<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis, Empat Bocah Dicabuli Siswa SMP di Tangsel</title><description>Sebelum dicabuli, keempat korban dicekoki film porno yang diakses melalui handphone milik pelaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/26/338/1398301/tragis-empat-bocah-dicabuli-siswa-smp-di-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/26/338/1398301/tragis-empat-bocah-dicabuli-siswa-smp-di-tangsel"/><item><title>Tragis, Empat Bocah Dicabuli Siswa SMP di Tangsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/26/338/1398301/tragis-empat-bocah-dicabuli-siswa-smp-di-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/26/338/1398301/tragis-empat-bocah-dicabuli-siswa-smp-di-tangsel</guid><pubDate>Kamis 26 Mei 2016 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Denny Irawan (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/26/338/1398301/tragis-empat-bocah-dicabuli-siswa-smp-di-tangsel-i04vWGLjRq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/26/338/1398301/tragis-empat-bocah-dicabuli-siswa-smp-di-tangsel-i04vWGLjRq.jpg</image><title>Ilustrasi. Dok Okezone</title></images><description>TANGERANG - Empat bocah lelaki diduga dicabuli oleh siswa kelas dua SMP berinisial I (14). Pelaku dan para korban merupakan tetangga di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Sebelum dicabuli, keempat korban yang berinisial M (6), F (8), A (7), dan I (6), dicekoki film porno yang diakses melalui handphone milik pelaku.
Satgas Perlindungan Anak Kelurahan Jombang, Yosa (40), mengatakan, dari pengakuan keempat korban, mereka diajak ke rumah pelaku dengan iming-iming akan diberikan uang sebesar Rp5.000. Lalu, sesampainya di rumah pelaku, mereka diajak nonton film porno.
&amp;ldquo;Keempat bocah polos itu, kemudian dijejeri pelaku untuk dilakukan tindak kekerasan melalui anus korban,&amp;rdquo; katanya, Kamis (26/5/2016).
Kini keempat orangtua korban itu, telah membuat laporan atas dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan I.  Akhirnya dari empat bocah yang menjadi korban tiga di antaranya dibawa ke RSUD Tangsel, untuk dilakukan visum oleh Kepolisian dari Unit  Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tangsel. &quot;Tiga korban saja yang ikut divisum, karena orang tua korban yang satu tidak bersedia,&quot; kata Yosa.
Sementara, untuk hasil visumnya pihak RSUD baru bisa mengeluarkan tiga hari setelah pemeriksaan dan langsung diserahkan ke kepolisian.  Hingga kini, pihak Polres Tangsel saat dihubungi belum bisa dimintai keterangannya.</description><content:encoded>TANGERANG - Empat bocah lelaki diduga dicabuli oleh siswa kelas dua SMP berinisial I (14). Pelaku dan para korban merupakan tetangga di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Sebelum dicabuli, keempat korban yang berinisial M (6), F (8), A (7), dan I (6), dicekoki film porno yang diakses melalui handphone milik pelaku.
Satgas Perlindungan Anak Kelurahan Jombang, Yosa (40), mengatakan, dari pengakuan keempat korban, mereka diajak ke rumah pelaku dengan iming-iming akan diberikan uang sebesar Rp5.000. Lalu, sesampainya di rumah pelaku, mereka diajak nonton film porno.
&amp;ldquo;Keempat bocah polos itu, kemudian dijejeri pelaku untuk dilakukan tindak kekerasan melalui anus korban,&amp;rdquo; katanya, Kamis (26/5/2016).
Kini keempat orangtua korban itu, telah membuat laporan atas dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan I.  Akhirnya dari empat bocah yang menjadi korban tiga di antaranya dibawa ke RSUD Tangsel, untuk dilakukan visum oleh Kepolisian dari Unit  Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tangsel. &quot;Tiga korban saja yang ikut divisum, karena orang tua korban yang satu tidak bersedia,&quot; kata Yosa.
Sementara, untuk hasil visumnya pihak RSUD baru bisa mengeluarkan tiga hari setelah pemeriksaan dan langsung diserahkan ke kepolisian.  Hingga kini, pihak Polres Tangsel saat dihubungi belum bisa dimintai keterangannya.</content:encoded></item></channel></rss>
