<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Ganti Rugi, Warga Luar Batang Tetap Tolak Penggusuran</title><description>Ini kan tanah dari nenek moyang saya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/02/338/1378339/dapat-ganti-rugi-warga-luar-batang-tetap-tolak-penggusuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/02/338/1378339/dapat-ganti-rugi-warga-luar-batang-tetap-tolak-penggusuran"/><item><title>Dapat Ganti Rugi, Warga Luar Batang Tetap Tolak Penggusuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/02/338/1378339/dapat-ganti-rugi-warga-luar-batang-tetap-tolak-penggusuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/02/338/1378339/dapat-ganti-rugi-warga-luar-batang-tetap-tolak-penggusuran</guid><pubDate>Senin 02 Mei 2016 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Salsabila Qurrataa'yun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/02/338/1378339/dapat-ganti-rugi-warga-luar-batang-tetap-tolak-penggusuran-TToi5OwDJ8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kawasan Luar Batang (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/02/338/1378339/dapat-ganti-rugi-warga-luar-batang-tetap-tolak-penggusuran-TToi5OwDJ8.jpg</image><title>Kawasan Luar Batang (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Warga Luar Batang menolak ganti rugi yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait penggusuran yang rencananya akan dilakukan pada bulan ini.
Seorang warga Luar Batang, Nona (50) menyatakan bahwa dirinya tidak mau rumahnya digusur meski akan mendapatkan ganti rugi.
&quot;Saya emang punya sertifikat, tapi tetep aja gak mau pindah atau diganti. Saya gak mau, ini kan tanah dari nenek moyang saya. Ibu saya dulu tinggal di sini, nenek saya juga. Gak rela saya,&quot; papar Nona di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/5/2016).
(Baca juga: Pasokan Air Mati, Warga Luar Batang Curiga)
Warga Luar Batang akan melakukan unjuk rasa di Balai Kota, Jakarta dan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Warga akan kumpul di Masjid Kramat Luar Batang pada pukul 08:00 WIB. Aksi tersebut menuntut sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang akan melakukan penggusuran di kawasan tersebut.
Meski demikian Nona tidak akan mengikuti aksi unjuk rasa lantaran adanya aksi teror di wilayah itu pada Sabtu 30 April 2016. Dalam aksi teror tersebut seseorang menyamar menjadi pemulung dan beraksi ingin membakar rumah warga.
&quot;Besok saya gak ikut demo. Jaga rumah aja, takut ada yang mau bakar rumah. Entar ada yang sabotase kaya waktu itu,&quot; tandasnya.
Sekadar infomasi, Petugas Pelaksana Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi akan memberikan ganti rugi bagi warga Luar Batang yang memiliki sertifikat tanah dan bersedia rumahnya digusur. Meski demikian, pihaknya akan memastikan keabsahan dan jumlah masyarakat yang memiliki sertifikat tersebut.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Warga Luar Batang menolak ganti rugi yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait penggusuran yang rencananya akan dilakukan pada bulan ini.
Seorang warga Luar Batang, Nona (50) menyatakan bahwa dirinya tidak mau rumahnya digusur meski akan mendapatkan ganti rugi.
&quot;Saya emang punya sertifikat, tapi tetep aja gak mau pindah atau diganti. Saya gak mau, ini kan tanah dari nenek moyang saya. Ibu saya dulu tinggal di sini, nenek saya juga. Gak rela saya,&quot; papar Nona di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/5/2016).
(Baca juga: Pasokan Air Mati, Warga Luar Batang Curiga)
Warga Luar Batang akan melakukan unjuk rasa di Balai Kota, Jakarta dan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Warga akan kumpul di Masjid Kramat Luar Batang pada pukul 08:00 WIB. Aksi tersebut menuntut sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang akan melakukan penggusuran di kawasan tersebut.
Meski demikian Nona tidak akan mengikuti aksi unjuk rasa lantaran adanya aksi teror di wilayah itu pada Sabtu 30 April 2016. Dalam aksi teror tersebut seseorang menyamar menjadi pemulung dan beraksi ingin membakar rumah warga.
&quot;Besok saya gak ikut demo. Jaga rumah aja, takut ada yang mau bakar rumah. Entar ada yang sabotase kaya waktu itu,&quot; tandasnya.
Sekadar infomasi, Petugas Pelaksana Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi akan memberikan ganti rugi bagi warga Luar Batang yang memiliki sertifikat tanah dan bersedia rumahnya digusur. Meski demikian, pihaknya akan memastikan keabsahan dan jumlah masyarakat yang memiliki sertifikat tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
