<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Tak Luluskan Pelajar SMA 3 Jakarta Pelaku Bullying</title><description>Ahok melanjutkan, enam siswa tersebut tidak diluluskan karena perilaku bullying dan bukan karena tersandung nilai ujian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/09/338/1383311/ahok-tak-luluskan-pelajar-sma-3-jakarta-pelaku-bullying</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/09/338/1383311/ahok-tak-luluskan-pelajar-sma-3-jakarta-pelaku-bullying"/><item><title>Ahok Tak Luluskan Pelajar SMA 3 Jakarta Pelaku Bullying</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/09/338/1383311/ahok-tak-luluskan-pelajar-sma-3-jakarta-pelaku-bullying</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/09/338/1383311/ahok-tak-luluskan-pelajar-sma-3-jakarta-pelaku-bullying</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2016 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/09/338/1383311/ahok-tak-luluskan-pelajar-sma-3-jakarta-pelaku-bullying-zyRQAgdiMS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/09/338/1383311/ahok-tak-luluskan-pelajar-sma-3-jakarta-pelaku-bullying-zyRQAgdiMS.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi dua sekolah menengah pertama (SMP) peserta ujian nasional (UN) pagi ini, yakni SMPN 41 dan MTSN 3 Jakarta.
Dalam kesempatan kali itu, Ahok juga mengungkapkan evaluasi kelulusan UN di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta. Ia menjelaskan, tingkat kelulusan pelajar SMA mencapai 99,96 persen. Adapun 0,04 persen diantaranya tidak diluluskan sebagai sanksi tindakan bullying yang mereka lakukan.
&quot;Sangat baik, kita kelulusan sebenarnya 99,96 persen. Itu pun tidak lulus IPS karena dia melakukan bullying, kita tidak luluskan 6 orang,&quot; kata Ahok di SMPN 41 Jakarta, Senin (9/5/2016).
Ahok melanjutkan, enam siswa tersebut tidak diluluskan karena perilaku bullying yang dilakukan terhadap teman pelajarnya, dan bukan karena tersandung nilai ujian. Keenam siswa tersebut merupakan pelajar SMA Negeri 3 Jakarta.
Tidak hanya dijegal kelulusannya, sejumlah siswa pelaku bullying tersebut juga secara otomatis dikeluarkan dari sekolah.
&quot;Bukan karena pelajaran, tapi karena karakternya. Tidak lulus dan dikeluarkan dari SMA 3,&quot; tukas Ahok.
Sebelumnya diberitakan, aksi kekerasan menimpa seorang pelajar kelas X SMAN 3 berinisial A  (15) yang mendapatkan perlakuan bullying dari empat seniornya kelas  XII.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula pada saat korban pergi  ke sebuah acara ulang tahun temannya di restoran di kawasan Sudirman,  Jakarta Selatan. Namun, saat itulah, korban sedang diantar oleh orang  tuanya. Peristiwa itu dilihat oleh para senior mereka yang ikut diundang  dalam acara ulang tahun tersebut.
Kejadian ini pun berlanjut pada Kamis 28 April 2016 sore seusai  pulang sekolah. Korban pun dibawa ke luar sekolah dan mendapatkan berbagai intimidasi  seperti dimarahi, dimaki-maki sampai disiram dengan air yang berada  dalam teh botol.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi dua sekolah menengah pertama (SMP) peserta ujian nasional (UN) pagi ini, yakni SMPN 41 dan MTSN 3 Jakarta.
Dalam kesempatan kali itu, Ahok juga mengungkapkan evaluasi kelulusan UN di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta. Ia menjelaskan, tingkat kelulusan pelajar SMA mencapai 99,96 persen. Adapun 0,04 persen diantaranya tidak diluluskan sebagai sanksi tindakan bullying yang mereka lakukan.
&quot;Sangat baik, kita kelulusan sebenarnya 99,96 persen. Itu pun tidak lulus IPS karena dia melakukan bullying, kita tidak luluskan 6 orang,&quot; kata Ahok di SMPN 41 Jakarta, Senin (9/5/2016).
Ahok melanjutkan, enam siswa tersebut tidak diluluskan karena perilaku bullying yang dilakukan terhadap teman pelajarnya, dan bukan karena tersandung nilai ujian. Keenam siswa tersebut merupakan pelajar SMA Negeri 3 Jakarta.
Tidak hanya dijegal kelulusannya, sejumlah siswa pelaku bullying tersebut juga secara otomatis dikeluarkan dari sekolah.
&quot;Bukan karena pelajaran, tapi karena karakternya. Tidak lulus dan dikeluarkan dari SMA 3,&quot; tukas Ahok.
Sebelumnya diberitakan, aksi kekerasan menimpa seorang pelajar kelas X SMAN 3 berinisial A  (15) yang mendapatkan perlakuan bullying dari empat seniornya kelas  XII.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula pada saat korban pergi  ke sebuah acara ulang tahun temannya di restoran di kawasan Sudirman,  Jakarta Selatan. Namun, saat itulah, korban sedang diantar oleh orang  tuanya. Peristiwa itu dilihat oleh para senior mereka yang ikut diundang  dalam acara ulang tahun tersebut.
Kejadian ini pun berlanjut pada Kamis 28 April 2016 sore seusai  pulang sekolah. Korban pun dibawa ke luar sekolah dan mendapatkan berbagai intimidasi  seperti dimarahi, dimaki-maki sampai disiram dengan air yang berada  dalam teh botol.</content:encoded></item></channel></rss>
