<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jepang: Aktivitas Militer di Laut China Timur Meningkat</title><description>Jepang menilai aktivitas militer Negeri Tirai Bambu di Laut China Timur meningkat&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/30/18/1429476/jepang-aktivitas-militer-di-laut-china-timur-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/06/30/18/1429476/jepang-aktivitas-militer-di-laut-china-timur-meningkat"/><item><title>Jepang: Aktivitas Militer di Laut China Timur Meningkat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/06/30/18/1429476/jepang-aktivitas-militer-di-laut-china-timur-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/06/30/18/1429476/jepang-aktivitas-militer-di-laut-china-timur-meningkat</guid><pubDate>Kamis 30 Juni 2016 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/30/18/1429476/jepang-aktivitas-militer-di-laut-china-timur-meningkat-mNcJpKCJxs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komandan Pasukan Pertahanan Diri Jepang Katsutoshi Kawano (Foto: Thomas Peter/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/30/18/1429476/jepang-aktivitas-militer-di-laut-china-timur-meningkat-mNcJpKCJxs.jpg</image><title>Komandan Pasukan Pertahanan Diri Jepang Katsutoshi Kawano (Foto: Thomas Peter/Reuters)</title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Komandan Pasukan Pertahanan Diri Jepang, Laksamana Katsutoshi Kawano menyebut aktivitas militer China meningkat akhir-akhir ini di Laut China Timur. Bahkan, jet tempur Negeri Sakura harus sering bermanuver untuk menangkal jet tempur milik  China di kawasan tersebut.
Jet tempur Angkatan Udara (AU) Jepang berpapasan 200 kali dalam tiga bulan terakhir hingga Kamis 30 Juni 2016. Angka tersebut meningkat bila dibandingkan dengan tiga bulan pertama 2016 dengan jumlah 114 kali. Kawano menyebut, angka pasti insiden tersebut akan dipublikasikan pekan depan.
(Baca juga: Jet Jepang Papasan 198 Kali dengan Jet China)
&amp;ldquo;Tampaknya aktivitas China meningkat di laut dan udara,&amp;rdquo; ujar Kawano dalam konferensi pers, sebagaimana dimuat Reuters, Kamis (30/6/2016).
Jepang terlibat sengketa wilayah dengan China atas kepemilikan gugusan pulau tak berpenghuni di Laut China Timur, 220 km timur laut Taiwan. Bagi Jepang, gugusan pulau itu diberi nama Kepulauan Senkaku, sedangkan bagi China, gugusan pulau tersebut bernama Kepulauan Diaoyu.
(Baca juga: Monitor Laut China Timur, Jepang Pasang Stasiun Radar)
Negeri Matahari Terbit khawatir, meningkatnya aktivitas China di Laut China Timur akibat janji Jepang untuk membantu sejumlah negara di ASEAN seperti Filipina dan Vietnam. Kedua negara tersebut diketahui terlibat sengketa wilayah dengan China di Laut China Selatan (LCS).
(Baca juga: Tangkal Hegemoni China di LCS, Jepang Kirim Kapal Induk)
Kawano mengaku, Jepang sangat mewaspadai respons China terhadap Pengadilan Internasional atas gugatan Filipina terhadap klaim Negeri Tirai Bambu di LCS. Pengadilan tersebut rencananya akan dilangsungkan pada Selasa 12 Juli 2016, tiga tahun setelah Manila mengajukan gugatan pada 2013.
(Baca juga: Pengadilan Internasional soal Sengketa LCS Dilangsungkan 12 Juli)
</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Komandan Pasukan Pertahanan Diri Jepang, Laksamana Katsutoshi Kawano menyebut aktivitas militer China meningkat akhir-akhir ini di Laut China Timur. Bahkan, jet tempur Negeri Sakura harus sering bermanuver untuk menangkal jet tempur milik  China di kawasan tersebut.
Jet tempur Angkatan Udara (AU) Jepang berpapasan 200 kali dalam tiga bulan terakhir hingga Kamis 30 Juni 2016. Angka tersebut meningkat bila dibandingkan dengan tiga bulan pertama 2016 dengan jumlah 114 kali. Kawano menyebut, angka pasti insiden tersebut akan dipublikasikan pekan depan.
(Baca juga: Jet Jepang Papasan 198 Kali dengan Jet China)
&amp;ldquo;Tampaknya aktivitas China meningkat di laut dan udara,&amp;rdquo; ujar Kawano dalam konferensi pers, sebagaimana dimuat Reuters, Kamis (30/6/2016).
Jepang terlibat sengketa wilayah dengan China atas kepemilikan gugusan pulau tak berpenghuni di Laut China Timur, 220 km timur laut Taiwan. Bagi Jepang, gugusan pulau itu diberi nama Kepulauan Senkaku, sedangkan bagi China, gugusan pulau tersebut bernama Kepulauan Diaoyu.
(Baca juga: Monitor Laut China Timur, Jepang Pasang Stasiun Radar)
Negeri Matahari Terbit khawatir, meningkatnya aktivitas China di Laut China Timur akibat janji Jepang untuk membantu sejumlah negara di ASEAN seperti Filipina dan Vietnam. Kedua negara tersebut diketahui terlibat sengketa wilayah dengan China di Laut China Selatan (LCS).
(Baca juga: Tangkal Hegemoni China di LCS, Jepang Kirim Kapal Induk)
Kawano mengaku, Jepang sangat mewaspadai respons China terhadap Pengadilan Internasional atas gugatan Filipina terhadap klaim Negeri Tirai Bambu di LCS. Pengadilan tersebut rencananya akan dilangsungkan pada Selasa 12 Juli 2016, tiga tahun setelah Manila mengajukan gugatan pada 2013.
(Baca juga: Pengadilan Internasional soal Sengketa LCS Dilangsungkan 12 Juli)
</content:encoded></item></channel></rss>
