<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Polisi Sita Pisau dan Martil Milik Pembunuh Dosen UMSU   </title><description>Penyidik Polresta Medan masih terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Dosen UMSU, Nur Ain Lubis (63).</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379602/polisi-sita-pisau-dan-martil-milik-pembunuh-dosen-umsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379602/polisi-sita-pisau-dan-martil-milik-pembunuh-dosen-umsu"/><item><title>  Polisi Sita Pisau dan Martil Milik Pembunuh Dosen UMSU   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379602/polisi-sita-pisau-dan-martil-milik-pembunuh-dosen-umsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/03/340/1379602/polisi-sita-pisau-dan-martil-milik-pembunuh-dosen-umsu</guid><pubDate>Selasa 03 Mei 2016 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/03/340/1379602/polisi-sita-pisau-dan-martil-milik-pembunuh-dosen-umsu-CKVPTt6plC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/03/340/1379602/polisi-sita-pisau-dan-martil-milik-pembunuh-dosen-umsu-CKVPTt6plC.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>
MEDAN - Penyidik Polresta Medan masih terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Nur Ain Lubis (63), yang tewas dibunuh mahasiswanya, RSS (20) di toilet kampus.

Dari penyelidikan yang dilakukan Polisi, diketahui jika Nur Ain tewas akibat pendarahan hebat di bagian lehernya dan tangannya akibat luka tusukan dan sayatan. Setidaknya 10 luka bekas senjata tajam terdapat di bagian leher korban dan beberapa luka senjata tajam di bagian lengannya.

Selain dibunuh dengan menggunakan senjata tajam, korban juga diserang tersangka dengan menggunakan martil. Martil itu diduga dipukulkan tersangka ke kepala korban untuk membuat korban tak sadarkan diri sebelum akhirnya dibunuh.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyebutkan, martil yang digunakan tersangka untuk memukul korban sudah diamankan polisi. Tersangka juga mengaku jika martil dan pisau yang ia gunakan untuk menghabisi korban merupakan miliknya dan ia bawa dari rumah.

&amp;ldquo;Iya kita amankan pisau, martil dan jaket yang digunakan tersangka saat menghabisi nyawa korban,&amp;rdquo; ujar Mardiaz, Selasa (3/5/2016).

(Baca juga: Tangis Anak Dosen UMSU: Jangan Tinggalkan Kami Bunda)

Mardiaz mengaku dari pemeriksaan sementara diketahui jika tersangka melakukan aksinya sendiri. Polisi pun tengah mendalami unsur perencanaan dalam pembunuhan itu.

&amp;ldquo;Kita tetap dalami adanya keterlibatan pihak lain. Tapi sejauh ini belum ada. Soal perencanaanya kita juga dalami dan kita pertimbangankan untuk dijadikan sangkaan primernya,&amp;rdquo;tandas Mardiaz.
</description><content:encoded>
MEDAN - Penyidik Polresta Medan masih terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Nur Ain Lubis (63), yang tewas dibunuh mahasiswanya, RSS (20) di toilet kampus.

Dari penyelidikan yang dilakukan Polisi, diketahui jika Nur Ain tewas akibat pendarahan hebat di bagian lehernya dan tangannya akibat luka tusukan dan sayatan. Setidaknya 10 luka bekas senjata tajam terdapat di bagian leher korban dan beberapa luka senjata tajam di bagian lengannya.

Selain dibunuh dengan menggunakan senjata tajam, korban juga diserang tersangka dengan menggunakan martil. Martil itu diduga dipukulkan tersangka ke kepala korban untuk membuat korban tak sadarkan diri sebelum akhirnya dibunuh.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyebutkan, martil yang digunakan tersangka untuk memukul korban sudah diamankan polisi. Tersangka juga mengaku jika martil dan pisau yang ia gunakan untuk menghabisi korban merupakan miliknya dan ia bawa dari rumah.

&amp;ldquo;Iya kita amankan pisau, martil dan jaket yang digunakan tersangka saat menghabisi nyawa korban,&amp;rdquo; ujar Mardiaz, Selasa (3/5/2016).

(Baca juga: Tangis Anak Dosen UMSU: Jangan Tinggalkan Kami Bunda)

Mardiaz mengaku dari pemeriksaan sementara diketahui jika tersangka melakukan aksinya sendiri. Polisi pun tengah mendalami unsur perencanaan dalam pembunuhan itu.

&amp;ldquo;Kita tetap dalami adanya keterlibatan pihak lain. Tapi sejauh ini belum ada. Soal perencanaanya kita juga dalami dan kita pertimbangankan untuk dijadikan sangkaan primernya,&amp;rdquo;tandas Mardiaz.
</content:encoded></item></channel></rss>
