<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Remaja Pemenggal Ibu Angkat Ditembak Polisi   </title><description>atuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan Intan (60). Pelaku adalah Rismin (19).</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/06/340/1381926/remaja-pemenggal-ibu-angkat-ditembak-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/06/340/1381926/remaja-pemenggal-ibu-angkat-ditembak-polisi"/><item><title>  Remaja Pemenggal Ibu Angkat Ditembak Polisi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/06/340/1381926/remaja-pemenggal-ibu-angkat-ditembak-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/06/340/1381926/remaja-pemenggal-ibu-angkat-ditembak-polisi</guid><pubDate>Jum'at 06 Mei 2016 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/06/340/1381926/remaja-pemenggal-ibu-angkat-ditembak-polisi-S8FpQVDBpO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/06/340/1381926/remaja-pemenggal-ibu-angkat-ditembak-polisi-S8FpQVDBpO.jpg</image><title>Foto Ilustrasi (Dok. Okezone)</title></images><description>
PEKANBARU - Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan Intan (60). Pelaku adalah Rismin (19) yang tidak lain adalah anak angkat korban.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung mengatakan, tersangka berhasil ditangkap di sebuah perkebunan kelapa sawit di Desa Kubu Pauh, Kecamatan Rambah Samo.

&quot;Saat ditangkap, tersangka berusaha melarikan diri dan terpaksa kita lumpuhkan dengan menembak pada bagian kakinya,&quot; kata Pitoyo kepada Okezone, Jumat (6/5/2016).

Penyergapan itu setelah polisi mendapat informasi kalau tersangka berada di perkebunan sawit. Tim gabungan dari Polsek Ujung Batu, Polsek Rambah Samo, Polsek Kunto, Reskrim Polres Rohul dan dibantu Tim Jantanras Polda Riau langsung mengepung lokasi.

Mengetahui ada petugas, pelaku berusaha lari ke tengah kegelapan malam. Dikarenakan terus berusaha kabur, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan sebelumnya memberi tembakan peringatan.

Kemudian petugas membawa tersangka ke RSUD Pasir Pangarain, Rohul, untuk mengambil proyektil. Dari pengakuan tersangka, aksi kejamnya itu dilatarbelakangi sakit hati.

&quot;Tersangka mengaku sakit hati lantaran dibilang mencuri tabung gas. Kemudian pelaku marah dan membunuh korban yang tidak lain ibu angkatnya yang selama ini mengurus pelaku sejak kecil,&quot; tukasnya.

Kasus pembunuhan terhadap Intan yang dilakukan anak angkatnya terjadi 3 Mei 2016. Saat kejadian, korban menasihati pelaku agar tidak mencuri. Namun, nasihat dari orangtua yang telah merawatnya sejak kecil itu disambut negatif oleh pelaku.

Dengan emosi, pelaku mengambil parang dan langsung menebas leher korban hingga putus. Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu.

</description><content:encoded>
PEKANBARU - Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan Intan (60). Pelaku adalah Rismin (19) yang tidak lain adalah anak angkat korban.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung mengatakan, tersangka berhasil ditangkap di sebuah perkebunan kelapa sawit di Desa Kubu Pauh, Kecamatan Rambah Samo.

&quot;Saat ditangkap, tersangka berusaha melarikan diri dan terpaksa kita lumpuhkan dengan menembak pada bagian kakinya,&quot; kata Pitoyo kepada Okezone, Jumat (6/5/2016).

Penyergapan itu setelah polisi mendapat informasi kalau tersangka berada di perkebunan sawit. Tim gabungan dari Polsek Ujung Batu, Polsek Rambah Samo, Polsek Kunto, Reskrim Polres Rohul dan dibantu Tim Jantanras Polda Riau langsung mengepung lokasi.

Mengetahui ada petugas, pelaku berusaha lari ke tengah kegelapan malam. Dikarenakan terus berusaha kabur, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan sebelumnya memberi tembakan peringatan.

Kemudian petugas membawa tersangka ke RSUD Pasir Pangarain, Rohul, untuk mengambil proyektil. Dari pengakuan tersangka, aksi kejamnya itu dilatarbelakangi sakit hati.

&quot;Tersangka mengaku sakit hati lantaran dibilang mencuri tabung gas. Kemudian pelaku marah dan membunuh korban yang tidak lain ibu angkatnya yang selama ini mengurus pelaku sejak kecil,&quot; tukasnya.

Kasus pembunuhan terhadap Intan yang dilakukan anak angkatnya terjadi 3 Mei 2016. Saat kejadian, korban menasihati pelaku agar tidak mencuri. Namun, nasihat dari orangtua yang telah merawatnya sejak kecil itu disambut negatif oleh pelaku.

Dengan emosi, pelaku mengambil parang dan langsung menebas leher korban hingga putus. Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu.

</content:encoded></item></channel></rss>
