<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Bade Tumpeng Cucu Tertua Puri Agung Ubud Setinggi 21 Meter </title><description>Palebon agung (ngaben) ini menggunakan bade tumpeng sia  setinggi 21 meter dengan berat delapan ton bertingkat sembilan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/08/340/1382879/bade-tumpeng-cucu-tertua-puri-agung-ubud-setinggi-21-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/08/340/1382879/bade-tumpeng-cucu-tertua-puri-agung-ubud-setinggi-21-meter"/><item><title> Bade Tumpeng Cucu Tertua Puri Agung Ubud Setinggi 21 Meter </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/08/340/1382879/bade-tumpeng-cucu-tertua-puri-agung-ubud-setinggi-21-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/08/340/1382879/bade-tumpeng-cucu-tertua-puri-agung-ubud-setinggi-21-meter</guid><pubDate>Minggu 08 Mei 2016 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/08/340/1382879/bade-tumpeng-cucu-tertua-puri-agung-ubud-setinggi-21-meter-RbuV3UbIsM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Raiza Andini/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/08/340/1382879/bade-tumpeng-cucu-tertua-puri-agung-ubud-setinggi-21-meter-RbuV3UbIsM.jpg</image><title>foto: Raiza Andini/Okezone</title></images><description>GIANYAR - Keluarga Puri Agung Ubud di Desa Pakraman Ubud, Gianyar melangsungkan upacara Palebon Agung untuk jenazah Tjokorda Putra Widura (32), Minggu (8/5/2016).

Di lokasi, Palebon Agung (kremasi atau ngaben) ini menggunakan bade tumpeng sia setinggi 21 meter dengan berat delapan ton bertingkat sembilan. Selain itu, menggunakan Lembu Silem yang beratnya satu ton yang dirancang oleh Tjokorda Gde Raka Sukawati.

Prosesi ini berlangsung khidmat, meski dipadati ribuan wisatawan yang berebut melihat arak-arakan bade dan Lembu Silem di Jalan Raya Ubud, siang ini.

Tak sedikit dari wisatawan yang berlari hingga terjepit saat keluarga Puri Agung Ubud membawa Bade Tumpang Sia dan Lembu Silem. Sebab, pembawa jasad Tjokorda Putra Widura berlari kecil hingga membuat bade kurang seimbang antar satu sisi. Kondisi ini mengenai para pengunjung yang mamadati sekitaran jalan tersebut.

Diketahui, Tjokorda Putra Widura meninggal dunia pada 7 Maret 2016 pukul 22.30 WiTA di rumah SBros, Denpasar. Cucu tertua penglingsir Puri Agung Ubud berpulang akibat penyakit asma akut yang dideritanya.
</description><content:encoded>GIANYAR - Keluarga Puri Agung Ubud di Desa Pakraman Ubud, Gianyar melangsungkan upacara Palebon Agung untuk jenazah Tjokorda Putra Widura (32), Minggu (8/5/2016).

Di lokasi, Palebon Agung (kremasi atau ngaben) ini menggunakan bade tumpeng sia setinggi 21 meter dengan berat delapan ton bertingkat sembilan. Selain itu, menggunakan Lembu Silem yang beratnya satu ton yang dirancang oleh Tjokorda Gde Raka Sukawati.

Prosesi ini berlangsung khidmat, meski dipadati ribuan wisatawan yang berebut melihat arak-arakan bade dan Lembu Silem di Jalan Raya Ubud, siang ini.

Tak sedikit dari wisatawan yang berlari hingga terjepit saat keluarga Puri Agung Ubud membawa Bade Tumpang Sia dan Lembu Silem. Sebab, pembawa jasad Tjokorda Putra Widura berlari kecil hingga membuat bade kurang seimbang antar satu sisi. Kondisi ini mengenai para pengunjung yang mamadati sekitaran jalan tersebut.

Diketahui, Tjokorda Putra Widura meninggal dunia pada 7 Maret 2016 pukul 22.30 WiTA di rumah SBros, Denpasar. Cucu tertua penglingsir Puri Agung Ubud berpulang akibat penyakit asma akut yang dideritanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
