<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembantaian di Klub Gay Orlando, Terseram dalam Sejarah AS</title><description>Presiden Barack Obama menyebut penembakan klub malam gay di Orlando sebagai penembakan terseram dalam sejarah AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/13/18/1413417/pembantaian-di-klub-gay-orlando-terseram-dalam-sejarah-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/13/18/1413417/pembantaian-di-klub-gay-orlando-terseram-dalam-sejarah-as"/><item><title>Pembantaian di Klub Gay Orlando, Terseram dalam Sejarah AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/13/18/1413417/pembantaian-di-klub-gay-orlando-terseram-dalam-sejarah-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/13/18/1413417/pembantaian-di-klub-gay-orlando-terseram-dalam-sejarah-as</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2016 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/13/18/1413417/pembantaian-di-klub-gay-orlando-terseram-dalam-sejarah-as-DeM2hLLMcB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Omar Mateen pelaku penembakan di Klub Malam Pulse (Foto: ABC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/13/18/1413417/pembantaian-di-klub-gay-orlando-terseram-dalam-sejarah-as-DeM2hLLMcB.jpg</image><title>Foto Omar Mateen pelaku penembakan di Klub Malam Pulse (Foto: ABC)</title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengutuk penembakan massal di klub gay di Orlando yang merenggut 50 orang dan melukai 53 lainnya. Obama menyebutnya sebagai pembantaian paling mengerikan atau terseram dalam sejarah AS.
Banyaknya korban tewas dalam serangan di Orlando ini melampaui  jumlah korban tewas dalam pembantaian di Tech University Virginia tahun 2007 yang mencapai 32 orang.
Penembakan massal di klub gay Pulse, Orlando, oleh Omar Mateen, 27, warga AS keturunan Afghanistan terjadi pada Minggu pukul 02.00 pagi waktu AS atau semalam WIB.
&amp;ldquo;Serangan di Orlando adalah penembakan paling mematikan dalam sejarah Amerika,&amp;rdquo; kata Presiden  Obama.
&amp;rdquo;Tidak ada penilaian definitif tentang motivasi yang tepat dari si pembunuh,&amp;rdquo; lanjut Obama kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Senin (13/6/2016). &amp;ldquo;Yang jelas, dia adalah orang yang penuh dengan kebencian.&amp;rdquo;
&amp;rdquo;Serangan pada setiap warga Amerika, terlepas dari ras, etnis, agama  atau orientasi seksual, adalah serangan terhadap kita semua,&amp;rdquo; lanjut   Presiden Obama.
&amp;rdquo;(Serangan) tidak akan mengubah siapa kita,&amp;rdquo; katanya. &amp;rdquo;Kami tidak  akan memberikan ini menjadi rasa  takut atau berbalik melawan satu sama  lain. Sebaliknya, kita akan bersatu sebagai orang Amerika.&amp;rdquo;
Pihak Sherrif Orange County mengatakan, proses evakuasi korban  pembantaian dari klub Pulse terus berlangsung. Menurut pihak rumah  sakit, beberapa korban penembakan menjalani operasi dengan beberapa dari  mereka dalam kondisi kritis.
Pembantaian terjadi saat Wali Kota Orlando Buddy Dyer melakukan konferensi pers pada hari Minggu.
&amp;rdquo;Hari ini kita sedang berhadapan dengan sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan dan tak terbayangkan,&quot; kata Dyer.
&quot;Hal ini dengan sangat sedih, saya berbagi bahwa kita tidak memiliki  20 tapi 50 korban (tewas), selain penembak. Ada lagi 53 orang dirawat di  rumah sakit,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengutuk penembakan massal di klub gay di Orlando yang merenggut 50 orang dan melukai 53 lainnya. Obama menyebutnya sebagai pembantaian paling mengerikan atau terseram dalam sejarah AS.
Banyaknya korban tewas dalam serangan di Orlando ini melampaui  jumlah korban tewas dalam pembantaian di Tech University Virginia tahun 2007 yang mencapai 32 orang.
Penembakan massal di klub gay Pulse, Orlando, oleh Omar Mateen, 27, warga AS keturunan Afghanistan terjadi pada Minggu pukul 02.00 pagi waktu AS atau semalam WIB.
&amp;ldquo;Serangan di Orlando adalah penembakan paling mematikan dalam sejarah Amerika,&amp;rdquo; kata Presiden  Obama.
&amp;rdquo;Tidak ada penilaian definitif tentang motivasi yang tepat dari si pembunuh,&amp;rdquo; lanjut Obama kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Senin (13/6/2016). &amp;ldquo;Yang jelas, dia adalah orang yang penuh dengan kebencian.&amp;rdquo;
&amp;rdquo;Serangan pada setiap warga Amerika, terlepas dari ras, etnis, agama  atau orientasi seksual, adalah serangan terhadap kita semua,&amp;rdquo; lanjut   Presiden Obama.
&amp;rdquo;(Serangan) tidak akan mengubah siapa kita,&amp;rdquo; katanya. &amp;rdquo;Kami tidak  akan memberikan ini menjadi rasa  takut atau berbalik melawan satu sama  lain. Sebaliknya, kita akan bersatu sebagai orang Amerika.&amp;rdquo;
Pihak Sherrif Orange County mengatakan, proses evakuasi korban  pembantaian dari klub Pulse terus berlangsung. Menurut pihak rumah  sakit, beberapa korban penembakan menjalani operasi dengan beberapa dari  mereka dalam kondisi kritis.
Pembantaian terjadi saat Wali Kota Orlando Buddy Dyer melakukan konferensi pers pada hari Minggu.
&amp;rdquo;Hari ini kita sedang berhadapan dengan sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan dan tak terbayangkan,&quot; kata Dyer.
&quot;Hal ini dengan sangat sedih, saya berbagi bahwa kita tidak memiliki  20 tapi 50 korban (tewas), selain penembak. Ada lagi 53 orang dirawat di  rumah sakit,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
