<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Pembelian Sukhoi</title><description>Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan belum ada  kesepakatan terkait pembelian Sukhoi Su-35  &quot;Flanker-E&quot; dari Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/337/1394046/luhut-tegaskan-belum-ada-kesepakatan-pembelian-sukhoi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/20/337/1394046/luhut-tegaskan-belum-ada-kesepakatan-pembelian-sukhoi"/><item><title>Luhut Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Pembelian Sukhoi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/337/1394046/luhut-tegaskan-belum-ada-kesepakatan-pembelian-sukhoi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/20/337/1394046/luhut-tegaskan-belum-ada-kesepakatan-pembelian-sukhoi</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2016 22:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/20/337/1394046/luhut-tegaskan-belum-ada-kesepakatan-pembelian-sukhoi-1ZugCNbIeo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/20/337/1394046/luhut-tegaskan-belum-ada-kesepakatan-pembelian-sukhoi-1ZugCNbIeo.jpg</image><title>Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan (foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan belum ada kesepakatan terkait pembelian delapan unit jet tempur jenis Sukhoi Su-35 &quot;Flanker-E&quot; dari Rusia.

Pernyataan Luhut ini tentunya turut mengklarifikasi terkait informasi keikutsertaan Presiden Jokowi di KTT Rusia-ASEAN sekaligus mengawal pembelian Sukhoi.

&quot;Belum (kesepakatan pembelian),&quot; singkat Luhut di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (20/5/2016).
(Baca Juga: Menlu Retno Klarifikasi Kabar Pembelian Sukhoi)
Lebih jauh, Luhut menegaskan pembelian Sukhoi tersebut masih dalam tataran rencana dan belum akan direalisasikan dalam waktu dekat.

&quot;Enggak itu kan kredit ekspor (rencana pembelian) jadi saya itu berencana. Kita belum tau,  tadi saya  pagi (rapat) membahas seberapa jauh rencana itu sudah berjalan. Kita jangan berandai-andai kalau belum ada data yang lengkap,&quot; tegasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu, 18 Mei 2016 waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah menegaskan pertemuan tersebut hanya membahas terkait kerja sama mengenai penanganan terorisme, kerja sama teknis militer dan tranfer teknologi militer.

Bahkan Retno telah mengklarifikasi tidak ada peristiwa pembelian sukhoi. Pasalnya, masih ada hal-hal yang harus diselesaikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan belum ada kesepakatan terkait pembelian delapan unit jet tempur jenis Sukhoi Su-35 &quot;Flanker-E&quot; dari Rusia.

Pernyataan Luhut ini tentunya turut mengklarifikasi terkait informasi keikutsertaan Presiden Jokowi di KTT Rusia-ASEAN sekaligus mengawal pembelian Sukhoi.

&quot;Belum (kesepakatan pembelian),&quot; singkat Luhut di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (20/5/2016).
(Baca Juga: Menlu Retno Klarifikasi Kabar Pembelian Sukhoi)
Lebih jauh, Luhut menegaskan pembelian Sukhoi tersebut masih dalam tataran rencana dan belum akan direalisasikan dalam waktu dekat.

&quot;Enggak itu kan kredit ekspor (rencana pembelian) jadi saya itu berencana. Kita belum tau,  tadi saya  pagi (rapat) membahas seberapa jauh rencana itu sudah berjalan. Kita jangan berandai-andai kalau belum ada data yang lengkap,&quot; tegasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu, 18 Mei 2016 waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah menegaskan pertemuan tersebut hanya membahas terkait kerja sama mengenai penanganan terorisme, kerja sama teknis militer dan tranfer teknologi militer.

Bahkan Retno telah mengklarifikasi tidak ada peristiwa pembelian sukhoi. Pasalnya, masih ada hal-hal yang harus diselesaikan.</content:encoded></item></channel></rss>
