<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brigjen KH Syam'un Kembali Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional</title><description>Brigjen KH Syam'un, salah satu pahlawan yang ikut berjuang  merebut kemerdekaan hingga kini belum juga mendapatkan  gelar pahlawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/18/340/1391953/brigjen-kh-syam-un-kembali-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/18/340/1391953/brigjen-kh-syam-un-kembali-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional"/><item><title>Brigjen KH Syam'un Kembali Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/18/340/1391953/brigjen-kh-syam-un-kembali-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/18/340/1391953/brigjen-kh-syam-un-kembali-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional</guid><pubDate>Rabu 18 Mei 2016 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Multatuli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/18/340/1391953/brigjen-kh-syam-un-kembali-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional-88iMrgdnyV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brigjen KH Syam'un (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/18/340/1391953/brigjen-kh-syam-un-kembali-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional-88iMrgdnyV.jpg</image><title>Brigjen KH Syam'un (Foto: Ist)</title></images><description>CILEGON - Brigjen KH Syam'un, adalah salah satu pahlawan yang ikut serta berjuang merebut kemerdekaan Indonesia. Namun, hingga kini belum juga mendapatkan gelar pahlawan.

Pemerintah Provinsi Banten yang telah berkali-kali mengajukan kepada pemerintah pusat, pun belum berhasil menggolkan keinginan warga Banten agar salah satu tokohnya menjadi pahlawan nasional.

&quot;KH Syam'un semasa kecil lahir sebagai pemberontak terhadap pemerintah kolonial Belanda, karena beliau merupakan seorang tokoh yang lahir dari kalangan ulama yang sangat menentang kolonial Belanda. Dari situlah layak mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional,&quot; kata Ketua Majelis Syuro Pengurus Besar Al-Khairiyah, Chatib Rasyid, saat menyampaikan sambutannya dalam acara Hari Lahir (Harlah) ke 91 Al-Khairiyah, di Kota Cilegon, Banten, Rabu (18/5/2016).

Pondok Pesantren dan Pendidik Al-Khairiyah yang di dirikan langsung oleh Brigjen KH Syam'un, semasa pendudukan Belanda dan Jepang para santri maupun pelajar nya ikut serta berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

&quot;Brigjen KH Syam'un sudah pantas dan layak mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional, baik dari segi pengajar, pendiri perguruan, ulama, mubaligh dan pejuang melawan penjajah Belanda,&quot; tegasnya.

Meski telah berkali-kali gagal menyematkan gelar Pahlawan Nasional lepada Brigjen KH Syam'un yang kini menjadi salah satu nama jalan protokol di Kota Serang, Pemprov Banten mengaku terus berupaya memperjuangkannya kepada Kemensos dengan terus melakukan penelitian sejarah.

&quot;Kami terus berupaya mendorong terus ke Kementerian Sosial (Kemensos) agar Brigjen KH. Syam'un mendapatkan gelar pahlawan nasional,&quot; kata Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintah Provinsi Banten, Komari, di lokasi yang sama.</description><content:encoded>CILEGON - Brigjen KH Syam'un, adalah salah satu pahlawan yang ikut serta berjuang merebut kemerdekaan Indonesia. Namun, hingga kini belum juga mendapatkan gelar pahlawan.

Pemerintah Provinsi Banten yang telah berkali-kali mengajukan kepada pemerintah pusat, pun belum berhasil menggolkan keinginan warga Banten agar salah satu tokohnya menjadi pahlawan nasional.

&quot;KH Syam'un semasa kecil lahir sebagai pemberontak terhadap pemerintah kolonial Belanda, karena beliau merupakan seorang tokoh yang lahir dari kalangan ulama yang sangat menentang kolonial Belanda. Dari situlah layak mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional,&quot; kata Ketua Majelis Syuro Pengurus Besar Al-Khairiyah, Chatib Rasyid, saat menyampaikan sambutannya dalam acara Hari Lahir (Harlah) ke 91 Al-Khairiyah, di Kota Cilegon, Banten, Rabu (18/5/2016).

Pondok Pesantren dan Pendidik Al-Khairiyah yang di dirikan langsung oleh Brigjen KH Syam'un, semasa pendudukan Belanda dan Jepang para santri maupun pelajar nya ikut serta berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

&quot;Brigjen KH Syam'un sudah pantas dan layak mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional, baik dari segi pengajar, pendiri perguruan, ulama, mubaligh dan pejuang melawan penjajah Belanda,&quot; tegasnya.

Meski telah berkali-kali gagal menyematkan gelar Pahlawan Nasional lepada Brigjen KH Syam'un yang kini menjadi salah satu nama jalan protokol di Kota Serang, Pemprov Banten mengaku terus berupaya memperjuangkannya kepada Kemensos dengan terus melakukan penelitian sejarah.

&quot;Kami terus berupaya mendorong terus ke Kementerian Sosial (Kemensos) agar Brigjen KH. Syam'un mendapatkan gelar pahlawan nasional,&quot; kata Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintah Provinsi Banten, Komari, di lokasi yang sama.</content:encoded></item></channel></rss>
