<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peng Liyuan, dari Penyanyi, Tentara hingga Ibu Negara China</title><description>Peng Liyuan, ibu negara China ini dinobatkan sebagai perempuan paling berpengaruh pada 2016 versi Majalah Forbes.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411509/peng-liyuan-dari-penyanyi-tentara-hingga-ibu-negara-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411509/peng-liyuan-dari-penyanyi-tentara-hingga-ibu-negara-china"/><item><title>Peng Liyuan, dari Penyanyi, Tentara hingga Ibu Negara China</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411509/peng-liyuan-dari-penyanyi-tentara-hingga-ibu-negara-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/10/18/1411509/peng-liyuan-dari-penyanyi-tentara-hingga-ibu-negara-china</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2016 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/10/18/1411509/peng-liyuan-dari-penyanyi-tentara-hingga-ibu-negara-china-Q80AYsFrB5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/10/18/1411509/peng-liyuan-dari-penyanyi-tentara-hingga-ibu-negara-china-Q80AYsFrB5.jpg</image><title>Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan. (Foto: Reuters)</title></images><description>TIDAK ada yang pernah bisa menerka perjalanan hidup seseorang. Demikian halnya dengan Peng Liyuan, ibu negara China. Berawal dari seorang penyanyi seni tradisional Negeri Tirai Bambu, Peng kemudian melejit menjadi salah satu perempuan berpengaruh di dunia 2016 versi majalah Forbes.
Karier perempuan asal Provinsi Shandong ini bermula ketika masuk ke Tentara Pembebasan Rakyat pada usia 18 tahun sebagai seorang pejuang biasa. Namun karena bakat menyanyinya yang luar biasa, Peng didapuk untuk tampil di depan para prajurit garda terdepan saat konflik perbatasan China-Vietnam demi menaikkan moral mereka.

Kariernya mulai menanjak ketika menyanyikan lagu berjudul &amp;lsquo;On the Plains of Hope&amp;rsquo; pada 1982 dalam acara CCTV New Year Gala. Sejak saat itu, Peng hampir setiap tahun tampil serta menyanyikan lagu di gelaran tersebut.
Bakat dan kecantikannya membius hati Xi Jinping yang pada 1980 masih menjadi seorang akademisi biasa. Kedua insan tersebut bertemu setelah diperkenalkan oleh kawan masing-masing.
Kedua sejoli tersebut lalu menikah pada 1 September 1987 di Xiamen, Fujian, China. Pasangan Xi-Peng dikaruniai seorang putri yang lahir pada 1992 dan diberi nama Xi Mingze. Meski telah menjadi sepasang suami-istri, keduanya lebih banyak hidup terpisah. Pun begitu, pernikahan mereka hingga hari ini tetap harmonis.Bagaimana tidak, pada November 2012, Xi Jinping dinobatkan sebagai  Sekretaris Jenderal Partai Komunis China, sebuah prestasi yang cukup  menggembirakan. Karier sang suami semakin melejit setelah pada Maret  2013 diberi mandat sebagai Presiden China. Sejak itu, Peng mulai diberi  julukan Ibu Negara oleh media.
Tidak mau kalah dengan sang suami, Peng juga memiliki prestasi  sendiri. Selain menjabat sebagai Presiden Akademi Seni Tentara  Pembebasan Rakyat, perempuan berusia 53 tahun tersebut juga ditunjuk  sebagai Duta Besar WHO untuk melawan penyakit tuberkulosis (TBC) dan  HIV/AIDS sejak 2011. Kemudian, Peng kini menjadi utusan khusus UNESCO  untuk pendidikan bagi perempuan.

Ketika mengunjungi Istana Buckhingham, Inggris, bersama sang suami,  pada Oktober 2015, Peng berpidato dalam bahasa Inggris mengenai  pentingnya pendidikan bagi perempuan. Dalam kesempatan itu, ia  menyatakan bangga dapat bekerja sama dengan PBB. Peng juga mengatakan  dirinya telah melihat sendiri apa saja yang dapat ia lakukan untuk terus  mengampanyekan pendidikan untuk perempuan.
Xi Jinping sering dianggap memiliki citra atau image yang kuat. Peng  dianggap sebagai penyeimbang kuatnya citra Xi. Peng disebut-sebut  membantu mempromosikan citra kelembutan China di muka warga dunia. Tidak  heran, Peng dinobatkan sebagai perempuan berpengaruh nomor 58 dari 100  orang oleh majalah Forbes pada 6 Juni 2016.</description><content:encoded>TIDAK ada yang pernah bisa menerka perjalanan hidup seseorang. Demikian halnya dengan Peng Liyuan, ibu negara China. Berawal dari seorang penyanyi seni tradisional Negeri Tirai Bambu, Peng kemudian melejit menjadi salah satu perempuan berpengaruh di dunia 2016 versi majalah Forbes.
Karier perempuan asal Provinsi Shandong ini bermula ketika masuk ke Tentara Pembebasan Rakyat pada usia 18 tahun sebagai seorang pejuang biasa. Namun karena bakat menyanyinya yang luar biasa, Peng didapuk untuk tampil di depan para prajurit garda terdepan saat konflik perbatasan China-Vietnam demi menaikkan moral mereka.

Kariernya mulai menanjak ketika menyanyikan lagu berjudul &amp;lsquo;On the Plains of Hope&amp;rsquo; pada 1982 dalam acara CCTV New Year Gala. Sejak saat itu, Peng hampir setiap tahun tampil serta menyanyikan lagu di gelaran tersebut.
Bakat dan kecantikannya membius hati Xi Jinping yang pada 1980 masih menjadi seorang akademisi biasa. Kedua insan tersebut bertemu setelah diperkenalkan oleh kawan masing-masing.
Kedua sejoli tersebut lalu menikah pada 1 September 1987 di Xiamen, Fujian, China. Pasangan Xi-Peng dikaruniai seorang putri yang lahir pada 1992 dan diberi nama Xi Mingze. Meski telah menjadi sepasang suami-istri, keduanya lebih banyak hidup terpisah. Pun begitu, pernikahan mereka hingga hari ini tetap harmonis.Bagaimana tidak, pada November 2012, Xi Jinping dinobatkan sebagai  Sekretaris Jenderal Partai Komunis China, sebuah prestasi yang cukup  menggembirakan. Karier sang suami semakin melejit setelah pada Maret  2013 diberi mandat sebagai Presiden China. Sejak itu, Peng mulai diberi  julukan Ibu Negara oleh media.
Tidak mau kalah dengan sang suami, Peng juga memiliki prestasi  sendiri. Selain menjabat sebagai Presiden Akademi Seni Tentara  Pembebasan Rakyat, perempuan berusia 53 tahun tersebut juga ditunjuk  sebagai Duta Besar WHO untuk melawan penyakit tuberkulosis (TBC) dan  HIV/AIDS sejak 2011. Kemudian, Peng kini menjadi utusan khusus UNESCO  untuk pendidikan bagi perempuan.

Ketika mengunjungi Istana Buckhingham, Inggris, bersama sang suami,  pada Oktober 2015, Peng berpidato dalam bahasa Inggris mengenai  pentingnya pendidikan bagi perempuan. Dalam kesempatan itu, ia  menyatakan bangga dapat bekerja sama dengan PBB. Peng juga mengatakan  dirinya telah melihat sendiri apa saja yang dapat ia lakukan untuk terus  mengampanyekan pendidikan untuk perempuan.
Xi Jinping sering dianggap memiliki citra atau image yang kuat. Peng  dianggap sebagai penyeimbang kuatnya citra Xi. Peng disebut-sebut  membantu mempromosikan citra kelembutan China di muka warga dunia. Tidak  heran, Peng dinobatkan sebagai perempuan berpengaruh nomor 58 dari 100  orang oleh majalah Forbes pada 6 Juni 2016.</content:encoded></item></channel></rss>
