<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 WNI Bebas, DPR: Jangan Ada yang Cari Panggung</title><description>Hanafi Rais tak ingin ada pihak yang mempolitisir pembebasan 10 orang WNI dari sanderaan Abu Sayyaf.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/02/337/1377792/10-wni-bebas-dpr-jangan-ada-yang-cari-panggung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/02/337/1377792/10-wni-bebas-dpr-jangan-ada-yang-cari-panggung"/><item><title>10 WNI Bebas, DPR: Jangan Ada yang Cari Panggung</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/02/337/1377792/10-wni-bebas-dpr-jangan-ada-yang-cari-panggung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/02/337/1377792/10-wni-bebas-dpr-jangan-ada-yang-cari-panggung</guid><pubDate>Senin 02 Mei 2016 05:58 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/02/337/1377792/dpr-jangan-ada-yang-cari-panggung-soal-pembebasan-10-wni-2HE9OLAyB4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">10 WNI yang bebas dari sanderaan Abu Sayyaf. (Foto: Instagram Jokowi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/02/337/1377792/dpr-jangan-ada-yang-cari-panggung-soal-pembebasan-10-wni-2HE9OLAyB4.jpg</image><title>10 WNI yang bebas dari sanderaan Abu Sayyaf. (Foto: Instagram Jokowi)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais mengapresiasi jajaran pemerintah yang berhasil membebaskan 10 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Perairan Filipina.
Pembebasan itu sukses dilakukan karena diplomasi multijalur. Artinya, para WNI bisa kembali ke Tanah Air berkat kerja sama dari berbagai pihak, seperti pemerintah, aktivis perdamaian hingga kelompok pemuka agama.
&quot;Kemudian juga tentu kelompok swasta perusahan sendiri yang punya tanggung jawab utama untuk membebaskan sandera karena itu ABK mereka,&quot; ujar Hanafi saat dihubungi Okezone di Jakarta, Minggu (1/5/2016) malam.
(Baca juga: Cerita Negosiator Bujuk Abu Sayyaf &quot;Si Anak Badung&quot;)
Oleh karena itulah, Hanafi tak mau nantinya ada pihak yang cari panggung dalam kasus ini. Apalagi nantinya dimanfaatkan untuk kepentingan politik.
&quot;Kita ingin mendengar cerita yang sebenarnya bagaimana, karena kita juga tidak ingin hasil kerja multijalur seolah-olah diklaim secara politik oleh salah satu pihak. Ini sebaiknya kita apresiasi bersama, semua punya peran, tidak perlu diklaim,&quot; tegasnya.
Meski begitu, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini tak mau mengungkapkan pihak yang dimaksudnya secara gamblang. &quot;Ya biasalah, ada yang pengen manggung. Kepada siapapun, ini kan soal nyawa manusia jangan dipolitisasi,&quot; sindirnya. (day)</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais mengapresiasi jajaran pemerintah yang berhasil membebaskan 10 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Perairan Filipina.
Pembebasan itu sukses dilakukan karena diplomasi multijalur. Artinya, para WNI bisa kembali ke Tanah Air berkat kerja sama dari berbagai pihak, seperti pemerintah, aktivis perdamaian hingga kelompok pemuka agama.
&quot;Kemudian juga tentu kelompok swasta perusahan sendiri yang punya tanggung jawab utama untuk membebaskan sandera karena itu ABK mereka,&quot; ujar Hanafi saat dihubungi Okezone di Jakarta, Minggu (1/5/2016) malam.
(Baca juga: Cerita Negosiator Bujuk Abu Sayyaf &quot;Si Anak Badung&quot;)
Oleh karena itulah, Hanafi tak mau nantinya ada pihak yang cari panggung dalam kasus ini. Apalagi nantinya dimanfaatkan untuk kepentingan politik.
&quot;Kita ingin mendengar cerita yang sebenarnya bagaimana, karena kita juga tidak ingin hasil kerja multijalur seolah-olah diklaim secara politik oleh salah satu pihak. Ini sebaiknya kita apresiasi bersama, semua punya peran, tidak perlu diklaim,&quot; tegasnya.
Meski begitu, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini tak mau mengungkapkan pihak yang dimaksudnya secara gamblang. &quot;Ya biasalah, ada yang pengen manggung. Kepada siapapun, ini kan soal nyawa manusia jangan dipolitisasi,&quot; sindirnya. (day)</content:encoded></item></channel></rss>
