<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Hadiri Pemakaman Muhammad Ali, Erdogan Beri Pesan Khusus</title><description>Presiden Turki Erdogan yang dikabarkan akan menghadiri pemakaman Muhammad Ali sempat menuliskan pesan khusus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411176/sebelum-hadiri-pemakaman-muhammad-ali-erdogan-beri-pesan-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411176/sebelum-hadiri-pemakaman-muhammad-ali-erdogan-beri-pesan-khusus"/><item><title>Sebelum Hadiri Pemakaman Muhammad Ali, Erdogan Beri Pesan Khusus</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411176/sebelum-hadiri-pemakaman-muhammad-ali-erdogan-beri-pesan-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411176/sebelum-hadiri-pemakaman-muhammad-ali-erdogan-beri-pesan-khusus</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2016 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/10/18/1411176/sebelum-hadiri-pemakaman-muhammad-ali-erdogan-beri-pesan-khusus-h2kq8oxzBM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Erdogan yang menghadiri doa bersama untuk Muhammad Ali yang diadakan di Kentucky, Amerika Serikat (Foto: Anadolu Agency)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/10/18/1411176/sebelum-hadiri-pemakaman-muhammad-ali-erdogan-beri-pesan-khusus-h2kq8oxzBM.jpg</image><title>Foto Erdogan yang menghadiri doa bersama untuk Muhammad Ali yang diadakan di Kentucky, Amerika Serikat (Foto: Anadolu Agency)</title></images><description>LOUISVILLE &amp;ndash; Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan akan turut menghadiri prosesi pemakaman legenda tinju dunia Muhammad Ali. Erdogan juga sempat menuliskan pesan penghormatan mengenai Muhammad Ali yang disebutnya bisa dijadikan panutan untuk negara-negara Islam.
&amp;ldquo;Muhammad Ali adalah seorang atlet yang luar biasa dan manusia yang hebat,&amp;rdquo; demikian salah satu kalimat dari pesan penghormatan Erdogan kepada sang petinju legendaris, sebagaimana dikutip dari Daily Sabah, Jumat (10/6/2016).
Dilaporkan, Erdogan menuliskan pesan penghormatan tersebut sebelum bertandang ke Amerika Serikat (AS) untuk ikut menghadiri prosesi pemakaman Muhammad Ali di Louisville, Kentucky.
&amp;ldquo;Saya akan memberikan penghormatan kepada Muhammad Ali atas nama warga Turki karena cerita luar biasanya tidak bisa berhenti di sini. Dengan menerapkan cita-citanya ke dalam praktik (maka) pimpinan dunia dapat mengatasi banyak pemasalahan,&amp;rdquo; ungkap Edogan dalam tulisannya.

&amp;ldquo;Seorang warga Muslim yang tulus serta pria (yang cinta ) damai, Ali,  seperti kita semua terganggu oleh (persepsi) dikaitkannya Islam dengan  kekerasan. Apa yang paling menyakitinya, ia mengatakan setelah serangan  teroris 9/11 adalah ketika nama Islam dikaitkan dan (warga) Muslim  (juga) dikaitkan, dan (itu) menyebabkan masalah serta memicu kebencian  dan kekerasan,&amp;rdquo; jelas Erdogan.
&amp;ldquo;(Erdogan masih meneruskan kata-kata Muhammad Ali) Islam bukan agama  pembunuh. Islam berarti perdamaian. Saya tidak bisa hanya berdiam diri  dan melihat orang memberikan label kepada Muslim sebagai penyebab  masalah ini (serangan teroris 9/11). Dan, ia benar karena menjadi  (permulaan) kampanye berbau diskriminasi kepada komunitas sebanyak 1,7  miliar (pemeluk agama Islam) di seluruh dunia,&amp;rdquo; papar Erdogan.
Dalam pesannya tersebut terlihat Erdogan juga ingin merefleksikan apa  yang terjadi kepada Muhammad Ali, yang juga seorang minoritas warga  Muslim di AS, dan menderita akibat diskriminasi, ketidakadilan, serta  penganiayaan.
Pesan tersebut juga bisa menjadi pengingat untuk negara-negara Islam  agar memerhatikan warga-warga yang memeluk agama minoritas demi membuat  mereka merasa nyaman serta aman memeluk kepercayaannya.</description><content:encoded>LOUISVILLE &amp;ndash; Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan akan turut menghadiri prosesi pemakaman legenda tinju dunia Muhammad Ali. Erdogan juga sempat menuliskan pesan penghormatan mengenai Muhammad Ali yang disebutnya bisa dijadikan panutan untuk negara-negara Islam.
&amp;ldquo;Muhammad Ali adalah seorang atlet yang luar biasa dan manusia yang hebat,&amp;rdquo; demikian salah satu kalimat dari pesan penghormatan Erdogan kepada sang petinju legendaris, sebagaimana dikutip dari Daily Sabah, Jumat (10/6/2016).
Dilaporkan, Erdogan menuliskan pesan penghormatan tersebut sebelum bertandang ke Amerika Serikat (AS) untuk ikut menghadiri prosesi pemakaman Muhammad Ali di Louisville, Kentucky.
&amp;ldquo;Saya akan memberikan penghormatan kepada Muhammad Ali atas nama warga Turki karena cerita luar biasanya tidak bisa berhenti di sini. Dengan menerapkan cita-citanya ke dalam praktik (maka) pimpinan dunia dapat mengatasi banyak pemasalahan,&amp;rdquo; ungkap Edogan dalam tulisannya.

&amp;ldquo;Seorang warga Muslim yang tulus serta pria (yang cinta ) damai, Ali,  seperti kita semua terganggu oleh (persepsi) dikaitkannya Islam dengan  kekerasan. Apa yang paling menyakitinya, ia mengatakan setelah serangan  teroris 9/11 adalah ketika nama Islam dikaitkan dan (warga) Muslim  (juga) dikaitkan, dan (itu) menyebabkan masalah serta memicu kebencian  dan kekerasan,&amp;rdquo; jelas Erdogan.
&amp;ldquo;(Erdogan masih meneruskan kata-kata Muhammad Ali) Islam bukan agama  pembunuh. Islam berarti perdamaian. Saya tidak bisa hanya berdiam diri  dan melihat orang memberikan label kepada Muslim sebagai penyebab  masalah ini (serangan teroris 9/11). Dan, ia benar karena menjadi  (permulaan) kampanye berbau diskriminasi kepada komunitas sebanyak 1,7  miliar (pemeluk agama Islam) di seluruh dunia,&amp;rdquo; papar Erdogan.
Dalam pesannya tersebut terlihat Erdogan juga ingin merefleksikan apa  yang terjadi kepada Muhammad Ali, yang juga seorang minoritas warga  Muslim di AS, dan menderita akibat diskriminasi, ketidakadilan, serta  penganiayaan.
Pesan tersebut juga bisa menjadi pengingat untuk negara-negara Islam  agar memerhatikan warga-warga yang memeluk agama minoritas demi membuat  mereka merasa nyaman serta aman memeluk kepercayaannya.</content:encoded></item></channel></rss>
