<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desain Koalisi PDIP dan Gerindra Terkait Pilgub DKI Semakin Serius</title><description>Tinggal cari jagoannya yang tepat untuk bisa menyalip elektabilitas dan popularitas Ahok</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/28/338/1399913/desain-koalisi-pdip-dan-gerindra-terkait-pilgub-dki-semakin-serius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/05/28/338/1399913/desain-koalisi-pdip-dan-gerindra-terkait-pilgub-dki-semakin-serius"/><item><title>Desain Koalisi PDIP dan Gerindra Terkait Pilgub DKI Semakin Serius</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/05/28/338/1399913/desain-koalisi-pdip-dan-gerindra-terkait-pilgub-dki-semakin-serius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/05/28/338/1399913/desain-koalisi-pdip-dan-gerindra-terkait-pilgub-dki-semakin-serius</guid><pubDate>Sabtu 28 Mei 2016 06:25 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/28/338/1399913/desain-koalisi-pdip-dan-gerindra-terkait-pilgub-dki-semakin-serius-QSj2wGQyS8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PDIP dan Gerindra saat melakukan rapat membahas Pilgub DKI (Arie Dwi Satrio/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/28/338/1399913/desain-koalisi-pdip-dan-gerindra-terkait-pilgub-dki-semakin-serius-QSj2wGQyS8.jpg</image><title>PDIP dan Gerindra saat melakukan rapat membahas Pilgub DKI (Arie Dwi Satrio/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari VoxPol Center Pangi Syawri Chaniago mengatakan bahwa koalisi partai politik dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta antara PDIP dan Partai Gerindra semakin serius.
&amp;ldquo;Desain koalisi PDIP dan Gerindra sudah mulai serius,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Sabtu (29/5/2016).
Ia menjelaskan, jika kedua partai tersebut mengeluarkan &amp;ldquo;jagoan-jagoan&amp;rdquo; yang tepat, maka sudah dipastikan dengan mudah dapat mengalahkan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.
&amp;ldquo;Tinggal cari jagoannya yang tepat untuk bisa menyalip elektabilitas elektabilitasdan popularitas Ahok,&amp;rdquo; lanjutnya.
Menurut Pangi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jika dipasangkan dengan Sandiaga Uno atau Gubernur Jawa Timur Ganjar Pranowo disandingkan dengan Yusril Izha Mahendra, bisa mengimbangi Ahok dalam ajang Pilgub tersebut.
&amp;ldquo;Kalau memang ingin serius mengalahkan Ahok, pasangan ini yang memiliki potensi Risma dengan Sandiaga Uno atau Ganjar Pranowo dengan Yusril. Ini baru simulasi yang bisa menenggelamkan elektibilitas Ahok, bukan Djarot yang diusung oleh PDIP,&amp;rdquo; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat politik dari VoxPol Center Pangi Syawri Chaniago mengatakan bahwa koalisi partai politik dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta antara PDIP dan Partai Gerindra semakin serius.
&amp;ldquo;Desain koalisi PDIP dan Gerindra sudah mulai serius,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Sabtu (29/5/2016).
Ia menjelaskan, jika kedua partai tersebut mengeluarkan &amp;ldquo;jagoan-jagoan&amp;rdquo; yang tepat, maka sudah dipastikan dengan mudah dapat mengalahkan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.
&amp;ldquo;Tinggal cari jagoannya yang tepat untuk bisa menyalip elektabilitas elektabilitasdan popularitas Ahok,&amp;rdquo; lanjutnya.
Menurut Pangi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jika dipasangkan dengan Sandiaga Uno atau Gubernur Jawa Timur Ganjar Pranowo disandingkan dengan Yusril Izha Mahendra, bisa mengimbangi Ahok dalam ajang Pilgub tersebut.
&amp;ldquo;Kalau memang ingin serius mengalahkan Ahok, pasangan ini yang memiliki potensi Risma dengan Sandiaga Uno atau Ganjar Pranowo dengan Yusril. Ini baru simulasi yang bisa menenggelamkan elektibilitas Ahok, bukan Djarot yang diusung oleh PDIP,&amp;rdquo; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
