<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin: V-Day Simbol Abadi Heroisme</title><description>Putin hargai kemauan Presiden Kazakhstan yang datang langsung ke Moskva dalam Perayaan Victory Day 9 Mei.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/09/18/1383630/putin-v-day-simbol-abadi-heroisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/09/18/1383630/putin-v-day-simbol-abadi-heroisme"/><item><title>Putin: V-Day Simbol Abadi Heroisme</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/09/18/1383630/putin-v-day-simbol-abadi-heroisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/09/18/1383630/putin-v-day-simbol-abadi-heroisme</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2016 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/09/18/1383630/putin-v-day-simbol-abadi-heroisme-J5tQhYpAlv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin saat berpidato di Perayaan V-Day (Foto: Grigory Dukor/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/09/18/1383630/putin-v-day-simbol-abadi-heroisme-J5tQhYpAlv.jpg</image><title>Presiden Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin saat berpidato di Perayaan V-Day (Foto: Grigory Dukor/REUTERS)</title></images><description>MOSKVA &amp;ndash; Pada 8 Mei 1945 waktu Berlin atau 9 Mei waktu Moskva, Marsekal Wilhelm Keitel mewakili Nazi Jerman, menandatangani penyerahan tanpa syarat kepada Uni Soviet yang telah diratifikasi dan momen ini, menandai hari kemenangan atau Victory Day (V-Day) bagi Tentara Merah Uni Soviet atas Nazi Jerman di Perang Dunia II, 71 tahun lampau.

Perang Dunia (PD) II selama ini mereka sebut sebagai Great Patriotic War atau Perang Besar Patriotik (1941-1945), di mana Rusia, Azerbaijan, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgistan, Georgia, Ukraina, Moldova, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Abkhazia dan Ossetia Selatan yang dulu masih dinaungi Soviet, peras keringat dan darah mengusir tentara Adolf Hitler dari front Eropa Timur.
Di Moskva, perayaan V-Day ke-71 ini digelar di Lapangan Merah dengan menghadirkan parade pasukan Rusia, sejumlah kendaraan tempur (ranpur) canggih mereka yang juga turut dihadiri para veteran PD II, serta Presiden Rusia, Vladimir Putin.
&amp;ldquo;Kewajiban bersama kita adalah memelihara secara hati-hati tentang kenangan atas mereka yang tewas di Perang Patriotik dan merawat para veteran dengan cara terbaik,&amp;rdquo; ungkap Putin, sebagaimana dilansir Press TV, Senin (9/5/2016).Dalam kesempatan yang sama, Putin juga melayangkan surat kepada para  kepala negara pecahan Uni Soviet, termasuk Ukraina, untuk memberi ucapan  selamat terkait perayaan V-Day, kecuali Presiden Kazakhstan, Nursultan  Nazarbayev yang hadir langsung dalam perayaan di Moskva bersama Putin.
&amp;ldquo;Victory Day adalah hari suci dan akan tetap menjadi imbol abadi  heroisme dan kesatuan rakyat yang berperang untuk ibu pertiwi dan  mengalahkan fasisme,&amp;rdquo; tulis Putin dalam surat-suratnya kepada para  kepala negara pecahan Soviet.
Sementara terkait kehadiran Presiden Kazakhstan, Putin  mengapresiasi setinggi-tingginya kemauan Nazarbayev, untuk datang ke  Moskva dan merayakan V-Day bersamanya.

&amp;ldquo;Tidak diragukan lagi, (kehadiran Nazarbayev) ini merupakan  sinyal dari relasi istimewa kami (Rusia-Kazakhstan). Menjadi kehormatan  buat kami dan kami ingin berterima kasih kepada Anda atas kehadirannya.  Sikap Anda ini akan memperkuat kepercayaan kami dan menciptakan kondisi  yang baik demi perkembangan lebih jauh soal relasi persahabatan dua  negara,&amp;rdquo; tandas Putin kepada Nazarbayev.</description><content:encoded>MOSKVA &amp;ndash; Pada 8 Mei 1945 waktu Berlin atau 9 Mei waktu Moskva, Marsekal Wilhelm Keitel mewakili Nazi Jerman, menandatangani penyerahan tanpa syarat kepada Uni Soviet yang telah diratifikasi dan momen ini, menandai hari kemenangan atau Victory Day (V-Day) bagi Tentara Merah Uni Soviet atas Nazi Jerman di Perang Dunia II, 71 tahun lampau.

Perang Dunia (PD) II selama ini mereka sebut sebagai Great Patriotic War atau Perang Besar Patriotik (1941-1945), di mana Rusia, Azerbaijan, Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kirgistan, Georgia, Ukraina, Moldova, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Abkhazia dan Ossetia Selatan yang dulu masih dinaungi Soviet, peras keringat dan darah mengusir tentara Adolf Hitler dari front Eropa Timur.
Di Moskva, perayaan V-Day ke-71 ini digelar di Lapangan Merah dengan menghadirkan parade pasukan Rusia, sejumlah kendaraan tempur (ranpur) canggih mereka yang juga turut dihadiri para veteran PD II, serta Presiden Rusia, Vladimir Putin.
&amp;ldquo;Kewajiban bersama kita adalah memelihara secara hati-hati tentang kenangan atas mereka yang tewas di Perang Patriotik dan merawat para veteran dengan cara terbaik,&amp;rdquo; ungkap Putin, sebagaimana dilansir Press TV, Senin (9/5/2016).Dalam kesempatan yang sama, Putin juga melayangkan surat kepada para  kepala negara pecahan Uni Soviet, termasuk Ukraina, untuk memberi ucapan  selamat terkait perayaan V-Day, kecuali Presiden Kazakhstan, Nursultan  Nazarbayev yang hadir langsung dalam perayaan di Moskva bersama Putin.
&amp;ldquo;Victory Day adalah hari suci dan akan tetap menjadi imbol abadi  heroisme dan kesatuan rakyat yang berperang untuk ibu pertiwi dan  mengalahkan fasisme,&amp;rdquo; tulis Putin dalam surat-suratnya kepada para  kepala negara pecahan Soviet.
Sementara terkait kehadiran Presiden Kazakhstan, Putin  mengapresiasi setinggi-tingginya kemauan Nazarbayev, untuk datang ke  Moskva dan merayakan V-Day bersamanya.

&amp;ldquo;Tidak diragukan lagi, (kehadiran Nazarbayev) ini merupakan  sinyal dari relasi istimewa kami (Rusia-Kazakhstan). Menjadi kehormatan  buat kami dan kami ingin berterima kasih kepada Anda atas kehadirannya.  Sikap Anda ini akan memperkuat kepercayaan kami dan menciptakan kondisi  yang baik demi perkembangan lebih jauh soal relasi persahabatan dua  negara,&amp;rdquo; tandas Putin kepada Nazarbayev.</content:encoded></item></channel></rss>
