<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Korban Pemerkosaan Gadis Manado Kecewa terhadap Pernyataan Polisi</title><description>Polda Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan tidak ada pemerkosaan massal di wilayahnya hukumnya. Ibu korban kecewa terhadap pernyataan itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/10/340/1384184/ibu-korban-pemerkosaan-gadis-manado-kecewa-terhadap-pernyataan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/10/340/1384184/ibu-korban-pemerkosaan-gadis-manado-kecewa-terhadap-pernyataan-polisi"/><item><title>Ibu Korban Pemerkosaan Gadis Manado Kecewa terhadap Pernyataan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/10/340/1384184/ibu-korban-pemerkosaan-gadis-manado-kecewa-terhadap-pernyataan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/10/340/1384184/ibu-korban-pemerkosaan-gadis-manado-kecewa-terhadap-pernyataan-polisi</guid><pubDate>Selasa 10 Mei 2016 07:24 WIB</pubDate><dc:creator>Jefry Langi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/10/340/1384184/ibu-korban-pemerkosaan-gadis-manado-kecewa-terhadap-pernyataan-polisi-Cjkx2bHCOD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/10/340/1384184/ibu-korban-pemerkosaan-gadis-manado-kecewa-terhadap-pernyataan-polisi-Cjkx2bHCOD.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Okezone)</title></images><description>MANADO - Polda Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan tidak ada pemerkosaan massal di wilayahnya hukumnya. Hal itu untuk menyikapi laporan seorang ibu yang mengaku anaknya dicabuli 19 pria.
Pernyataan Polda Sulut itu membuat ibu korban kecewa. Kekecewaan itu disampaikan di Ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.
Menurut ibu korban, saat laporan awal di Polresta Manado, korban telah divisum dan hasilnya tidak diberikan kepada keluarga. Namun keluarga mendapat informasi dari salah satu perawat bahwa pendarahan yang dialami korban akibat luka sobek pada selaput.
Hal itu membuat ibu korban yakin anaknya diperkosa. Bahkan ibu itu menyebut ada dua oknum polisi sebagai pelaku.
Sementara menurut versi polisi, pendarahan hebat yang dialami korban merupakan menstruasi dan korban tidak mau memakai celana dalam saat perjalanan pulang ke Manado. Demikian disampaikan Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Pitra Ratulangi.
[Baca Juga: Polda Sulut Sebut Gadis Manado Tak Diperkosa 19 Pria]
</description><content:encoded>MANADO - Polda Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan tidak ada pemerkosaan massal di wilayahnya hukumnya. Hal itu untuk menyikapi laporan seorang ibu yang mengaku anaknya dicabuli 19 pria.
Pernyataan Polda Sulut itu membuat ibu korban kecewa. Kekecewaan itu disampaikan di Ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.
Menurut ibu korban, saat laporan awal di Polresta Manado, korban telah divisum dan hasilnya tidak diberikan kepada keluarga. Namun keluarga mendapat informasi dari salah satu perawat bahwa pendarahan yang dialami korban akibat luka sobek pada selaput.
Hal itu membuat ibu korban yakin anaknya diperkosa. Bahkan ibu itu menyebut ada dua oknum polisi sebagai pelaku.
Sementara menurut versi polisi, pendarahan hebat yang dialami korban merupakan menstruasi dan korban tidak mau memakai celana dalam saat perjalanan pulang ke Manado. Demikian disampaikan Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Pitra Ratulangi.
[Baca Juga: Polda Sulut Sebut Gadis Manado Tak Diperkosa 19 Pria]
</content:encoded></item></channel></rss>
