<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepastian Bulan Ramadan, Menteri Agama: Tunggu Sidang Isbat</title><description>Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin belum memastikan kapan penentuan tanggal 1 Ramadan baru akan ditentukan pada 5 Juni 2016.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/02/337/1403997/kepastian-bulan-ramadan-menteri-agama-tunggu-sidang-isbat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/02/337/1403997/kepastian-bulan-ramadan-menteri-agama-tunggu-sidang-isbat"/><item><title>Kepastian Bulan Ramadan, Menteri Agama: Tunggu Sidang Isbat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/02/337/1403997/kepastian-bulan-ramadan-menteri-agama-tunggu-sidang-isbat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/02/337/1403997/kepastian-bulan-ramadan-menteri-agama-tunggu-sidang-isbat</guid><pubDate>Kamis 02 Juni 2016 02:33 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/02/337/1403997/kepastian-bulan-ramadan-menteri-agama-tunggu-sidang-isbat-AtswX0KuaM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/02/337/1403997/kepastian-bulan-ramadan-menteri-agama-tunggu-sidang-isbat-AtswX0KuaM.jpg</image><title>Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin</title></images><description>BANDUNG - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin belum memastikan kapan penentuan tanggal 1 Ramadan atau dimulainya puasa. Hal itu baru akan ditentukan pada 5 Juni 2016.
&quot;Pada 5 Juni nanti Insya Allah pada minggu sore Kemenag akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang para tokoh agama, ulama, ahli ilmu falaq, astronomi dan sebagainya untuk melihat posisi hilal,&quot; kata Lukman di Bandung, Rabu (1/6/2016).
Saat itu, pihaknya akan menerima laporan dari sejumlah petugas yang di sebar di seluruh wilayah Indonesia apakah mereka melihat hilal atau tidak.
&quot;Dari situ kemudian sidang isbat akan menentukan apakah ada yang melihat hilal. Kalau ada, tentunya pada malam itu sudah masuk 1 Ramadan sehingga besoknya (6 Juni) semua berpuasa,&quot; ungkapnya.
&quot;Tapi kalau tidak ada satupun yang melihat hilal, itu artinya kita menggenapkan bulan Sya'ban menjadi 30 hari isti'mal, artinya puasa baru lusa (7 Juni),&quot; imbuhnya.
Ia pun berharap sidang isbat nanti berjalan lancar. Sehingga bisa diketahui pasti kapan puasa akan dimulai. &quot;Mudah-mudahan, kita berharap mungkin nanti ada yang melihat hilal pada saatnya,&quot; tuturnya.
Disinggung soal kemungkinan terjadinya perbedaan awal Ramadan, ia tidak bisa menjawabnya. Semua itu baru akan diketahui nanti saat sidang isbat.
&quot;Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu karena kita harus menunggu sidang isbat. Kita harus menunggu pada 5 Juni sore hari posisi hilal itu ada di mana, apakah dimungkinkan dirukyat atau tidak,&quot; tandas Lukman.</description><content:encoded>BANDUNG - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin belum memastikan kapan penentuan tanggal 1 Ramadan atau dimulainya puasa. Hal itu baru akan ditentukan pada 5 Juni 2016.
&quot;Pada 5 Juni nanti Insya Allah pada minggu sore Kemenag akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang para tokoh agama, ulama, ahli ilmu falaq, astronomi dan sebagainya untuk melihat posisi hilal,&quot; kata Lukman di Bandung, Rabu (1/6/2016).
Saat itu, pihaknya akan menerima laporan dari sejumlah petugas yang di sebar di seluruh wilayah Indonesia apakah mereka melihat hilal atau tidak.
&quot;Dari situ kemudian sidang isbat akan menentukan apakah ada yang melihat hilal. Kalau ada, tentunya pada malam itu sudah masuk 1 Ramadan sehingga besoknya (6 Juni) semua berpuasa,&quot; ungkapnya.
&quot;Tapi kalau tidak ada satupun yang melihat hilal, itu artinya kita menggenapkan bulan Sya'ban menjadi 30 hari isti'mal, artinya puasa baru lusa (7 Juni),&quot; imbuhnya.
Ia pun berharap sidang isbat nanti berjalan lancar. Sehingga bisa diketahui pasti kapan puasa akan dimulai. &quot;Mudah-mudahan, kita berharap mungkin nanti ada yang melihat hilal pada saatnya,&quot; tuturnya.
Disinggung soal kemungkinan terjadinya perbedaan awal Ramadan, ia tidak bisa menjawabnya. Semua itu baru akan diketahui nanti saat sidang isbat.
&quot;Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu karena kita harus menunggu sidang isbat. Kita harus menunggu pada 5 Juni sore hari posisi hilal itu ada di mana, apakah dimungkinkan dirukyat atau tidak,&quot; tandas Lukman.</content:encoded></item></channel></rss>
