<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menangi Pemilu Filipina, Duterte Canangkan Kunjungan Pertama ke Indonesia</title><description>Duterte melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam berbagai persoalan kawasan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/10/18/1384532/menangi-pemilu-filipina-duterte-canangkan-kunjungan-pertama-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/10/18/1384532/menangi-pemilu-filipina-duterte-canangkan-kunjungan-pertama-ke-indonesia"/><item><title>Menangi Pemilu Filipina, Duterte Canangkan Kunjungan Pertama ke Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/10/18/1384532/menangi-pemilu-filipina-duterte-canangkan-kunjungan-pertama-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/10/18/1384532/menangi-pemilu-filipina-duterte-canangkan-kunjungan-pertama-ke-indonesia</guid><pubDate>Selasa 10 Mei 2016 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/10/18/1384532/menangi-pemilu-filipina-duterte-canangkan-kunjungan-pertama-ke-indonesia-7EqAklEE25.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rodrigo Roa Duterte (kanan) akan segera diresmikan menduduki kursi Presiden Filipina (Foto: Mohd Rasfan/AFP))</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/10/18/1384532/menangi-pemilu-filipina-duterte-canangkan-kunjungan-pertama-ke-indonesia-7EqAklEE25.jpg</image><title>Rodrigo Roa Duterte (kanan) akan segera diresmikan menduduki kursi Presiden Filipina (Foto: Mohd Rasfan/AFP))</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Menang dalam pemilihan umum (pemilu) Filipina sebagai presiden baru, Rodrigo Duterte mengaku akan mengadakan kunjungan kenegaraan pertamanya nanti ke Indonesia.
Saat ini, Duterte memang belum resmi menggantikan Benigno Aquino III sebagai Presiden Filipina, lantaran penghitungan suara oleh Komisi Pemilu Filipina belum 100 persen rampung.
Namun sosok berjuluk &amp;ldquo;Digong&amp;rdquo; yang juga dicap sebagai Donald Trump-nya Filipina itu, sudah punya perolehan suara yang takkan bisa dikejar lagi oleh lawan-lawannya. (Baca: Perolehan Suara Tak Terkejar, Trump-nya Filipina Mendaki Kursi Presiden)
&amp;ldquo;Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan masalah-masalah kawasan. Indonesia adalah negara pertama yang akan saya kunjungi,&amp;rdquo; tutur Duterte.&amp;ldquo;Saya optimistis bahwa kami bisa bekerja sama dengan baik dengan  Presiden Jokowi (Joko Widodo),&amp;rdquo; tambahnya, diwartakan Davao Today,  Selasa (10/5/2016).
Persoalan-persoalan di kawasan yang dimaksud Duterte, tentu turut  menyinggung maraknya kasus penculikan di Laut Sulu. Merespons hal ini,  beberapa waktu lalu muncul kesepakatan antara Indonesia dan Filipina  serta Malaysia, untuk melakukan patroli maritim gabungan.
Di samping itu, Duterte ingin memastikan pada Indonesia, bahwa  pemerintahannya akan berusaha sebaik mungkin untuk membebaskan sisa  empat warga negara Indonesia (WNI) yang masih disandera kelompok teroris  Abu Sayyaf, pasca-pembebasan 10 WNI belum lama ini.

&amp;ldquo;Tidak hanya sandera warga Indonesia, tapi juga mereka (para sandera) yang berasal dari negara-negara lain,&amp;rdquo; tutup Duterte.</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Menang dalam pemilihan umum (pemilu) Filipina sebagai presiden baru, Rodrigo Duterte mengaku akan mengadakan kunjungan kenegaraan pertamanya nanti ke Indonesia.
Saat ini, Duterte memang belum resmi menggantikan Benigno Aquino III sebagai Presiden Filipina, lantaran penghitungan suara oleh Komisi Pemilu Filipina belum 100 persen rampung.
Namun sosok berjuluk &amp;ldquo;Digong&amp;rdquo; yang juga dicap sebagai Donald Trump-nya Filipina itu, sudah punya perolehan suara yang takkan bisa dikejar lagi oleh lawan-lawannya. (Baca: Perolehan Suara Tak Terkejar, Trump-nya Filipina Mendaki Kursi Presiden)
&amp;ldquo;Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan masalah-masalah kawasan. Indonesia adalah negara pertama yang akan saya kunjungi,&amp;rdquo; tutur Duterte.&amp;ldquo;Saya optimistis bahwa kami bisa bekerja sama dengan baik dengan  Presiden Jokowi (Joko Widodo),&amp;rdquo; tambahnya, diwartakan Davao Today,  Selasa (10/5/2016).
Persoalan-persoalan di kawasan yang dimaksud Duterte, tentu turut  menyinggung maraknya kasus penculikan di Laut Sulu. Merespons hal ini,  beberapa waktu lalu muncul kesepakatan antara Indonesia dan Filipina  serta Malaysia, untuk melakukan patroli maritim gabungan.
Di samping itu, Duterte ingin memastikan pada Indonesia, bahwa  pemerintahannya akan berusaha sebaik mungkin untuk membebaskan sisa  empat warga negara Indonesia (WNI) yang masih disandera kelompok teroris  Abu Sayyaf, pasca-pembebasan 10 WNI belum lama ini.

&amp;ldquo;Tidak hanya sandera warga Indonesia, tapi juga mereka (para sandera) yang berasal dari negara-negara lain,&amp;rdquo; tutup Duterte.</content:encoded></item></channel></rss>
