<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin Reunian dengan Kawan Sekampus di KTT Rusia-ASEAN</title><description>Putin berkesempatan bertemu kawan lama satu almamaternya di Universitas Leningrad pada sela KTT Rusia-ASEAN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393532/putin-reunian-dengan-kawan-sekampus-di-ktt-rusia-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393532/putin-reunian-dengan-kawan-sekampus-di-ktt-rusia-asean"/><item><title>Putin Reunian dengan Kawan Sekampus di KTT Rusia-ASEAN</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393532/putin-reunian-dengan-kawan-sekampus-di-ktt-rusia-asean</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393532/putin-reunian-dengan-kawan-sekampus-di-ktt-rusia-asean</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2016 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/20/18/1393532/putin-reunian-dengan-kawan-sekampus-di-ktt-rusia-asean-rLTkiclMSi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perdana Menteri Laos, Thongloun Sisoulith (kiri) &amp; Presiden Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin (Foto: Yuri Kochetkov/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/20/18/1393532/putin-reunian-dengan-kawan-sekampus-di-ktt-rusia-asean-rLTkiclMSi.jpg</image><title>Perdana Menteri Laos, Thongloun Sisoulith (kiri) &amp; Presiden Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin (Foto: Yuri Kochetkov/REUTERS)</title></images><description>SOCHI &amp;ndash; Pasca-menggelar gala resepsi penyambutan para kepala negara Asia Tenggara dalam rangka pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN, Presiden Rusia, Vladimir Putin menerima pertemuan dengan beberapa pemimpin ASEAN. Salah satunya Perdana Menteri (PM) Laos, Thongloun Sisoulith.
Pertemuan ini begitu hangat seolah pertemuan reuni, lantaran Putin dan PM Laos itu ternyata merupakan kawan satu almamater, kala Putin mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Negeri Leningrad (kini Universitas Negeri St. Petersburg).
&amp;ldquo;Kami berdua mendapatkan pendidikan di waktu yang sama dan di kota yang sama di kampung halaman saya, Leningrad. Lebih sering, kami saling bertemu di jalan-jalan (kota Leningrad),&amp;rdquo; ungkap Putin, diwartakan TASS, Jumat (20/5/2016).
Pertemuan Putin dan Sisoulith kali ini juga bersamaan dengan peringatan ke-55 hubungan diplomatik kedua negara dan Putin berharap, ke depannya Rusia dan Laos bisa kian mendekatkan hubungan kedua negara, baik antar pemerintah maupun antar masyarakatnya.&amp;ldquo;Saya sangat berharap bahwa di bawah petunjuk Anda, kita akan  menghormati momen-momen masa lalu, tapi yang pasti kita akan menatap  masa depan dalam relasi kita (Rusia-Laos),&amp;rdquo; tambahnya.
PM Laos pun turut mengucapkan rasa terima kasihnya pada Putin,  soal upaya-upaya Presiden Rusia itu untuk kembali mewujudkan KTT  Rusia-ASEAN yang ketiga kalinya.
&amp;ldquo;Besok adalah sebulan sejak saya ditunjuk sebagai PM. Kami  bertemu dengan Anda untuk menandai hari tersebut. Saya ingin berterima  kasih pada Anda, atas usaha-usaha Anda agar KTT ini bisa diselenggarakan  di Sochi,&amp;rdquo; timpal PM Laos.

&amp;ldquo;Sebagai ketua ASEAN pada 2016 ini dan sebagai koordinator dialog  kemitraan Rusia-ASEAN, kita harus menggunakan semua upaya untuk  mengembangkan relasi antara Rusia dan ASEAN),&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>SOCHI &amp;ndash; Pasca-menggelar gala resepsi penyambutan para kepala negara Asia Tenggara dalam rangka pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN, Presiden Rusia, Vladimir Putin menerima pertemuan dengan beberapa pemimpin ASEAN. Salah satunya Perdana Menteri (PM) Laos, Thongloun Sisoulith.
Pertemuan ini begitu hangat seolah pertemuan reuni, lantaran Putin dan PM Laos itu ternyata merupakan kawan satu almamater, kala Putin mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Negeri Leningrad (kini Universitas Negeri St. Petersburg).
&amp;ldquo;Kami berdua mendapatkan pendidikan di waktu yang sama dan di kota yang sama di kampung halaman saya, Leningrad. Lebih sering, kami saling bertemu di jalan-jalan (kota Leningrad),&amp;rdquo; ungkap Putin, diwartakan TASS, Jumat (20/5/2016).
Pertemuan Putin dan Sisoulith kali ini juga bersamaan dengan peringatan ke-55 hubungan diplomatik kedua negara dan Putin berharap, ke depannya Rusia dan Laos bisa kian mendekatkan hubungan kedua negara, baik antar pemerintah maupun antar masyarakatnya.&amp;ldquo;Saya sangat berharap bahwa di bawah petunjuk Anda, kita akan  menghormati momen-momen masa lalu, tapi yang pasti kita akan menatap  masa depan dalam relasi kita (Rusia-Laos),&amp;rdquo; tambahnya.
PM Laos pun turut mengucapkan rasa terima kasihnya pada Putin,  soal upaya-upaya Presiden Rusia itu untuk kembali mewujudkan KTT  Rusia-ASEAN yang ketiga kalinya.
&amp;ldquo;Besok adalah sebulan sejak saya ditunjuk sebagai PM. Kami  bertemu dengan Anda untuk menandai hari tersebut. Saya ingin berterima  kasih pada Anda, atas usaha-usaha Anda agar KTT ini bisa diselenggarakan  di Sochi,&amp;rdquo; timpal PM Laos.

&amp;ldquo;Sebagai ketua ASEAN pada 2016 ini dan sebagai koordinator dialog  kemitraan Rusia-ASEAN, kita harus menggunakan semua upaya untuk  mengembangkan relasi antara Rusia dan ASEAN),&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
