<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Alat Sedot Janin di Klinik Terduga Aborsi</title><description>Terkait penemuan ini, polisi belum bisa memastikan klinik ini terbukti melakukan praktik ilegal aborsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/338/1393914/ada-alat-sedot-janin-di-klinik-terduga-aborsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/20/338/1393914/ada-alat-sedot-janin-di-klinik-terduga-aborsi"/><item><title>Ada Alat Sedot Janin di Klinik Terduga Aborsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/20/338/1393914/ada-alat-sedot-janin-di-klinik-terduga-aborsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/20/338/1393914/ada-alat-sedot-janin-di-klinik-terduga-aborsi</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2016 19:13 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/20/338/1393914/ada-alat-sedot-janin-di-klinik-terduga-aborsi-XCcW9uoUo1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alat sedot janin di klinik terduga aborsi di Jakpus (Foto: Puteranegara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/20/338/1393914/ada-alat-sedot-janin-di-klinik-terduga-aborsi-XCcW9uoUo1.jpg</image><title>Alat sedot janin di klinik terduga aborsi di Jakpus (Foto: Puteranegara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Jajaran Kepolisian dengan Dinas Kesehatan Jakarta, menemukan barang bukti bernama gea electric suction apparatus atau alat penyedot janin, obat bius, alat suntik dan nota pembayaran transaksi serta alat bakar yang diindikasikan untuk membakar janin.

&quot;Barang bukti hari ini ada penyedot kemudian bon bukti, obat bius dan alat suntiknya. Ini semua disita. Jadi ada beberapa alat bukti kemudian juga ada alat bakar tadi yang diduga untuk membakar janin,&quot; kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2016).

Namun sampai saat ini, untuk janin dan bercak darah tidak ditemukan saat melakukan pemeriksaan di klinik Jalan Kramat VII, Jakarta Pusat. Terkait penemuan ini, polisi belum bisa memastikan klinik ini terbukti melakukan praktik ilegal aborsi. &quot;Belum bisa dipastikan, masih terduga sampai saat ini,&quot; lanjutnya

Suparmo mengungkapkan, ada dua buah ruangan yang dibongkar secara paksa yang terindikasi sebagai ruang eksekusi untuk melakukan praktik aborsi. &quot;Ada dua ruangan, diduga adalah ruang untuk eksekusi untuk melakukan aborsi termasuk ada beberapa alat-alat yang ditemukan,&quot; tegasnya.

Langkah selanjutnya, dia hanya menjelaskan, akan melakukan pemeriksaan terhadap penemuan hari ini. Termasuk soal adanya identitas dan izin praktik dokter.

&quot;Ya nanti kan kita periksa dulu, soal identitas palsu dan izin praktik, belum tahu belum bisa dipastikan,&quot; pungkas Suparmo.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Tienke Margareta. Dirinya mengungkapkan, dari seluruh penemuan alat-alat yang diduga untuk aborsi, akan diserahkan pada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

&quot;Selanjutnya tunggu pemeriksaan dari pihak kepolisian,&quot; tutup Tienke.

</description><content:encoded>JAKARTA - Jajaran Kepolisian dengan Dinas Kesehatan Jakarta, menemukan barang bukti bernama gea electric suction apparatus atau alat penyedot janin, obat bius, alat suntik dan nota pembayaran transaksi serta alat bakar yang diindikasikan untuk membakar janin.

&quot;Barang bukti hari ini ada penyedot kemudian bon bukti, obat bius dan alat suntiknya. Ini semua disita. Jadi ada beberapa alat bukti kemudian juga ada alat bakar tadi yang diduga untuk membakar janin,&quot; kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2016).

Namun sampai saat ini, untuk janin dan bercak darah tidak ditemukan saat melakukan pemeriksaan di klinik Jalan Kramat VII, Jakarta Pusat. Terkait penemuan ini, polisi belum bisa memastikan klinik ini terbukti melakukan praktik ilegal aborsi. &quot;Belum bisa dipastikan, masih terduga sampai saat ini,&quot; lanjutnya

Suparmo mengungkapkan, ada dua buah ruangan yang dibongkar secara paksa yang terindikasi sebagai ruang eksekusi untuk melakukan praktik aborsi. &quot;Ada dua ruangan, diduga adalah ruang untuk eksekusi untuk melakukan aborsi termasuk ada beberapa alat-alat yang ditemukan,&quot; tegasnya.

Langkah selanjutnya, dia hanya menjelaskan, akan melakukan pemeriksaan terhadap penemuan hari ini. Termasuk soal adanya identitas dan izin praktik dokter.

&quot;Ya nanti kan kita periksa dulu, soal identitas palsu dan izin praktik, belum tahu belum bisa dipastikan,&quot; pungkas Suparmo.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Tienke Margareta. Dirinya mengungkapkan, dari seluruh penemuan alat-alat yang diduga untuk aborsi, akan diserahkan pada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

&quot;Selanjutnya tunggu pemeriksaan dari pihak kepolisian,&quot; tutup Tienke.

</content:encoded></item></channel></rss>
