<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Militer Mesir Temukan Puing EgyptAir yang Hilang</title><description>Militer Mesir mengatakan tim pencarian pesawat EgyptAir yang hilang telah menemukan puing pesawat nahas tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393771/militer-mesir-temukan-puing-egyptair-yang-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393771/militer-mesir-temukan-puing-egyptair-yang-hilang"/><item><title>Militer Mesir Temukan Puing EgyptAir yang Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393771/militer-mesir-temukan-puing-egyptair-yang-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/20/18/1393771/militer-mesir-temukan-puing-egyptair-yang-hilang</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2016 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/20/18/1393771/militer-mesir-temukan-puing-egyptair-yang-hilang-SRUoVc0HzR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Militer mesir mengatakan tim pencari telah menemukan puing pesawat EgyptAir yang hilang. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/20/18/1393771/militer-mesir-temukan-puing-egyptair-yang-hilang-SRUoVc0HzR.jpg</image><title>Militer mesir mengatakan tim pencari telah menemukan puing pesawat EgyptAir yang hilang. (Foto: Reuters)</title></images><description>KAIRO &amp;ndash; Juru bicara militer Mesir, Brigjen Mohammed Samir mengatakan melalui pernyataan yang di-posting di media sosial Facebook, bahwa tim gabungan operasi pencarian Pesawat EgyptAir yang hilang, telah menemukan puing pesawat dan barang-barang milik penumpang penerbangan nahas tersebut, di sebuah lokasi yang berjarak sekira 290 kilometer dari Kota Alexandria, Mesir.
Pesawat berjenis Airbus A320 milik Maskapai EgyptAir yang bertolak dari Paris, Prancis menuju ke Kairo, Mesir , sebelumnya hilang kontak dengan radar pada pukul 02.45 waktu Mesir, Kamis, 19 Mei kemarin.
Keterangan dari militer Mesir yang dilansir Telegraph, Jumat, (20/5/2016) menyebutkan tidak ada panggilan darurat yang diterima sebelum pesawat tersebut jatuh.
Petugas dari Bandara Kairo bersama dengan kepala penyelidik Mesir, Ayman el-Mokadam akan bergabung dengan tim berisi para pakar dari Inggris dan Prancis, untuk memeriksa puing-puing yang baru ditemukan tersebut.
Sebelumnya, pihak EgyptAir menyatakan bahwa penemuan puing lainnya di sebelah tenggara Pulau Kreta, Yunani bukan berasal dari pesawat EgyptAir MS804 yang hilang.
Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti jatuhnya pesawat yang membawa 66 orang penumpang dan awak tersebut.
Menteri Penerbangan Mesir, Sherif Fathi mengatakan bahwa kemungkinan pesawat tersebut jatuh akibat serangan teroris, lebih besar dibandingkan dengan kemungkinan terjadinya kesalahan teknis.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault mengatakan sama sekali belum ada indikasi mengenai penyebab kecelakaan.
</description><content:encoded>KAIRO &amp;ndash; Juru bicara militer Mesir, Brigjen Mohammed Samir mengatakan melalui pernyataan yang di-posting di media sosial Facebook, bahwa tim gabungan operasi pencarian Pesawat EgyptAir yang hilang, telah menemukan puing pesawat dan barang-barang milik penumpang penerbangan nahas tersebut, di sebuah lokasi yang berjarak sekira 290 kilometer dari Kota Alexandria, Mesir.
Pesawat berjenis Airbus A320 milik Maskapai EgyptAir yang bertolak dari Paris, Prancis menuju ke Kairo, Mesir , sebelumnya hilang kontak dengan radar pada pukul 02.45 waktu Mesir, Kamis, 19 Mei kemarin.
Keterangan dari militer Mesir yang dilansir Telegraph, Jumat, (20/5/2016) menyebutkan tidak ada panggilan darurat yang diterima sebelum pesawat tersebut jatuh.
Petugas dari Bandara Kairo bersama dengan kepala penyelidik Mesir, Ayman el-Mokadam akan bergabung dengan tim berisi para pakar dari Inggris dan Prancis, untuk memeriksa puing-puing yang baru ditemukan tersebut.
Sebelumnya, pihak EgyptAir menyatakan bahwa penemuan puing lainnya di sebelah tenggara Pulau Kreta, Yunani bukan berasal dari pesawat EgyptAir MS804 yang hilang.
Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti jatuhnya pesawat yang membawa 66 orang penumpang dan awak tersebut.
Menteri Penerbangan Mesir, Sherif Fathi mengatakan bahwa kemungkinan pesawat tersebut jatuh akibat serangan teroris, lebih besar dibandingkan dengan kemungkinan terjadinya kesalahan teknis.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault mengatakan sama sekali belum ada indikasi mengenai penyebab kecelakaan.
</content:encoded></item></channel></rss>
