<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uji Coba Sistem Ganjil-Genap Ditunda hingga 27 Juli 2016</title><description>Penundaan dilakukan karena instansi terkait sedang menyiapkan berbagai sarana pendukung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/24/338/1424039/uji-coba-sistem-ganjil-genap-ditunda-hingga-27-juli-2016</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/24/338/1424039/uji-coba-sistem-ganjil-genap-ditunda-hingga-27-juli-2016"/><item><title>Uji Coba Sistem Ganjil-Genap Ditunda hingga 27 Juli 2016</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/24/338/1424039/uji-coba-sistem-ganjil-genap-ditunda-hingga-27-juli-2016</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/24/338/1424039/uji-coba-sistem-ganjil-genap-ditunda-hingga-27-juli-2016</guid><pubDate>Jum'at 24 Juni 2016 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Salsabila Qurrataa'yun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/24/338/1424039/uji-coba-sistem-ganjil-genap-ditunda-hingga-27-juli-2016-lMXLHOX8Gb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalur yang akan diberlakukan sistem ganjil-genap (Arif/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/24/338/1424039/uji-coba-sistem-ganjil-genap-ditunda-hingga-27-juli-2016-lMXLHOX8Gb.jpg</image><title>Jalur yang akan diberlakukan sistem ganjil-genap (Arif/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Setelah menghapus 3 in 1, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan sistem ganjil-genap untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Semula uji cobanya dijadwalkan pada 20 Juli 2016, namun ditunda pada 27 Juli hingga 26 Agustus.
&quot;Iya itu diundur. Nanti baru diterapkan pada 27 Juli,&quot; kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (24/6/2016).
Menurutnya, penundaan tersebut lantaran instansi terkait masih membereskan sarana dan prasana untuk memperlancar uji coba sistem ganjil-genap.
Selain itu, lanjut Budiyanto, sosialisasi pun hingga sekarang masih dilakukan agar masyarakat mengetahui adanya sistem baru tersebut.
(Baca juga: Ini Kawasan Jakarta yang Diberlakukan Sistem Ganjil-Genap)
&quot;Kenapa ditunda, ya karena supaya ada waktu yang cukup untuk sosialisasi. Kami juga masih menyiapkan sarana-prasarana pendukung. Kami lengkapi dulu semuanya,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNS8xNi8yMi83NDUwNi8zL3BsTzhtUjNqZHhV&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Setelah menghapus 3 in 1, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan sistem ganjil-genap untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Semula uji cobanya dijadwalkan pada 20 Juli 2016, namun ditunda pada 27 Juli hingga 26 Agustus.
&quot;Iya itu diundur. Nanti baru diterapkan pada 27 Juli,&quot; kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (24/6/2016).
Menurutnya, penundaan tersebut lantaran instansi terkait masih membereskan sarana dan prasana untuk memperlancar uji coba sistem ganjil-genap.
Selain itu, lanjut Budiyanto, sosialisasi pun hingga sekarang masih dilakukan agar masyarakat mengetahui adanya sistem baru tersebut.
(Baca juga: Ini Kawasan Jakarta yang Diberlakukan Sistem Ganjil-Genap)
&quot;Kenapa ditunda, ya karena supaya ada waktu yang cukup untuk sosialisasi. Kami juga masih menyiapkan sarana-prasarana pendukung. Kami lengkapi dulu semuanya,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNS8xNi8yMi83NDUwNi8zL3BsTzhtUjNqZHhV&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
