<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Primary Penentuan, Hillary Disebut Perempuan Kedua Paling Berpengaruh</title><description>Kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton dinobatkan sebagai perempuan kedua paling berpengaruh di dunia pada 2016.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/07/18/1408248/jelang-primary-penentuan-hillary-disebut-perempuan-kedua-paling-berpengaruh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/07/18/1408248/jelang-primary-penentuan-hillary-disebut-perempuan-kedua-paling-berpengaruh"/><item><title>Jelang Primary Penentuan, Hillary Disebut Perempuan Kedua Paling Berpengaruh</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/07/18/1408248/jelang-primary-penentuan-hillary-disebut-perempuan-kedua-paling-berpengaruh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/07/18/1408248/jelang-primary-penentuan-hillary-disebut-perempuan-kedua-paling-berpengaruh</guid><pubDate>Selasa 07 Juni 2016 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/07/18/1408248/jelang-primary-penentuan-hillary-disebut-perempuan-kedua-paling-berpengaruh-N0iW0g5G67.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hillary Clinton. (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/07/18/1408248/jelang-primary-penentuan-hillary-disebut-perempuan-kedua-paling-berpengaruh-N0iW0g5G67.jpg</image><title>Hillary Clinton. (Foto: Getty Images)</title></images><description>MENJELANG pemilihan pendahuluan (primary) penentuan di California pada Rabu 7 Juni 2016 (Kamis 8 Juni 2016 waktu Amerika Serikat), nama Hillary Clinton disebut-sebut sebagai perempuan kedua dari 100 yang paling berpengaruh di dunia pada 2016 versi Majalah Forbes.
Torehan yang hanya terpaut satu tangga di bawah Kanselir Jerman Angela Merkel itu otomatis semakin melambungkan kiprah positifnya di bursa persaingan kursi orang nomor satu di Negeri Paman Sam.
Lagipula, siapa yang tidak kenal Hillary Rodham Clinton? Ia adalah ibu negara dari presiden ke-42 Amerika Serikat Bill Clinton. Hillary dua periode mendampingi suaminya, dan dirinya sendiri berkarier sebagai Senator New York.
Ia pernah menghadapi masalah besar dalam rumah tangganya. Sang suami terjerat skandal perselingkuhan dengan perempuan muda pekerja magang di Gedung Putih, Monica Lewinsky, pada 1998. Saat itu Bill sedang mengemban jabatan periode kedua sebagai presiden. Dia menjadi presiden kedua AS yang dimakzulkan parlemen, tetapi akhirnya terbukti tidak bersalah dan boleh meneruskan jabatannya. Rumah tangga pasangan ini pun terselamatkan.
Terlepas dari skandal seksnya dengan perempuan muda, Bill Clinton memiliki reputasi yang baik selama masa kepemimpinannya. Dia terkenal merakyat di kalangan Afrika-Amerika karena membawa perkembangan ekonomi merata terlama sepanjang sejarah AS.Di kancah internasional, namanya juga termasyhur dalam misi-misi  perdamaian. Sebut saja, di antaranya ke Bosnia, yang tercabik oleh  perang dan ke Irak, yang saat itu tengah dibombardir setelah Saddam  Hussein menghentikan inspeksi PBB atas bukti-bukti keberadaan senjata  nuklir, kimia dan biologis.
Mantan Gubernur Arkansas itu juga menjadi tokoh global dalam  pengembangan NATO, perdagangan internasional yang lebih terbuka, serta  kampanye global anti-narkoba dan kebebasan ala AS.
Semua kiprah gemilang sang suami, terciprat ke Hillary. Sehingga  pengamat politik AS dari Universitas Indonesia (UI), Suzie Sudarman,  pernah mengatakan kepada Okezone jika Bill Clinton campur tangan dalam  kampanye Hillary tahun ini dipastikan perempuan berpengaruh kedua di  dunia versi majalah Forbes 2016 itu akan memenangkan kontes politik AS  tahun ini.
Kriteria kedua yang layak menempatkan Hillary Clinton dalam urutan  kedua perempuan paling berpengaruh di dunia ialah perannya sebagai  menteri luar negeri AS pada periode pertama kepemimpinan Presiden Barack  Obama.
Dalam dunia politik modern, rasanya tidak ada perempuan lain yang  mampu menandingi jam terbang Hillary. Lahir di Chicago, Illinois pada 26  Oktober 1947, Hillary mengawali kariernya sebagai seorang pengacara,  setelah lulus dari Sekolah Hukum Yale pada 1973.Dua tahun kemudian menikah dengan Bill Clinton. Lalu menjadi rekan   perempuan pertama di Firma Hukum Rose pada 1979. Pada masa itu saja, dia   sudah dua kali tercatat sebagai salah seorang dari 100 pengacara  paling  berpengaruh di AS.
Berlanjut selama menjadi ibu negara bagian Arkansas, dia aktif dalam   kegiatan organisasi terkait kesejahteran anak-anak, serta menjadi   anggota direksi Wal Mart dan beberapa perusahaan lainnya. Ketika menjadi   ibu negara AS, ia juga andil memprakarsai layanan kesehatan anak-anak   dan keluarga. Akan tetapi, inisiatif terbesarnya itu gagal disetujui   Kongres pada 1994.
Beberapa penyelidikan terkait masa kepresidenan suaminya, pernah ia   hadapi. Ia dipanggil menjadi saksi dan menjawab tuduhan-tuduhan yang   ditudingkan kepada dia dan suaminya.
Jadi menyoal kebijakan dalam negeri dia sudah berpengalaman delapan   tahun saat menduduki jabatan senator. Lalu kebijakan luar negeri, dia   juga sudah paham betul seluk-beluknya selama menjabat sebagai ibu negara   selama delapan tahun pula dan menlu AS, kurang lebih empat tahun.
Kini, ketika dia memutuskan untuk melangkah ke jenjang karier   kenegaraan yang lebih tinggi. Hillary terus menjulang sebagai kandidat   favorit dari Partai Demokrat. Dan besok, di California adalah hari   penentuan baginya untuk secara resmi menantang kandidat presiden AS dari   Republik Donald Trump pada pemilihan presiden 8 November 2016.
Jika pada November keluar sebagai pemenang, dapat dipastikan Hillary   Clinton akan mencetakkan namanya sebagai perempuan presiden AS pertama.   Bisa jadi, pada 2017, Hillary mendepak kedigdayaan Merkel, sebagaimana   dia menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di negeri adidaya.</description><content:encoded>MENJELANG pemilihan pendahuluan (primary) penentuan di California pada Rabu 7 Juni 2016 (Kamis 8 Juni 2016 waktu Amerika Serikat), nama Hillary Clinton disebut-sebut sebagai perempuan kedua dari 100 yang paling berpengaruh di dunia pada 2016 versi Majalah Forbes.
Torehan yang hanya terpaut satu tangga di bawah Kanselir Jerman Angela Merkel itu otomatis semakin melambungkan kiprah positifnya di bursa persaingan kursi orang nomor satu di Negeri Paman Sam.
Lagipula, siapa yang tidak kenal Hillary Rodham Clinton? Ia adalah ibu negara dari presiden ke-42 Amerika Serikat Bill Clinton. Hillary dua periode mendampingi suaminya, dan dirinya sendiri berkarier sebagai Senator New York.
Ia pernah menghadapi masalah besar dalam rumah tangganya. Sang suami terjerat skandal perselingkuhan dengan perempuan muda pekerja magang di Gedung Putih, Monica Lewinsky, pada 1998. Saat itu Bill sedang mengemban jabatan periode kedua sebagai presiden. Dia menjadi presiden kedua AS yang dimakzulkan parlemen, tetapi akhirnya terbukti tidak bersalah dan boleh meneruskan jabatannya. Rumah tangga pasangan ini pun terselamatkan.
Terlepas dari skandal seksnya dengan perempuan muda, Bill Clinton memiliki reputasi yang baik selama masa kepemimpinannya. Dia terkenal merakyat di kalangan Afrika-Amerika karena membawa perkembangan ekonomi merata terlama sepanjang sejarah AS.Di kancah internasional, namanya juga termasyhur dalam misi-misi  perdamaian. Sebut saja, di antaranya ke Bosnia, yang tercabik oleh  perang dan ke Irak, yang saat itu tengah dibombardir setelah Saddam  Hussein menghentikan inspeksi PBB atas bukti-bukti keberadaan senjata  nuklir, kimia dan biologis.
Mantan Gubernur Arkansas itu juga menjadi tokoh global dalam  pengembangan NATO, perdagangan internasional yang lebih terbuka, serta  kampanye global anti-narkoba dan kebebasan ala AS.
Semua kiprah gemilang sang suami, terciprat ke Hillary. Sehingga  pengamat politik AS dari Universitas Indonesia (UI), Suzie Sudarman,  pernah mengatakan kepada Okezone jika Bill Clinton campur tangan dalam  kampanye Hillary tahun ini dipastikan perempuan berpengaruh kedua di  dunia versi majalah Forbes 2016 itu akan memenangkan kontes politik AS  tahun ini.
Kriteria kedua yang layak menempatkan Hillary Clinton dalam urutan  kedua perempuan paling berpengaruh di dunia ialah perannya sebagai  menteri luar negeri AS pada periode pertama kepemimpinan Presiden Barack  Obama.
Dalam dunia politik modern, rasanya tidak ada perempuan lain yang  mampu menandingi jam terbang Hillary. Lahir di Chicago, Illinois pada 26  Oktober 1947, Hillary mengawali kariernya sebagai seorang pengacara,  setelah lulus dari Sekolah Hukum Yale pada 1973.Dua tahun kemudian menikah dengan Bill Clinton. Lalu menjadi rekan   perempuan pertama di Firma Hukum Rose pada 1979. Pada masa itu saja, dia   sudah dua kali tercatat sebagai salah seorang dari 100 pengacara  paling  berpengaruh di AS.
Berlanjut selama menjadi ibu negara bagian Arkansas, dia aktif dalam   kegiatan organisasi terkait kesejahteran anak-anak, serta menjadi   anggota direksi Wal Mart dan beberapa perusahaan lainnya. Ketika menjadi   ibu negara AS, ia juga andil memprakarsai layanan kesehatan anak-anak   dan keluarga. Akan tetapi, inisiatif terbesarnya itu gagal disetujui   Kongres pada 1994.
Beberapa penyelidikan terkait masa kepresidenan suaminya, pernah ia   hadapi. Ia dipanggil menjadi saksi dan menjawab tuduhan-tuduhan yang   ditudingkan kepada dia dan suaminya.
Jadi menyoal kebijakan dalam negeri dia sudah berpengalaman delapan   tahun saat menduduki jabatan senator. Lalu kebijakan luar negeri, dia   juga sudah paham betul seluk-beluknya selama menjabat sebagai ibu negara   selama delapan tahun pula dan menlu AS, kurang lebih empat tahun.
Kini, ketika dia memutuskan untuk melangkah ke jenjang karier   kenegaraan yang lebih tinggi. Hillary terus menjulang sebagai kandidat   favorit dari Partai Demokrat. Dan besok, di California adalah hari   penentuan baginya untuk secara resmi menantang kandidat presiden AS dari   Republik Donald Trump pada pemilihan presiden 8 November 2016.
Jika pada November keluar sebagai pemenang, dapat dipastikan Hillary   Clinton akan mencetakkan namanya sebagai perempuan presiden AS pertama.   Bisa jadi, pada 2017, Hillary mendepak kedigdayaan Merkel, sebagaimana   dia menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di negeri adidaya.</content:encoded></item></channel></rss>
