<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wanita Emas: Sistem Ganjil-Genap di Jakarta Tak Efektif</title><description>Menurut Wanita Emas, Pemprov DKI Jakarta harusnya membuat manajemen trafic yang jelas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/20/338/1420186/wanita-emas-sistem-ganjil-genap-di-jakarta-tak-efektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/20/338/1420186/wanita-emas-sistem-ganjil-genap-di-jakarta-tak-efektif"/><item><title>Wanita Emas: Sistem Ganjil-Genap di Jakarta Tak Efektif</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/20/338/1420186/wanita-emas-sistem-ganjil-genap-di-jakarta-tak-efektif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/20/338/1420186/wanita-emas-sistem-ganjil-genap-di-jakarta-tak-efektif</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2016 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/20/338/1420186/wanita-emas-sistem-ganjil-genap-di-jakarta-tak-efektif-kikVR4Qo9g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bakal cagub DKI Jakarta, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas (Arie/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/20/338/1420186/wanita-emas-sistem-ganjil-genap-di-jakarta-tak-efektif-kikVR4Qo9g.jpg</image><title>Bakal cagub DKI Jakarta, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas (Arie/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas menilai, penerapan kebijakan transportasi ganjil-genap sebagai pengganti sistem 3 in 1 tak akan efektif mengurai kemacetan di jalanan Ibu Kota.
&quot;Ganjil-genap belum efektif diterapkan di Jakarta,&quot; kata Hasnaeni Moein Kantor Seknas Bappilu DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Tebet Barat IX Nomor 17, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2016).
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta seharusnya lebih mengatur kebijakan dari hulu ke hilir soal kepadatan kendaraan di Ibu Kota dan harus ada manajemen trafic yang jelas untuk mengurai kemacetan.
&quot;Harusnya, pemprov mengatur manajemen trafic harus dibereskan itu. Selain itu, masih bingungin polisinya karena berapa banyak mobil yang lewat di jalanan itu,&quot; lanjutnya.
Hasnaeni mengaku sudah memiliki solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, namun ia menolak memaparkannya. &quot;Ada 11 poin yang harus diselesaikan. Apa itu? Rahasia. Nanti saat saya jadi gubernur baru saya kasih tahu ya,&quot; ujar Wanita Emas.
Sebagaimana diketahui, setelah kebijakan 3 in 1 dihapuskan, Pemprov Jakarta akan menerapkan sistem electronic road pricing (ERP). Sambil menunggu ERP siap, pemprov menyiasatinya dulu dengan sistem ganjil-genap untuk mengatasi kemacetan Jakarta.
(Baca juga: Gantikan 3 in 1, Pemprov DKI Kaji Sistem Ganjil Genap)
Sistem ganjil-genap akan diterapkan di ruas jalan bekas penerapan 3 in 1 dan beberapa jalur lainnya. Uji cobanya akan dilakukan pada 20 Juni hingga 20 Agustus 2016.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas menilai, penerapan kebijakan transportasi ganjil-genap sebagai pengganti sistem 3 in 1 tak akan efektif mengurai kemacetan di jalanan Ibu Kota.
&quot;Ganjil-genap belum efektif diterapkan di Jakarta,&quot; kata Hasnaeni Moein Kantor Seknas Bappilu DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Tebet Barat IX Nomor 17, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2016).
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta seharusnya lebih mengatur kebijakan dari hulu ke hilir soal kepadatan kendaraan di Ibu Kota dan harus ada manajemen trafic yang jelas untuk mengurai kemacetan.
&quot;Harusnya, pemprov mengatur manajemen trafic harus dibereskan itu. Selain itu, masih bingungin polisinya karena berapa banyak mobil yang lewat di jalanan itu,&quot; lanjutnya.
Hasnaeni mengaku sudah memiliki solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, namun ia menolak memaparkannya. &quot;Ada 11 poin yang harus diselesaikan. Apa itu? Rahasia. Nanti saat saya jadi gubernur baru saya kasih tahu ya,&quot; ujar Wanita Emas.
Sebagaimana diketahui, setelah kebijakan 3 in 1 dihapuskan, Pemprov Jakarta akan menerapkan sistem electronic road pricing (ERP). Sambil menunggu ERP siap, pemprov menyiasatinya dulu dengan sistem ganjil-genap untuk mengatasi kemacetan Jakarta.
(Baca juga: Gantikan 3 in 1, Pemprov DKI Kaji Sistem Ganjil Genap)
Sistem ganjil-genap akan diterapkan di ruas jalan bekas penerapan 3 in 1 dan beberapa jalur lainnya. Uji cobanya akan dilakukan pada 20 Juni hingga 20 Agustus 2016.
</content:encoded></item></channel></rss>
