<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dimarahi Soal Penampilan hingga Nilai Jelek, Alasan Mahasiswa UMSU Bunuh Dosen</title><description> Penyidik Kepolisian mulai mengungkapkan motif di balik  pembunuhan terhadap Nur Ain Lubis (63), dosen UMSU,  kemarin sore.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379127/dimarahi-soal-penampilan-hingga-nilai-jelek-alasan-mahasiswa-umsu-bunuh-dosen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379127/dimarahi-soal-penampilan-hingga-nilai-jelek-alasan-mahasiswa-umsu-bunuh-dosen"/><item><title>Dimarahi Soal Penampilan hingga Nilai Jelek, Alasan Mahasiswa UMSU Bunuh Dosen</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379127/dimarahi-soal-penampilan-hingga-nilai-jelek-alasan-mahasiswa-umsu-bunuh-dosen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379127/dimarahi-soal-penampilan-hingga-nilai-jelek-alasan-mahasiswa-umsu-bunuh-dosen</guid><pubDate>Selasa 03 Mei 2016 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/03/340/1379127/dimarahi-soal-penampilan-hingga-nilai-jelek-alasan-mahasiswa-umsu-bunuh-dosen-ww8PAp9QRM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tersangka pembunuh dosen UMSU digiring petugas (Wahyudi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/03/340/1379127/dimarahi-soal-penampilan-hingga-nilai-jelek-alasan-mahasiswa-umsu-bunuh-dosen-ww8PAp9QRM.jpg</image><title>Tersangka pembunuh dosen UMSU digiring petugas (Wahyudi/Okezone)</title></images><description>MEDAN - Penyidik Kepolisian mulai mengungkapkan motif di balik pembunuhan terhadap Nur Ain Lubis (63), dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), kemarin sore.

Polisi telah menangkap seorang mahasiswa berinisial RMS atas kasus pembunuhan dosen di toilet kampus UMSU tersebut. Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyebutkan, dari pengakuan &amp;lrm;tersangka RMA (21), ia nekad menghabisi nyawa mantan Dekan FKIP UMSU itu karena dendam dengan korban yang kerap memarahi pelaku.

&quot;Ini motifnya adalah dendam. Karena, korban suka menengur pelaku saat di dalam kelas. Mulai dari persoalan pendidikan sampai persoalan penampilan seperti tersangka yang suka menggunakan kaos saat kuliah,&quot; ungkap Mardiaz, Selasa (3/5/2016) siang.

Dendam RMS memuncak setelah dosen yang biasa dipanggil Bunda itu, mengancam akan memberikan nilai buruk kepada tersangka pada mata kuliah Praktek Pekerjaan Lapangan (PPL), di mana korban menjadi pembimbing mata kuliah tersebut.

&quot;Pengakuan tersangka, korban pernah mengancam tidak akan meluluskanya di PPL,&quot;njelas Mardiaz.

Pihaknya masih mendalami kasus pembunuhan tersebut, termasuk kebenaran motif yang disampaikan tersangka. Polisi pun akan segera melakukan olah tempat &amp;lrm;kejadian perkara untuk mencari alat bukti yang dibutuhkan dalam penyelidikan tersebut.

&quot;Ini kita sedang koordinasi dengan pihak kampus agar bisa segera melakukan olah TKP,&quot;tutup Mardiaz.


</description><content:encoded>MEDAN - Penyidik Kepolisian mulai mengungkapkan motif di balik pembunuhan terhadap Nur Ain Lubis (63), dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), kemarin sore.

Polisi telah menangkap seorang mahasiswa berinisial RMS atas kasus pembunuhan dosen di toilet kampus UMSU tersebut. Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyebutkan, dari pengakuan &amp;lrm;tersangka RMA (21), ia nekad menghabisi nyawa mantan Dekan FKIP UMSU itu karena dendam dengan korban yang kerap memarahi pelaku.

&quot;Ini motifnya adalah dendam. Karena, korban suka menengur pelaku saat di dalam kelas. Mulai dari persoalan pendidikan sampai persoalan penampilan seperti tersangka yang suka menggunakan kaos saat kuliah,&quot; ungkap Mardiaz, Selasa (3/5/2016) siang.

Dendam RMS memuncak setelah dosen yang biasa dipanggil Bunda itu, mengancam akan memberikan nilai buruk kepada tersangka pada mata kuliah Praktek Pekerjaan Lapangan (PPL), di mana korban menjadi pembimbing mata kuliah tersebut.

&quot;Pengakuan tersangka, korban pernah mengancam tidak akan meluluskanya di PPL,&quot;njelas Mardiaz.

Pihaknya masih mendalami kasus pembunuhan tersebut, termasuk kebenaran motif yang disampaikan tersangka. Polisi pun akan segera melakukan olah tempat &amp;lrm;kejadian perkara untuk mencari alat bukti yang dibutuhkan dalam penyelidikan tersebut.

&quot;Ini kita sedang koordinasi dengan pihak kampus agar bisa segera melakukan olah TKP,&quot;tutup Mardiaz.


</content:encoded></item></channel></rss>
