<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Mahasiswi UGM</title><description>Jasad Feby Kurnia ditemukan di toilet Kampus UGM kemarin petang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379266/polisi-belum-simpulkan-penyebab-kematian-mahasiswi-ugm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379266/polisi-belum-simpulkan-penyebab-kematian-mahasiswi-ugm"/><item><title> Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Mahasiswi UGM</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379266/polisi-belum-simpulkan-penyebab-kematian-mahasiswi-ugm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/03/510/1379266/polisi-belum-simpulkan-penyebab-kematian-mahasiswi-ugm</guid><pubDate>Selasa 03 Mei 2016 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/03/510/1379266/polisi-belum-simpulkan-penyebab-kematian-mahasiswi-ugm-y4UAuHBOF3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ibunda menunjukkan foto Feby (foto: Markus Yuwono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/03/510/1379266/polisi-belum-simpulkan-penyebab-kematian-mahasiswi-ugm-y4UAuHBOF3.jpg</image><title>Ibunda menunjukkan foto Feby (foto: Markus Yuwono/Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit dr. Sardjito Yogyakarta untuk mengetahui penyebab kematian Feby Kurnia (19), mahasiswi Geofisika Fakultas MIPA UGM Yogyakarta.

&quot;Kita masih menunggu hasil resmi autopsi dari rumah sakit,&quot; kata Kapolda DIY Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat, Selasa (3/5/2016).

Meski ada bekas jeratan di leher korban, namun kesimpulan akhir dari kematian korban masih menunggu hasil autopsi.

Pihaknya juga mengumpulkan data-data lapangan untuk mengungkap misteri kematian korban. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

&quot;Soal teknis, aku ora ngerti (aku enggak tau). Nanti kalau sudah keluar hasil autopsi, kita ekspos hasilnya seperti apa,&quot; jelasnya.

Tak jauh berbeda disampaikan  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

&quot;Dugaan pembunuhan itu ada, tapi hasil resmi bagaimana kita masih menunggu hasil autopsi,&quot; jelasnya.

Seperti diketahui, jasad Feby ditemukan di toilet kampus UGM kemarin petang. Di lehernya, terdapat luka bekas jeratan, sementara dugaan polisi dia meninggal dari tiga atau empat hari lalu.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit dr. Sardjito Yogyakarta untuk mengetahui penyebab kematian Feby Kurnia (19), mahasiswi Geofisika Fakultas MIPA UGM Yogyakarta.

&quot;Kita masih menunggu hasil resmi autopsi dari rumah sakit,&quot; kata Kapolda DIY Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat, Selasa (3/5/2016).

Meski ada bekas jeratan di leher korban, namun kesimpulan akhir dari kematian korban masih menunggu hasil autopsi.

Pihaknya juga mengumpulkan data-data lapangan untuk mengungkap misteri kematian korban. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

&quot;Soal teknis, aku ora ngerti (aku enggak tau). Nanti kalau sudah keluar hasil autopsi, kita ekspos hasilnya seperti apa,&quot; jelasnya.

Tak jauh berbeda disampaikan  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

&quot;Dugaan pembunuhan itu ada, tapi hasil resmi bagaimana kita masih menunggu hasil autopsi,&quot; jelasnya.

Seperti diketahui, jasad Feby ditemukan di toilet kampus UGM kemarin petang. Di lehernya, terdapat luka bekas jeratan, sementara dugaan polisi dia meninggal dari tiga atau empat hari lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
