sutini berangkat ke sawah tetangganya untuk mengais sisa gabah yang baru saja dipanen oleh pemiliknya. Ia mengambil gabah dari jerami yang ditumpuk di sawah. Caranya Sutini mengambil jerami lalu dipukul-pukul dan rontokannya ia ambil.

&quot;Biasanya berangkat jam delapan sampai jam sebelas kadang sampai jam dua belas,&quot; ungkap Sutini, Kamis (28/4/2016).

Dijelaskan Sutini, dari sekira enam jam mengais gabah, ia bisa mendapat sampai 3 kilogram. Gabah yang didapatkan itu ia bawa pulang dan dikeringkan, lalu ia giling untuk dimakan bersama keluarganya.

&quot;Biasanya, saya dapat tiga kilogram gabah. Tapi nyarinya sulit,&quot; imbuh Sutini.

Meski harus berpanas-panasan ia pun ikhlas untuk membantu suaminya yang hanya bekerja sebagai tukang becak. Sebab kadang suaminya tidak membawa uang karena tidak ada penumpang.</content:encoded></item></channel></rss>
