<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sadiq Khan Berpidato, sang Rival Memalingkan Wajah</title><description>Rival Sadiq Khan memalingkan wajah saat wali kota terpilih London itu berpidato&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/07/18/1382266/sadiq-khan-berpidato-sang-rival-memalingkan-wajah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/07/18/1382266/sadiq-khan-berpidato-sang-rival-memalingkan-wajah"/><item><title>Sadiq Khan Berpidato, sang Rival Memalingkan Wajah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/07/18/1382266/sadiq-khan-berpidato-sang-rival-memalingkan-wajah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/07/18/1382266/sadiq-khan-berpidato-sang-rival-memalingkan-wajah</guid><pubDate>Sabtu 07 Mei 2016 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/07/18/1382266/sadiq-khan-berpidato-sang-rival-memalingkan-wajah-HDmwYWjlvc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paul Golding memalingkan wajah saat Sadiq Khan berpidato (Foto: Toby Melville/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/07/18/1382266/sadiq-khan-berpidato-sang-rival-memalingkan-wajah-HDmwYWjlvc.jpg</image><title>Paul Golding memalingkan wajah saat Sadiq Khan berpidato (Foto: Toby Melville/Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Kemenangan Sadiq Khan untuk menjadi Wali Kota London disambut aksi tidak simpatik aktivis ekstrem kanan Inggris bernama Paul Golding. Kandidat dari Partai Britain First itu memalingkan wajah ketika Khan menyampaikan pidato kemenangan.
Latar belakang Sadiq Khan yang merupakan seorang Muslim dan anak imigran asal Pakistan menjadi alasan kuat menjadikannya musuh utama dari kalangan ekstrem kanan Eropa. Tak pelak, selama kandidat Partai Buruh itu berpidato, Golding memalingkan wajah.
Pesaing Khan dalam pertarungan wali kota itu baru berhenti memalingkan wajah ketika kandidat lain asal Partai Konservatif, Zac Goldsmith, mulai berbicara. Sontak, Golding mendapat tudingan rasis atas aksinya tersebut.
&amp;ldquo;Rasis? Saya tidak memalingkan wajah karena dia orang Asia. Saya memunggunginya karena dia orang yang kejam. Ekstrem kiri gila telah mengambil alih politik dengan Corbyn,&amp;rdquo; ucap Golding, mengutip dari Buzzfeed, Sabtu (7/5/2016).
Meski memalingkan wajah, Golding menyatakan bahagia dengan hasil pemilihan. &amp;ldquo;Tentu saja. Kami tidak menilai diri kami dari kinerja di daerah multikultural seperti Islington, tetapi apa yang kita lakukan di pinggiran Inggris seperti Bromley, Bexley, dan Lewisham,&amp;rdquo; imbuhnya. (wab)</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Kemenangan Sadiq Khan untuk menjadi Wali Kota London disambut aksi tidak simpatik aktivis ekstrem kanan Inggris bernama Paul Golding. Kandidat dari Partai Britain First itu memalingkan wajah ketika Khan menyampaikan pidato kemenangan.
Latar belakang Sadiq Khan yang merupakan seorang Muslim dan anak imigran asal Pakistan menjadi alasan kuat menjadikannya musuh utama dari kalangan ekstrem kanan Eropa. Tak pelak, selama kandidat Partai Buruh itu berpidato, Golding memalingkan wajah.
Pesaing Khan dalam pertarungan wali kota itu baru berhenti memalingkan wajah ketika kandidat lain asal Partai Konservatif, Zac Goldsmith, mulai berbicara. Sontak, Golding mendapat tudingan rasis atas aksinya tersebut.
&amp;ldquo;Rasis? Saya tidak memalingkan wajah karena dia orang Asia. Saya memunggunginya karena dia orang yang kejam. Ekstrem kiri gila telah mengambil alih politik dengan Corbyn,&amp;rdquo; ucap Golding, mengutip dari Buzzfeed, Sabtu (7/5/2016).
Meski memalingkan wajah, Golding menyatakan bahagia dengan hasil pemilihan. &amp;ldquo;Tentu saja. Kami tidak menilai diri kami dari kinerja di daerah multikultural seperti Islington, tetapi apa yang kita lakukan di pinggiran Inggris seperti Bromley, Bexley, dan Lewisham,&amp;rdquo; imbuhnya. (wab)</content:encoded></item></channel></rss>
