<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Pelaku Bullying SMAN 3 Terancam Tak Bisa Kuliah   </title><description>Ketua Divisi Sosialisasi KPAI, Erlinda menyambangi SMA 3 untuk membahas kasus bullying yang menimpa siswi di sekolah tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/04/338/1380551/pelaku-bullying-sman-3-terancam-tak-bisa-kuliah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/04/338/1380551/pelaku-bullying-sman-3-terancam-tak-bisa-kuliah"/><item><title>  Pelaku Bullying SMAN 3 Terancam Tak Bisa Kuliah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/04/338/1380551/pelaku-bullying-sman-3-terancam-tak-bisa-kuliah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/04/338/1380551/pelaku-bullying-sman-3-terancam-tak-bisa-kuliah</guid><pubDate>Rabu 04 Mei 2016 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/04/338/1380551/pelaku-bullying-sman-3-terancam-tak-bisa-kuliah-lyBwzzyBiJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/04/338/1380551/pelaku-bullying-sman-3-terancam-tak-bisa-kuliah-lyBwzzyBiJ.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Ketua Divisi Sosialisasi Komisi Perlindungan Anak Indoneska (KPAI), Erlinda menyambangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, untuk membahas kasus bullying yang menimpa siswi di sekolah tersebut.

Menurut Erlinda, seharusnya permasalahan senioritas sudah tidak terjadi lagi di dunia pendidikan karena dapat menjadi budaya yang salah kedepannya.

&quot;Adik kelas yang jadi korban, akan bisa jadi pelaku juga. Jangan sampai senioritas masih ada. Akan ada siklus,&quot; ujarnya di SMAN 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016).
&amp;nbsp;(Baca juga: DPR: Bullying Mencederai Dunia Pendidikan)
Atas kejadian itu, Erlinda berharap agar pihak&amp;lrm; sekolah dapat memberikan sanksi yang tegas kepada para pelaku agar kasus tersebut tidak terulang kembali dan menjadi budaya disekolah.

&quot;Hukumannya, tidak diberikan &amp;lrm;kesempatan ke jenjang selanjutnya, meski sudah akan kerja, satu sampai dua tahun secara pribadi,&quot; tambahnya.

Perlu diketahui, seorang siswi kelas X SMAN 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, berinisial A (15) di-bully oleh kakak&amp;lrm; kelasnya disalah satu tempat tongkrongan yang tak jauh dari sekolah tersebut. Bully tersebut ramai menjadi perbincangan setelah sebuah video seorang siswi di-bully dengan cara disiram air, dan disuruh mengenakan bra diluar pakaiannya diunggah di sebuah media sosial.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua Divisi Sosialisasi Komisi Perlindungan Anak Indoneska (KPAI), Erlinda menyambangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, untuk membahas kasus bullying yang menimpa siswi di sekolah tersebut.

Menurut Erlinda, seharusnya permasalahan senioritas sudah tidak terjadi lagi di dunia pendidikan karena dapat menjadi budaya yang salah kedepannya.

&quot;Adik kelas yang jadi korban, akan bisa jadi pelaku juga. Jangan sampai senioritas masih ada. Akan ada siklus,&quot; ujarnya di SMAN 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016).
&amp;nbsp;(Baca juga: DPR: Bullying Mencederai Dunia Pendidikan)
Atas kejadian itu, Erlinda berharap agar pihak&amp;lrm; sekolah dapat memberikan sanksi yang tegas kepada para pelaku agar kasus tersebut tidak terulang kembali dan menjadi budaya disekolah.

&quot;Hukumannya, tidak diberikan &amp;lrm;kesempatan ke jenjang selanjutnya, meski sudah akan kerja, satu sampai dua tahun secara pribadi,&quot; tambahnya.

Perlu diketahui, seorang siswi kelas X SMAN 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, berinisial A (15) di-bully oleh kakak&amp;lrm; kelasnya disalah satu tempat tongkrongan yang tak jauh dari sekolah tersebut. Bully tersebut ramai menjadi perbincangan setelah sebuah video seorang siswi di-bully dengan cara disiram air, dan disuruh mengenakan bra diluar pakaiannya diunggah di sebuah media sosial.
</content:encoded></item></channel></rss>
