<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggul di Pantai Mutiara Jebol, Siapa yang Bertanggung Jawab?</title><description>Pemprov DKI Jakarta dan pengembang belum memutuskan siapa yang bertanggung jawab atas jebolnya tanggung di kawasan Pantai Mutiara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/05/338/1406806/tanggul-di-pantai-mutiara-jebol-siapa-yang-bertanggung-jawab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/05/338/1406806/tanggul-di-pantai-mutiara-jebol-siapa-yang-bertanggung-jawab"/><item><title>Tanggul di Pantai Mutiara Jebol, Siapa yang Bertanggung Jawab?</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/05/338/1406806/tanggul-di-pantai-mutiara-jebol-siapa-yang-bertanggung-jawab</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/05/338/1406806/tanggul-di-pantai-mutiara-jebol-siapa-yang-bertanggung-jawab</guid><pubDate>Minggu 05 Juni 2016 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/05/338/1406806/tanggul-di-pantai-mutiara-jebol-siapa-yang-bertanggung-jawab-uM6a5BsnP8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang warga berdiri di genangan air yang merendam kawasan perumahan setelah tanggung di Pantai Mutiara, Jakarta Utara jebol (Foto BPBD DKI Jakarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/05/338/1406806/tanggul-di-pantai-mutiara-jebol-siapa-yang-bertanggung-jawab-uM6a5BsnP8.jpg</image><title>Seorang warga berdiri di genangan air yang merendam kawasan perumahan setelah tanggung di Pantai Mutiara, Jakarta Utara jebol (Foto BPBD DKI Jakarta)</title></images><description>JAKARTA - Jebolnya tanggul utama di kawasan perumahan elite Pantai Mutiara, Jakarta Utara merendam 124 rumah yang berada di Blok R, S, T dan U serta Apartemen Pantai Mutiara. Namun, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Kepala Bidang Informatika dan Pengendalian BPBD DKI Jakarta, Bambang Surya Putra mengatakan, kawasan itu masih akan dipasangi tanggul darurat, karena pihak pengembang (developer) dan Pemerintah Provinsi Jakarta belum ada yang mengakui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian banjir rob tersebut. Kedua pihak akan bertemu untuk membahas permasalahan ini.

&quot;Tanggul sementara dalam seminggu ke depan masih akan dipasang. Karena masih menunggu pembicaraan lebih lanjut siapa salah dengan pihak developer,&quot; kata Bambang saat dihubungi Okezone, Minggu (5/6/2016).

Pihaknya belum bisa memastikan kapan pertemuan antara Pemprov DKI dengan pengembang dilakukan. Namun, ia berharap itu bisa berlangsung dalam waktu dekat karena tanggul sementara yang dibuat pihaknya itu diperkirakan hanya bisa bertahan satu pekan.
(Baca juga: Rumah Ahok Terancam Banjir Akibat Tanggung di Pantai Mutiara Jebol)
Untuk saat ini, tanggul darurat tersebut masih diandalkan untuk menahan air yang meluap. Material tanah dan pasir yang dimasukkan ke dalam karung juga menjadi &amp;lsquo;hiasan&amp;rsquo; yang ada dipinngir jalan.
Pihaknya juga menyediakan pompa statis dan pompa mobile dari developer maupun Dinas Tata Air untuk menyedot air. &quot;Sudah ditanggul, dikasih pasir sama tanah selain itu untuk saat ini kita kasih terpal dan pompa air untuk menyedot air itu,&quot; ujar Bambang.

Dari hasil pantauan petugas di lapangan bahwa pasang air laut masih belum bisa diprediksi karena statusnya masih naik-turun. Ia mengungkapkan, kemungkinan malam nanti akan kembali tinggi volume airnya.

&quot;Seminggu ini cenderung naik-turun. Kabarnya nanti malam akan kembali tinggi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Jebolnya tanggul utama di kawasan perumahan elite Pantai Mutiara, Jakarta Utara merendam 124 rumah yang berada di Blok R, S, T dan U serta Apartemen Pantai Mutiara. Namun, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Kepala Bidang Informatika dan Pengendalian BPBD DKI Jakarta, Bambang Surya Putra mengatakan, kawasan itu masih akan dipasangi tanggul darurat, karena pihak pengembang (developer) dan Pemerintah Provinsi Jakarta belum ada yang mengakui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian banjir rob tersebut. Kedua pihak akan bertemu untuk membahas permasalahan ini.

&quot;Tanggul sementara dalam seminggu ke depan masih akan dipasang. Karena masih menunggu pembicaraan lebih lanjut siapa salah dengan pihak developer,&quot; kata Bambang saat dihubungi Okezone, Minggu (5/6/2016).

Pihaknya belum bisa memastikan kapan pertemuan antara Pemprov DKI dengan pengembang dilakukan. Namun, ia berharap itu bisa berlangsung dalam waktu dekat karena tanggul sementara yang dibuat pihaknya itu diperkirakan hanya bisa bertahan satu pekan.
(Baca juga: Rumah Ahok Terancam Banjir Akibat Tanggung di Pantai Mutiara Jebol)
Untuk saat ini, tanggul darurat tersebut masih diandalkan untuk menahan air yang meluap. Material tanah dan pasir yang dimasukkan ke dalam karung juga menjadi &amp;lsquo;hiasan&amp;rsquo; yang ada dipinngir jalan.
Pihaknya juga menyediakan pompa statis dan pompa mobile dari developer maupun Dinas Tata Air untuk menyedot air. &quot;Sudah ditanggul, dikasih pasir sama tanah selain itu untuk saat ini kita kasih terpal dan pompa air untuk menyedot air itu,&quot; ujar Bambang.

Dari hasil pantauan petugas di lapangan bahwa pasang air laut masih belum bisa diprediksi karena statusnya masih naik-turun. Ia mengungkapkan, kemungkinan malam nanti akan kembali tinggi volume airnya.

&quot;Seminggu ini cenderung naik-turun. Kabarnya nanti malam akan kembali tinggi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
