<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Tantang Walkot Muslim London Tes IQ</title><description>Tak terima celaan Sadiq Khan, Trump tantang Walkot London itu untuk tes IQ.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/17/18/1390615/trump-tantang-walkot-muslim-london-tes-iq</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/17/18/1390615/trump-tantang-walkot-muslim-london-tes-iq"/><item><title>Trump Tantang Walkot Muslim London Tes IQ</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/17/18/1390615/trump-tantang-walkot-muslim-london-tes-iq</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/17/18/1390615/trump-tantang-walkot-muslim-london-tes-iq</guid><pubDate>Selasa 17 Mei 2016 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/17/18/1390615/trump-tantang-walkot-muslim-london-tes-iq-cd7DFqR0Wg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Donal John Trump (Foto: Lucas Jackson/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/17/18/1390615/trump-tantang-walkot-muslim-london-tes-iq-cd7DFqR0Wg.jpg</image><title>Donal John Trump (Foto: Lucas Jackson/REUTERS)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Bak gayung tak bersambut, Donald Trump justru dibuat berang oleh Wali Kota (Walkot) muslim London, Sadiq Khan, kendati kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik itu pernah member ucapan selamat saat Khan terpilih.
(Baca: Pengecualian Donald Trump bagi Wali Kota London Sadiq Khan)
Malah, Khan melayangkan komentar yang menurut Trump, terlampau kasar ketika Khan mengatakan, pemikiran Trump tentang Islam merupakan pemikiran yang bodoh.
Trump pun merespons balik dan bahkan mengajak Sadiq Khan untuk melakukan tes IQ (Intelligence Quotient), saat diwawancara Piers Morgan di acara &amp;ldquo;Good Morning Britain&amp;rdquo;.&amp;ldquo;Dia (Khan) cukup kritis terhadap Anda (Trump). Dia menyerang Anda  dengan menyebut bodoh,&amp;rdquo; ucap Morgan yang kemudian diinterupsi Trump:  &amp;ldquo;Ayo Lakukan tes IQ,&amp;rdquo; sebagaimana dilansir USA Today, Selasa  (17/5/2016).
&amp;ldquo;Saya tersinggung. Dia tak tahu apapun tentang saya. Saat dia  menang, saya memberinya ucapan selamat. Sekarang, saya tidak peduli  tentang dia. Saya tidak ingin berseteru. Saya hanya merasa dia sangat  kasar,&amp;rdquo; lanjut Trump.

Morgan juga menanyakan terkait komentar Perdana Menteri (PM)  Inggris, David Cameron, soal pernyataan Trump sendiri mengenai larangan  muslim untuk masuk ke AS. Kala itu, PM Cameron menyatakan bahwa  pernyataan itu datang dari orang bodoh dan provokator.
&amp;ldquo;Sepertinya kita (AS-Inggris) tidak akan memiliki hubungan yang  baik. Siapa tahu. Saya berharap punya relasi yang baik dengannya, tapi  sepertinya dia tak ingin menyelesaikan hal itu dengan saya,&amp;rdquo; sambung  Trump lagi.
&amp;ldquo;Apakah Anda ingin menarik kembali komentar-komentar yang dianggap bodoh, memprovokasi dan keliru itu?,&amp;rdquo; tanya Morgan.
&amp;ldquo;Saya tidak bodoh, Oke. Saya bisa katakan pada Anda sekarang.  Saya tak merasa sebagai provokator, saya seorang pemersatu,&amp;rdquo; tuntas  Trump.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Bak gayung tak bersambut, Donald Trump justru dibuat berang oleh Wali Kota (Walkot) muslim London, Sadiq Khan, kendati kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik itu pernah member ucapan selamat saat Khan terpilih.
(Baca: Pengecualian Donald Trump bagi Wali Kota London Sadiq Khan)
Malah, Khan melayangkan komentar yang menurut Trump, terlampau kasar ketika Khan mengatakan, pemikiran Trump tentang Islam merupakan pemikiran yang bodoh.
Trump pun merespons balik dan bahkan mengajak Sadiq Khan untuk melakukan tes IQ (Intelligence Quotient), saat diwawancara Piers Morgan di acara &amp;ldquo;Good Morning Britain&amp;rdquo;.&amp;ldquo;Dia (Khan) cukup kritis terhadap Anda (Trump). Dia menyerang Anda  dengan menyebut bodoh,&amp;rdquo; ucap Morgan yang kemudian diinterupsi Trump:  &amp;ldquo;Ayo Lakukan tes IQ,&amp;rdquo; sebagaimana dilansir USA Today, Selasa  (17/5/2016).
&amp;ldquo;Saya tersinggung. Dia tak tahu apapun tentang saya. Saat dia  menang, saya memberinya ucapan selamat. Sekarang, saya tidak peduli  tentang dia. Saya tidak ingin berseteru. Saya hanya merasa dia sangat  kasar,&amp;rdquo; lanjut Trump.

Morgan juga menanyakan terkait komentar Perdana Menteri (PM)  Inggris, David Cameron, soal pernyataan Trump sendiri mengenai larangan  muslim untuk masuk ke AS. Kala itu, PM Cameron menyatakan bahwa  pernyataan itu datang dari orang bodoh dan provokator.
&amp;ldquo;Sepertinya kita (AS-Inggris) tidak akan memiliki hubungan yang  baik. Siapa tahu. Saya berharap punya relasi yang baik dengannya, tapi  sepertinya dia tak ingin menyelesaikan hal itu dengan saya,&amp;rdquo; sambung  Trump lagi.
&amp;ldquo;Apakah Anda ingin menarik kembali komentar-komentar yang dianggap bodoh, memprovokasi dan keliru itu?,&amp;rdquo; tanya Morgan.
&amp;ldquo;Saya tidak bodoh, Oke. Saya bisa katakan pada Anda sekarang.  Saya tak merasa sebagai provokator, saya seorang pemersatu,&amp;rdquo; tuntas  Trump.</content:encoded></item></channel></rss>
