<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tirukan Menteri Susi, Obama: China Jangan Bully Negara Kecil!</title><description>AS siap &quot;peralat&quot; Vietnam untuk hadapi China di LCS pasca-pencabutan embargo senjata ke Vietnam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/24/18/1396748/tirukan-menteri-susi-obama-china-jangan-bully-negara-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/24/18/1396748/tirukan-menteri-susi-obama-china-jangan-bully-negara-kecil"/><item><title>Tirukan Menteri Susi, Obama: China Jangan Bully Negara Kecil!</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/24/18/1396748/tirukan-menteri-susi-obama-china-jangan-bully-negara-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/24/18/1396748/tirukan-menteri-susi-obama-china-jangan-bully-negara-kecil</guid><pubDate>Selasa 24 Mei 2016 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/24/18/1396748/tirukan-menteri-susi-obama-china-jangan-bully-negara-kecil-Ve6FBTR5z6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/24/18/1396748/tirukan-menteri-susi-obama-china-jangan-bully-negara-kecil-Ve6FBTR5z6.jpg</image><title>Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama (Foto: Reuters)</title></images><description>HANOI &amp;ndash; Sehari setelah mencabut embargo senjata terhadap Vietnam, Amerika Serikat (AS) kini siap menyalurkan bantuan persenjataan, demi melindungi kedaulatan Vietnam.
Berbicara di National Convention Center Hanoi, Vietnam pada Selasa (24/5/2016), Presiden AS, Barack Obama menegaskan pembelaannya terhadap Vietnam yang masih bergulat dan bersitegang dengan China soal pulau buatan di Laut China Selatan (LCS).
&amp;ldquo;Di Laut China Selatan, AS bukan salah satu negara pengklaim dalam persengketaan yang ada saat ini, tapi kami akan mendukung mitra-mitra kami dalam mempertahankan prinsip kunci seperti kebebasan navigasi,&amp;rdquo; tutur Obama.
&amp;ldquo;Vietnam akan punya akses yang lebih besar terhadap perlengkapan (militer) yang dibutuhkan, untuk membangun keamanan Anda (Vietnam),&amp;rdquo; lanjutnya, diwartakan The Guardian, Selasa (24/5/2016).
Secara tersirat, Obama juga memperingatkan Negeri Tirai Bambu agar tidak mem-bully negara-negara kecil. Negara-negara yang tentunya masih terlibat persengketaan dengan China, semisal Vietnam, Brunei Darussalam, Taiwan, Malaysia dan Filipina.
Hal ini seolah menirukan ucapan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, terkait insiden Natuna antara kapal Indonesia dan kapal penjaga pantai China, April 2016 lalu. (Baca: Menteri Susi: China Jangan Bully Negara Kecil).
&amp;ldquo;Negara-negara yang ada punya kedaulatan. Baik itu negara kecil maupun negara besar, wilayah mereka harus dihormati. Negara besar (China) tidak seharusnya mem-bully negara-negara kecil,&amp;rdquo; tuntas Obama.</description><content:encoded>HANOI &amp;ndash; Sehari setelah mencabut embargo senjata terhadap Vietnam, Amerika Serikat (AS) kini siap menyalurkan bantuan persenjataan, demi melindungi kedaulatan Vietnam.
Berbicara di National Convention Center Hanoi, Vietnam pada Selasa (24/5/2016), Presiden AS, Barack Obama menegaskan pembelaannya terhadap Vietnam yang masih bergulat dan bersitegang dengan China soal pulau buatan di Laut China Selatan (LCS).
&amp;ldquo;Di Laut China Selatan, AS bukan salah satu negara pengklaim dalam persengketaan yang ada saat ini, tapi kami akan mendukung mitra-mitra kami dalam mempertahankan prinsip kunci seperti kebebasan navigasi,&amp;rdquo; tutur Obama.
&amp;ldquo;Vietnam akan punya akses yang lebih besar terhadap perlengkapan (militer) yang dibutuhkan, untuk membangun keamanan Anda (Vietnam),&amp;rdquo; lanjutnya, diwartakan The Guardian, Selasa (24/5/2016).
Secara tersirat, Obama juga memperingatkan Negeri Tirai Bambu agar tidak mem-bully negara-negara kecil. Negara-negara yang tentunya masih terlibat persengketaan dengan China, semisal Vietnam, Brunei Darussalam, Taiwan, Malaysia dan Filipina.
Hal ini seolah menirukan ucapan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, terkait insiden Natuna antara kapal Indonesia dan kapal penjaga pantai China, April 2016 lalu. (Baca: Menteri Susi: China Jangan Bully Negara Kecil).
&amp;ldquo;Negara-negara yang ada punya kedaulatan. Baik itu negara kecil maupun negara besar, wilayah mereka harus dihormati. Negara besar (China) tidak seharusnya mem-bully negara-negara kecil,&amp;rdquo; tuntas Obama.</content:encoded></item></channel></rss>
