<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Razia Warteg di Serang, Mendagri: Satpol PP Jangan Overacting</title><description>Satpol PP dalam menjalankan tugasnya harus simpatik dan tidak berlebihan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/13/337/1413471/razia-warteg-di-serang-mendagri-satpol-pp-jangan-overacting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/13/337/1413471/razia-warteg-di-serang-mendagri-satpol-pp-jangan-overacting"/><item><title>Razia Warteg di Serang, Mendagri: Satpol PP Jangan Overacting</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/13/337/1413471/razia-warteg-di-serang-mendagri-satpol-pp-jangan-overacting</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/13/337/1413471/razia-warteg-di-serang-mendagri-satpol-pp-jangan-overacting</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2016 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/13/337/1413471/razia-warteg-di-serang-mendagri-satpol-pp-jangan-overacting-SWooxmSYY8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/13/337/1413471/razia-warteg-di-serang-mendagri-satpol-pp-jangan-overacting-SWooxmSYY8.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, sudah menurunkan anak buahnya untuk berkomunikasi dengan pimpinan Satpol PP Kota Serang, atas kasus razia sebuah warung makan yang menimbulkan kekesalan masyarakat.
&quot;Direktur Satpol PP langsung berkomunikasi dengan kepalanya,&quot; kata Tjahjo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 13/6/2016).
Tjahjo menegaskan, Satpol PP dalam menjalankan tugasnya harus simpatik dan tidak berlebihan, apalagi sampai melampaui tugas dan wewenangnya.
&quot;Pol PP dalam melaksanakan tugas Pemda, tugas perintah wali kota atau bupati harus simpatik, jangan overacting, jangan melampaui tugas-tugas yang bukan menjadi kewenangan, misal kayak di Serang dan tidak harus disita makanannya. Diberikan penyuluhan kalau buka warung jangan terbuka dan sebagainya,&quot; sebutnya.
Tjahjo mengakui, kadang pihaknya belum mendapat kabar soal adanya peraturan daerah (Perda), termasuk soal larangan warung makan buka di bulan Ramadan,
&quot;Ini masalahnya Perda dibuat oleh kepala daerah tingkat satu, tingkat dua yang kadang-kadang kami Kemendagri baru tahu kalau ada masalah di Perda itu. Kalau ada masalah kirim tim kita undang klarifikasi Perda ini,&quot; kata dia.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, sudah menurunkan anak buahnya untuk berkomunikasi dengan pimpinan Satpol PP Kota Serang, atas kasus razia sebuah warung makan yang menimbulkan kekesalan masyarakat.
&quot;Direktur Satpol PP langsung berkomunikasi dengan kepalanya,&quot; kata Tjahjo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 13/6/2016).
Tjahjo menegaskan, Satpol PP dalam menjalankan tugasnya harus simpatik dan tidak berlebihan, apalagi sampai melampaui tugas dan wewenangnya.
&quot;Pol PP dalam melaksanakan tugas Pemda, tugas perintah wali kota atau bupati harus simpatik, jangan overacting, jangan melampaui tugas-tugas yang bukan menjadi kewenangan, misal kayak di Serang dan tidak harus disita makanannya. Diberikan penyuluhan kalau buka warung jangan terbuka dan sebagainya,&quot; sebutnya.
Tjahjo mengakui, kadang pihaknya belum mendapat kabar soal adanya peraturan daerah (Perda), termasuk soal larangan warung makan buka di bulan Ramadan,
&quot;Ini masalahnya Perda dibuat oleh kepala daerah tingkat satu, tingkat dua yang kadang-kadang kami Kemendagri baru tahu kalau ada masalah di Perda itu. Kalau ada masalah kirim tim kita undang klarifikasi Perda ini,&quot; kata dia.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
