<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Periksa Tiga Saksi Tewasnya Eno</title><description>Mereka yang pertama kali menemukan Eno sudah tidak bernyawa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/13/338/1387851/polisi-periksa-tiga-saksi-tewasnya-eno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/13/338/1387851/polisi-periksa-tiga-saksi-tewasnya-eno"/><item><title>Polisi Periksa Tiga Saksi Tewasnya Eno</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/13/338/1387851/polisi-periksa-tiga-saksi-tewasnya-eno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/13/338/1387851/polisi-periksa-tiga-saksi-tewasnya-eno</guid><pubDate>Jum'at 13 Mei 2016 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Selly Loamena</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/13/338/1387851/polisi-periksa-tiga-saksi-tewasnya-eno-dXju6hfG4k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana di Mess Eno ditemukan tewas (Foto: Selly/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/13/338/1387851/polisi-periksa-tiga-saksi-tewasnya-eno-dXju6hfG4k.jpg</image><title>Suasana di Mess Eno ditemukan tewas (Foto: Selly/Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Pihak kepolisian Polres Metro Tangerang Kota sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sebanyak tiga orang saksi sudah dimintai keterangannya terkait tewasnya Eno Fariah. Hal ini dikatakan Kapolsek Teluknaga AKP Supriyanto, Jumat (13/5/2016).

&amp;ldquo;Saat ini sudah tiga saksi yang dimintai keterangannya, mereka adalah teman satu mess korban,&amp;rdquo; kata AKP Supriyanto.

Ketiga saksi merupakan orang yang pertama kali menemukan jasad korban. Mereka adalah Yaya Jaidi (23) warga Kampung Cemplang, RT 06/02, Desa Cempaka, Kecamatan Waruung Gunung, Kabupaten Lebak Banten, Fitroh dan Eroh (16) warga Kampung Bangsit, RT 12/13, Desa Penggandikan, Kec Lebak Wangi, Serang Banten.
(Baca Juga: Sadis, Gadis di Tangerang Tewas dengan Gagang Cangkul di Kemaluan)

Mereka yang pertama kali menemukan Eno sudah tidak bernyawa. &amp;ldquo;Berawal saat ketiganya pulang kerja ternyata pintu kamar mess-nya dalam keadaan tergembok dari luar. Kemudian ketiganya mencoba meminta kunci duplikat, namun tidak ada,&amp;rdquo; ujar AKP Supriyanto.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mendobraknya, mereka kaget setelah melihat kondisi kamar sudah acak-acakan dan Eno sudah tidak bernyawa. &amp;ldquo;Korban ditemukan di atas kasur dengan ditutupi oleh selimut dan bantal dalam kondisi tanpa busana. Tidak hanya itu gagang cangkul diketemukan masih menancap pada kemaluan korban,&amp;rdquo; jelasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya Eno Fariah.

(Baca Juga: Eno Tewas dengan Gagang Cangkul di Kemaluan, Polisi Periksa Saksi)</description><content:encoded>TANGERANG - Pihak kepolisian Polres Metro Tangerang Kota sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sebanyak tiga orang saksi sudah dimintai keterangannya terkait tewasnya Eno Fariah. Hal ini dikatakan Kapolsek Teluknaga AKP Supriyanto, Jumat (13/5/2016).

&amp;ldquo;Saat ini sudah tiga saksi yang dimintai keterangannya, mereka adalah teman satu mess korban,&amp;rdquo; kata AKP Supriyanto.

Ketiga saksi merupakan orang yang pertama kali menemukan jasad korban. Mereka adalah Yaya Jaidi (23) warga Kampung Cemplang, RT 06/02, Desa Cempaka, Kecamatan Waruung Gunung, Kabupaten Lebak Banten, Fitroh dan Eroh (16) warga Kampung Bangsit, RT 12/13, Desa Penggandikan, Kec Lebak Wangi, Serang Banten.
(Baca Juga: Sadis, Gadis di Tangerang Tewas dengan Gagang Cangkul di Kemaluan)

Mereka yang pertama kali menemukan Eno sudah tidak bernyawa. &amp;ldquo;Berawal saat ketiganya pulang kerja ternyata pintu kamar mess-nya dalam keadaan tergembok dari luar. Kemudian ketiganya mencoba meminta kunci duplikat, namun tidak ada,&amp;rdquo; ujar AKP Supriyanto.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mendobraknya, mereka kaget setelah melihat kondisi kamar sudah acak-acakan dan Eno sudah tidak bernyawa. &amp;ldquo;Korban ditemukan di atas kasur dengan ditutupi oleh selimut dan bantal dalam kondisi tanpa busana. Tidak hanya itu gagang cangkul diketemukan masih menancap pada kemaluan korban,&amp;rdquo; jelasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya Eno Fariah.

(Baca Juga: Eno Tewas dengan Gagang Cangkul di Kemaluan, Polisi Periksa Saksi)</content:encoded></item></channel></rss>
