<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakek Jepang jadi Sarjana Tertua di Dunia</title><description>Seorang kakek di Jepang masuk ke catatan rekor sebagai sarjana tertua di dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/06/18/1407067/kakek-jepang-jadi-sarjana-tertua-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/06/18/1407067/kakek-jepang-jadi-sarjana-tertua-di-dunia"/><item><title>Kakek Jepang jadi Sarjana Tertua di Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/06/18/1407067/kakek-jepang-jadi-sarjana-tertua-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/06/18/1407067/kakek-jepang-jadi-sarjana-tertua-di-dunia</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2016 05:03 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/05/18/1407067/kakek-jepang-jadi-sarjana-tertua-di-dunia-Qw8NSdCRsb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Shigemi Hirata (Foto: The Week)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/05/18/1407067/kakek-jepang-jadi-sarjana-tertua-di-dunia-Qw8NSdCRsb.jpg</image><title>Foto Shigemi Hirata (Foto: The Week)</title></images><description>KYOTO &amp;ndash; Seorang kakek di Jepang dianugerahi sebagai sarjana tertua di dunia setelah ia lulus dan mendapatkan gelarnya sebagai sarjana seni keramik.
Dilaporkan, Shigemi Hirata menerima sertifikat dari Guinnes World Records pada Jumat 3 Juni 2016 usai menerima gelarnya sarjananya di jurusan seni keramik dari perguruan tinggi Kyoto Univesity of Art and Design pada Maret lalu.
Media cetak Yomiuri pada Sabtu 4 Juni 2016 mewartakan Hirata yang sudah sangat pantas dipanggil kakek ini kerap dianggap sebagai seorang selebritis di kampusnya. Bahkan, pria yang lahir di Hiroshima pada 1919 ini juga menuturkan bahwa banyak mahasiswa yang ia tidak ketahui kerap menyapanya.
&amp;ldquo;Para mahasiswa yang saya tidak kenal sering menyapa saya. Hal tersebut (sapaan) memberikan banyak energi, karena (dengan itu) menunjukkan bahwa memang takdir saya untuk berusia panjang. Saya dianugerahi dengan (kehadiran) orang-orang di sekitar saya,&amp;rdquo; tutur Hirata, sebagaimana dilansir dari AFP, Senin (6/6/2016).
Hirata yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk menyelesaikan pendidikannya menyatakan ia masih punya cita-cita untuk mengemban pendidikan S-2.
&amp;ldquo;Tujuan saya adalah untuk hidup hingga berusia 100 tahun. Jika saya masih terus sehat tampaknya akan menyenangkan untuk melanjutkan pendidikan saya (S-2),&amp;rdquo; tambah Hirata.</description><content:encoded>KYOTO &amp;ndash; Seorang kakek di Jepang dianugerahi sebagai sarjana tertua di dunia setelah ia lulus dan mendapatkan gelarnya sebagai sarjana seni keramik.
Dilaporkan, Shigemi Hirata menerima sertifikat dari Guinnes World Records pada Jumat 3 Juni 2016 usai menerima gelarnya sarjananya di jurusan seni keramik dari perguruan tinggi Kyoto Univesity of Art and Design pada Maret lalu.
Media cetak Yomiuri pada Sabtu 4 Juni 2016 mewartakan Hirata yang sudah sangat pantas dipanggil kakek ini kerap dianggap sebagai seorang selebritis di kampusnya. Bahkan, pria yang lahir di Hiroshima pada 1919 ini juga menuturkan bahwa banyak mahasiswa yang ia tidak ketahui kerap menyapanya.
&amp;ldquo;Para mahasiswa yang saya tidak kenal sering menyapa saya. Hal tersebut (sapaan) memberikan banyak energi, karena (dengan itu) menunjukkan bahwa memang takdir saya untuk berusia panjang. Saya dianugerahi dengan (kehadiran) orang-orang di sekitar saya,&amp;rdquo; tutur Hirata, sebagaimana dilansir dari AFP, Senin (6/6/2016).
Hirata yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk menyelesaikan pendidikannya menyatakan ia masih punya cita-cita untuk mengemban pendidikan S-2.
&amp;ldquo;Tujuan saya adalah untuk hidup hingga berusia 100 tahun. Jika saya masih terus sehat tampaknya akan menyenangkan untuk melanjutkan pendidikan saya (S-2),&amp;rdquo; tambah Hirata.</content:encoded></item></channel></rss>
