<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepalanya Dipenggal, Potongan Tubuh Bocah Diberikan ke Anjing</title><description>Sadis, ayah ini pukuli anaknya hingga mati, memenggal kepala dan kemudian melemparkan potongan tubuhnya untuk dimakan anjing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/04/18/1379785/kepalanya-dipenggal-potongan-tubuh-bocah-diberikan-ke-anjing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/04/18/1379785/kepalanya-dipenggal-potongan-tubuh-bocah-diberikan-ke-anjing"/><item><title>Kepalanya Dipenggal, Potongan Tubuh Bocah Diberikan ke Anjing</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/04/18/1379785/kepalanya-dipenggal-potongan-tubuh-bocah-diberikan-ke-anjing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/04/18/1379785/kepalanya-dipenggal-potongan-tubuh-bocah-diberikan-ke-anjing</guid><pubDate>Rabu 04 Mei 2016 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/04/18/1379785/kepalanya-dipenggal-potongan-tubuh-bocah-diberikan-ke-anjing-iIAVmxpntP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/04/18/1379785/kepalanya-dipenggal-potongan-tubuh-bocah-diberikan-ke-anjing-iIAVmxpntP.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>R&amp;Eacute;UNION ISLAND &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak yang cenderung sadis, dialami mendiang Matheo, bocah empat tahun di Kepulauan R&amp;eacute;union, Prancis. Kepalanya terpenggal dan potongan tubuhnya diberikan ke seekor anjing!
Peristiwa bengis ini dilakukan Jean-Charles Artaban, ayah Matheo setelah bertengkar hebat seraya turut melakukan kekerasan fisik pada istrinya, Yasmine.
Sebagaimana disitat Mirror, Rabu (4/5/2016), kejadian ini berawal dari pertengkaran pasangan suami-istri (pasutri) ini, setelah sang istri memberi tahu bahwa Matheo bukanlah putra kandung Artaban.
Yasmine yang sempat kabur setelah dipukuli, menelefon layanan darurat untuk minta tolong menyelamatkan putranya, Matheo.Tapi ketika aparat setempat mendatangi rumahnya, mereka sudah  terlambat. Kepala Matheo sudah dipenggal setelah dipukuli hingga tewas.  Potongan tubuhnya diberikan ke anjing dan bagian-bagian tubuh Matheo  lainnya dibakar Artaban.
Sang ayah berusia 40 tahun itu pun ditahan dan disidangkan,  hingga akhirnya diputuskan bersalah atas dakwaan penyiksaan dan tindakan  barbar.
Selama dua hari persidangan, pakar kejiwaan juga menyatakan bahwa  sang pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Tak sedikit pun rasa bersalah  dinyatakan Artaban. Pelaku juga berlaku aneh dengan berdiam diri dan tak  mau bergerak dari kursi terdakwa.

Pengadilan  setempat memvonis Artaban dengan hukuman penjara seumur hidup. Vonis  penjara seumur hidup ini juga jadi hukuman pertama yang diputuskan  pengadilan di Kepulauan R&amp;eacute;union sejak 2003 silam.</description><content:encoded>R&amp;Eacute;UNION ISLAND &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak yang cenderung sadis, dialami mendiang Matheo, bocah empat tahun di Kepulauan R&amp;eacute;union, Prancis. Kepalanya terpenggal dan potongan tubuhnya diberikan ke seekor anjing!
Peristiwa bengis ini dilakukan Jean-Charles Artaban, ayah Matheo setelah bertengkar hebat seraya turut melakukan kekerasan fisik pada istrinya, Yasmine.
Sebagaimana disitat Mirror, Rabu (4/5/2016), kejadian ini berawal dari pertengkaran pasangan suami-istri (pasutri) ini, setelah sang istri memberi tahu bahwa Matheo bukanlah putra kandung Artaban.
Yasmine yang sempat kabur setelah dipukuli, menelefon layanan darurat untuk minta tolong menyelamatkan putranya, Matheo.Tapi ketika aparat setempat mendatangi rumahnya, mereka sudah  terlambat. Kepala Matheo sudah dipenggal setelah dipukuli hingga tewas.  Potongan tubuhnya diberikan ke anjing dan bagian-bagian tubuh Matheo  lainnya dibakar Artaban.
Sang ayah berusia 40 tahun itu pun ditahan dan disidangkan,  hingga akhirnya diputuskan bersalah atas dakwaan penyiksaan dan tindakan  barbar.
Selama dua hari persidangan, pakar kejiwaan juga menyatakan bahwa  sang pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Tak sedikit pun rasa bersalah  dinyatakan Artaban. Pelaku juga berlaku aneh dengan berdiam diri dan tak  mau bergerak dari kursi terdakwa.

Pengadilan  setempat memvonis Artaban dengan hukuman penjara seumur hidup. Vonis  penjara seumur hidup ini juga jadi hukuman pertama yang diputuskan  pengadilan di Kepulauan R&amp;eacute;union sejak 2003 silam.</content:encoded></item></channel></rss>
