<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMA 3 Tahan Ijazah Siswa Pelaku Bullying</title><description>Pihak sekolah sudah memberikan sanksi administrasi berupa penahanan ijazah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/338/1379037/sma-3-tahan-ijazah-siswa-pelaku-bullying</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/03/338/1379037/sma-3-tahan-ijazah-siswa-pelaku-bullying"/><item><title>SMA 3 Tahan Ijazah Siswa Pelaku Bullying</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/338/1379037/sma-3-tahan-ijazah-siswa-pelaku-bullying</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/03/338/1379037/sma-3-tahan-ijazah-siswa-pelaku-bullying</guid><pubDate>Selasa 03 Mei 2016 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Feri Agus Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/03/338/1379037/sma-3-tahan-ijazah-siswa-pelaku-bullying-X2yrUOYQ6l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/03/338/1379037/sma-3-tahan-ijazah-siswa-pelaku-bullying-X2yrUOYQ6l.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kapolsek Setia Budi Tri Yulianto telah mendatangi SMA 3 Jakarta terkait adanya aksi bullying yang dilakukan siswa senior kelas XII kepada juniornya kelas X. Menurut dia, pihak sekolah sudah memberikan sanksi administrasi berupa penahanan ijazah.
&quot;Kita hargai pihak sekolah. Sanksi adminsitriasi sudah ada untuk anak pelaku bullying berupa penahanan ijazah,&quot; kata Tri kepada Okezone, Selasa (3/5/2016).
Menurut Tri, pihak sekolah juga telah meminta agar kasus dugaan kekerasan terhadap siswanya ini diselesaikan secara internal. Meskipun demikian, pihaknya tetap akan turun tangan menangani kasus tersebut.
&quot;Jadi pihak sekolah minta ini diselesaikan secara internal. Kemudian kita menghargai keputusan sekolah,&quot; ujar dia.
Tri menambahkan, para korban sampai saat ini belum membuat laporan atas perlakuan tidak menyenangkan dari para senior sekolah yang terletak di Setia Budi itu.
Seperti diketahui, aksi bullying terjadi di SMA 3. Kekerasan itu menimpa seorang pelajar kelas X SMAN 3 berinisial A (15) yang dilakukan oleh empat seniornya kelas XII.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula pada saat korban pergi ke sebuah acara ulang tahun temannya di restoran di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Namun, saat itulah, korban sedang diantar oleh orang tuanya. Peristiwa itu dilihat oleh para senior mereka yang ikut diundang dalam acara ulang tahun tersebut.
Kejadian ini pun berlanjut pada Kamis 28 April 2016 sore seusai pulang sekolah, korban mendapatkan aksi bullying dari empat seniornya. Korban pun dibawa ke luar sekolah dan mendapatkan berbagai intimidasi seperti dimarahi, dimaki-maki sampai disiram dengan air yang berada dalam teh botol.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolsek Setia Budi Tri Yulianto telah mendatangi SMA 3 Jakarta terkait adanya aksi bullying yang dilakukan siswa senior kelas XII kepada juniornya kelas X. Menurut dia, pihak sekolah sudah memberikan sanksi administrasi berupa penahanan ijazah.
&quot;Kita hargai pihak sekolah. Sanksi adminsitriasi sudah ada untuk anak pelaku bullying berupa penahanan ijazah,&quot; kata Tri kepada Okezone, Selasa (3/5/2016).
Menurut Tri, pihak sekolah juga telah meminta agar kasus dugaan kekerasan terhadap siswanya ini diselesaikan secara internal. Meskipun demikian, pihaknya tetap akan turun tangan menangani kasus tersebut.
&quot;Jadi pihak sekolah minta ini diselesaikan secara internal. Kemudian kita menghargai keputusan sekolah,&quot; ujar dia.
Tri menambahkan, para korban sampai saat ini belum membuat laporan atas perlakuan tidak menyenangkan dari para senior sekolah yang terletak di Setia Budi itu.
Seperti diketahui, aksi bullying terjadi di SMA 3. Kekerasan itu menimpa seorang pelajar kelas X SMAN 3 berinisial A (15) yang dilakukan oleh empat seniornya kelas XII.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula pada saat korban pergi ke sebuah acara ulang tahun temannya di restoran di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Namun, saat itulah, korban sedang diantar oleh orang tuanya. Peristiwa itu dilihat oleh para senior mereka yang ikut diundang dalam acara ulang tahun tersebut.
Kejadian ini pun berlanjut pada Kamis 28 April 2016 sore seusai pulang sekolah, korban mendapatkan aksi bullying dari empat seniornya. Korban pun dibawa ke luar sekolah dan mendapatkan berbagai intimidasi seperti dimarahi, dimaki-maki sampai disiram dengan air yang berada dalam teh botol.</content:encoded></item></channel></rss>
