<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Kematian Pratu Galang, Polisi Sudah Periksa Dua Saksi</title><description>Polda Jabar masih menyelidiki kasus tewasnya anggota Pusdiklat Passus, Pratu Galang beberapa waktu lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/08/525/1409601/kasus-kematian-pratu-galang-polisi-sudah-periksa-dua-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/08/525/1409601/kasus-kematian-pratu-galang-polisi-sudah-periksa-dua-saksi"/><item><title>Kasus Kematian Pratu Galang, Polisi Sudah Periksa Dua Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/08/525/1409601/kasus-kematian-pratu-galang-polisi-sudah-periksa-dua-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/08/525/1409601/kasus-kematian-pratu-galang-polisi-sudah-periksa-dua-saksi</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2016 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/08/525/1409601/kasus-kematian-pratu-galang-polisi-sudah-periksa-dua-saksi-FyMnH9knZm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/08/525/1409601/kasus-kematian-pratu-galang-polisi-sudah-periksa-dua-saksi-FyMnH9knZm.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - Polda Jabar masih menyelidiki kasus tewasnya anggota Pusdiklat Passus, Pratu Galang beberapa waktu lalu. Penanganan kasus pengeroyokan yang terjadi di perbatasan Kota Bandung dengan Kota Cimahi tepatnya di Jalan Rajawali itu masih belum menemukan titik terang.

Polisi masih mengumpulkan sejumlah alat bukti yang bisa mengarahkan kepada tersangka.
&quot;Kami masih memeriksa dua orang saksi sementara ini,&quot; ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (8/6/2016).

Disinggung apakah keduanya mengarah pada peningkatan status menjadi tersangka atau justru merupakan orang yang mengantarkan Pratu Galang ke rumah sakit, dia enggan membeberkannya.

Dia menegaskan, pihaknya sejauh ini belum menetapkan tersangka satu orang pun. &quot;Belum ada (tersangka), kami baru memeriksa beberapa saksi dan mempelajari CCTV sekitar TKP,&quot; pungkasnya.

Pengeroyokan disertai penusukan yang menewaskan Pratu Galang terjadi pada Minggu 5 Juni sekira pukul 2.00 WIB dinihari. Sebelumnya Galang bertemu dengan teman-temannya di club motor di Jalan Asia Afrika Kota Bandung pada pukul 22.00 WIB.

Sekitar pukul 01.30 WIB, korban meninggalkan tempat tersebut. Sesampainya di perbatasan Kota Bandung di kawasan Jalan Rajawali, Pratu Galang dicegat 20 orang yang diduga berandalan geng bermotor.

Tanpa kompromi, mereka langsung mengeroyok dan empat kali menusuk punggung Pratu Galang. Kelompok tersebut langsung melarikan diri dan membiarkan korban tergeletak bersimbah darah.

Tak berlangsung lama, Pratu Galang ditolong warga dengan membawanya ke RS Rajawali Bandung menggunakan angkot. Korban langsung dirujuk ke RS Dustira untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Meski sempat menjalani rontgen, operasi dan menginap di ICCU, nyawanya Pratu Galang tidak tertolong. Pratu Galang menghembuskan nafas terakhir pada Minggu 5 Juni sekira pukul 16.25 WIB.

Pratu Galang tewas dengan empat tusukan di bagian punggung. Jenazahnya lalu dibawa ke rumah duka di Ponorogo, Jawa Timur.
</description><content:encoded>BANDUNG - Polda Jabar masih menyelidiki kasus tewasnya anggota Pusdiklat Passus, Pratu Galang beberapa waktu lalu. Penanganan kasus pengeroyokan yang terjadi di perbatasan Kota Bandung dengan Kota Cimahi tepatnya di Jalan Rajawali itu masih belum menemukan titik terang.

Polisi masih mengumpulkan sejumlah alat bukti yang bisa mengarahkan kepada tersangka.
&quot;Kami masih memeriksa dua orang saksi sementara ini,&quot; ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu (8/6/2016).

Disinggung apakah keduanya mengarah pada peningkatan status menjadi tersangka atau justru merupakan orang yang mengantarkan Pratu Galang ke rumah sakit, dia enggan membeberkannya.

Dia menegaskan, pihaknya sejauh ini belum menetapkan tersangka satu orang pun. &quot;Belum ada (tersangka), kami baru memeriksa beberapa saksi dan mempelajari CCTV sekitar TKP,&quot; pungkasnya.

Pengeroyokan disertai penusukan yang menewaskan Pratu Galang terjadi pada Minggu 5 Juni sekira pukul 2.00 WIB dinihari. Sebelumnya Galang bertemu dengan teman-temannya di club motor di Jalan Asia Afrika Kota Bandung pada pukul 22.00 WIB.

Sekitar pukul 01.30 WIB, korban meninggalkan tempat tersebut. Sesampainya di perbatasan Kota Bandung di kawasan Jalan Rajawali, Pratu Galang dicegat 20 orang yang diduga berandalan geng bermotor.

Tanpa kompromi, mereka langsung mengeroyok dan empat kali menusuk punggung Pratu Galang. Kelompok tersebut langsung melarikan diri dan membiarkan korban tergeletak bersimbah darah.

Tak berlangsung lama, Pratu Galang ditolong warga dengan membawanya ke RS Rajawali Bandung menggunakan angkot. Korban langsung dirujuk ke RS Dustira untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

Meski sempat menjalani rontgen, operasi dan menginap di ICCU, nyawanya Pratu Galang tidak tertolong. Pratu Galang menghembuskan nafas terakhir pada Minggu 5 Juni sekira pukul 16.25 WIB.

Pratu Galang tewas dengan empat tusukan di bagian punggung. Jenazahnya lalu dibawa ke rumah duka di Ponorogo, Jawa Timur.
</content:encoded></item></channel></rss>
