<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panglima TNI Pastikan Prajuritnya Usir Pesawat Malaysia</title><description>Namun, otoritas Malaysia tidak mengakui bahwa yang di-intercept TNI AU adalah pesawat militer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/27/337/1426753/panglima-tni-pastikan-prajuritnya-usir-pesawat-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/27/337/1426753/panglima-tni-pastikan-prajuritnya-usir-pesawat-malaysia"/><item><title>Panglima TNI Pastikan Prajuritnya Usir Pesawat Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/27/337/1426753/panglima-tni-pastikan-prajuritnya-usir-pesawat-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/27/337/1426753/panglima-tni-pastikan-prajuritnya-usir-pesawat-malaysia</guid><pubDate>Senin 27 Juni 2016 21:20 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/27/337/1426753/panglima-tni-pastikan-prajuritnya-usir-pesawat-malaysia-hINWSemYk2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/27/337/1426753/panglima-tni-pastikan-prajuritnya-usir-pesawat-malaysia-hINWSemYk2.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan prajurit matra udara telah mengusir pesawat asal negeri Jiran, Malaysia. Namun, otoritas Malaysia tidak mengakui bahwa yang di-intercept TNI AU adalah pesawat militer.

&quot;Di bawah kita bicara dengan laison officer (LO), LO bilang tidak ada pesawat tapi begitu kita cek itu jelas pesawat berbendera Malaysia karena militer tidak mengakui, terpaksa kita giring keluar,&quot; ujar Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/6/2016).

Mantan KSAD itu menambahkan, pesawat Malaysia tersebut awalnya terdeteksi radar. Selanjutnya, pesawat tempur F-16 milik TNI AU langsung take off dan menggiring pesawat Malaysia itu untuk keluar jalur udara Indonesia.

&quot;Iya, pesawat Malaysia itu, mereka terbang terindikasi kemudian dari radar terpantau, kemudian para pilot F16 take-off untuk memberikan tanda kemudian supaya membuka jalur internasional,&quot; imbuhnya.

Adapun pesawat yang diusir keluar ialah jenis Hercules C-130. Sementara pesawat prajurit matra udara sebelumnya juga telah berada di Lanud Ranai untuk kegiatan pengamanan presiden yang berkunjung di perairan Natuna beberapa waktu lalu.

&quot;Semacam Hercules, intercept dari Ranai waktu presiden kesana kan ada di sana (pesawat tempur TNI AU),&quot; tandasnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan prajurit matra udara telah mengusir pesawat asal negeri Jiran, Malaysia. Namun, otoritas Malaysia tidak mengakui bahwa yang di-intercept TNI AU adalah pesawat militer.

&quot;Di bawah kita bicara dengan laison officer (LO), LO bilang tidak ada pesawat tapi begitu kita cek itu jelas pesawat berbendera Malaysia karena militer tidak mengakui, terpaksa kita giring keluar,&quot; ujar Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/6/2016).

Mantan KSAD itu menambahkan, pesawat Malaysia tersebut awalnya terdeteksi radar. Selanjutnya, pesawat tempur F-16 milik TNI AU langsung take off dan menggiring pesawat Malaysia itu untuk keluar jalur udara Indonesia.

&quot;Iya, pesawat Malaysia itu, mereka terbang terindikasi kemudian dari radar terpantau, kemudian para pilot F16 take-off untuk memberikan tanda kemudian supaya membuka jalur internasional,&quot; imbuhnya.

Adapun pesawat yang diusir keluar ialah jenis Hercules C-130. Sementara pesawat prajurit matra udara sebelumnya juga telah berada di Lanud Ranai untuk kegiatan pengamanan presiden yang berkunjung di perairan Natuna beberapa waktu lalu.

&quot;Semacam Hercules, intercept dari Ranai waktu presiden kesana kan ada di sana (pesawat tempur TNI AU),&quot; tandasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
