<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Penyayatan</title><description>Hal itu dilakukan untuk mengetahui psikis pelaku tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379256/polisi-periksa-kejiwaan-pelaku-penyayatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379256/polisi-periksa-kejiwaan-pelaku-penyayatan"/><item><title>Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Penyayatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379256/polisi-periksa-kejiwaan-pelaku-penyayatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379256/polisi-periksa-kejiwaan-pelaku-penyayatan</guid><pubDate>Selasa 03 Mei 2016 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/03/510/1379256/polisi-periksa-kejiwaan-pelaku-penyayatan-DtHwcb3oZn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers soal penangkapan pelaku penyayatan di Polda Yogyakarta (Prabowo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/03/510/1379256/polisi-periksa-kejiwaan-pelaku-penyayatan-DtHwcb3oZn.jpg</image><title>Konferensi pers soal penangkapan pelaku penyayatan di Polda Yogyakarta (Prabowo/Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Polisi masih mendalami apakah pelaku penyayatan di Kota Yogyakarta memiliki kelainan jiwa atau tidak. Hal itu dilakukan untuk mengetahui psikis pelaku tersebut.
&quot;Soal psikis itu nanti kita dalami lagi,&quot; kata Kapolda DI Yogyakarta, Brigjen Prasta Wahyu Hidayat dalam keterangan pers, Selasa (3/5/2016).
Namun, kata dia, dalam keseharian pelaku seperti halnya masyarakat lain. Melakukan aktifitas seperti biasa.
&quot;Pekerjaannya swasta, usianya 40 tahun,&quot; katanya pucuk pimpinan polisi di DIY itu.
Pelaku juga hidup berkeluarga seperti biasa. Tinggal di Wonosari, Gunungkidul. Namun, saat ditangkap pelaku bersembunyi di rumah saudara perempuannya di wilayah Bantul.
&quot;Kehidupan biasa, punya istri. Soal psikologis tadi akan kita dalami lebih lanjut,&quot; jelasnya.
(Baca: Pelaku Penyayatan di Yogya Ditangkap)
Pelaku tersebut bernama Bobby Adhue Nugroho alias Boby. Dia diciduk petugas, Senin 2 Mei 2016 malam. Barang bukti seperti cutter, jaket, helm, hingga sepeda motor turut disita.

</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Polisi masih mendalami apakah pelaku penyayatan di Kota Yogyakarta memiliki kelainan jiwa atau tidak. Hal itu dilakukan untuk mengetahui psikis pelaku tersebut.
&quot;Soal psikis itu nanti kita dalami lagi,&quot; kata Kapolda DI Yogyakarta, Brigjen Prasta Wahyu Hidayat dalam keterangan pers, Selasa (3/5/2016).
Namun, kata dia, dalam keseharian pelaku seperti halnya masyarakat lain. Melakukan aktifitas seperti biasa.
&quot;Pekerjaannya swasta, usianya 40 tahun,&quot; katanya pucuk pimpinan polisi di DIY itu.
Pelaku juga hidup berkeluarga seperti biasa. Tinggal di Wonosari, Gunungkidul. Namun, saat ditangkap pelaku bersembunyi di rumah saudara perempuannya di wilayah Bantul.
&quot;Kehidupan biasa, punya istri. Soal psikologis tadi akan kita dalami lebih lanjut,&quot; jelasnya.
(Baca: Pelaku Penyayatan di Yogya Ditangkap)
Pelaku tersebut bernama Bobby Adhue Nugroho alias Boby. Dia diciduk petugas, Senin 2 Mei 2016 malam. Barang bukti seperti cutter, jaket, helm, hingga sepeda motor turut disita.

</content:encoded></item></channel></rss>
