<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Hobbit Pernah Mendiami Pulau di Indonesia</title><description>Ternyata Hobbit pernah eksis dan hidup di Indonesia, tepatnya di Flores, NTT 50 ribu tahun lampau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/01/18/1430050/ternyata-hobbit-pernah-mendiami-pulau-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/01/18/1430050/ternyata-hobbit-pernah-mendiami-pulau-di-indonesia"/><item><title>Ternyata Hobbit Pernah Mendiami Pulau di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/01/18/1430050/ternyata-hobbit-pernah-mendiami-pulau-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/01/18/1430050/ternyata-hobbit-pernah-mendiami-pulau-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 01 Juli 2016 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/01/18/1430050/ternyata-hobbit-pernah-mendiami-pulau-di-indonesia-X1b5dZe79C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Temuan situs dan habitat Hobbit di Flores (Foto: ABC Net)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/01/18/1430050/ternyata-hobbit-pernah-mendiami-pulau-di-indonesia-X1b5dZe79C.jpg</image><title>Temuan situs dan habitat Hobbit di Flores (Foto: ABC Net)</title></images><description>WOLLONGONG &amp;ndash; Segala kisah fiktif tentang Hobbit, digambarkan penulis buku &amp;ldquo;Lord of the Rings&amp;rdquo; karya JRR Tolkien, serta film trilogi dengan judul yang sama. Tapi ternyata Hobbit disebutkan pernah hidup di suatu pulau di Indonesia.
Hobbit yang juga dideskripsikan dalam film trilogi lanjutan Lord of the Rings yang bertajuk &amp;ldquo;The Hobbit&amp;rdquo;, faktanya pernah mendiami Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sedianya, fosil Hobbit yang punya nama ilmiah Homo Florensiesis, sudah pernah ditemukan di Gua Liang Bua sejak 2003.
Namun fakta bahwa ras manusia purba setinggi 3,5 kaki itu pernah hidup pada puluhan ribu tahun lalu sebelum punah, baru terungkap belum lama ini.Pengungkapan itu menyusul ditemukannya beberapa alat-alat untuk  bertahan hidup yang dibuat dari batu, serta situs bekas api unggun di  gua yang sama dari era purba 50 ribu tahun lalu.
Para peneliti mengasumsikan bahwa punahnya Hobbit di Flores tak  lepas dari &amp;ldquo;hukum rimba&amp;rdquo; dengan manusia modern, setelah disebutkan  sempat hidup berdampingan selama 11 ribu tahun.
Hobbit atau Homo Floriensis itu sendiri disebutkan merupakan hasil evolusi dari manusia purba Homo Erectus. Hobbit dinyatakan mendiami Pulau Flores 50 ribu tahun lalu ketika benua Asia baru mulai terbentuk.
Salah satu faktor punahnya Hobbit di Flores, dikatakan peneliti  Universitas Wollongong, Australia; Dr. Mike Morley, lantaran tak bisa  menguasai kemampuan menciptakan api.
&amp;ldquo;Kita sekarang tahu bahwa manusia modern tiba di Asia Tenggara  dan Australia setidaknya 50 ribu tahun lalu dan mungkin lebih awal dari  prediksi waktu tersebut,&amp;rdquo; ujar Dr. Morley, dinukil Daily Star, Jumat  (1/7/2016).

&amp;ldquo;Bukti baru ini, di mana dari beberapa bukti awal aktivitas  manusia modern di Asia Tenggara, mempersempit gap antara dua spesies  manusia (Hobbit dan manusia purba) di situs tersebut,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>WOLLONGONG &amp;ndash; Segala kisah fiktif tentang Hobbit, digambarkan penulis buku &amp;ldquo;Lord of the Rings&amp;rdquo; karya JRR Tolkien, serta film trilogi dengan judul yang sama. Tapi ternyata Hobbit disebutkan pernah hidup di suatu pulau di Indonesia.
Hobbit yang juga dideskripsikan dalam film trilogi lanjutan Lord of the Rings yang bertajuk &amp;ldquo;The Hobbit&amp;rdquo;, faktanya pernah mendiami Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sedianya, fosil Hobbit yang punya nama ilmiah Homo Florensiesis, sudah pernah ditemukan di Gua Liang Bua sejak 2003.
Namun fakta bahwa ras manusia purba setinggi 3,5 kaki itu pernah hidup pada puluhan ribu tahun lalu sebelum punah, baru terungkap belum lama ini.Pengungkapan itu menyusul ditemukannya beberapa alat-alat untuk  bertahan hidup yang dibuat dari batu, serta situs bekas api unggun di  gua yang sama dari era purba 50 ribu tahun lalu.
Para peneliti mengasumsikan bahwa punahnya Hobbit di Flores tak  lepas dari &amp;ldquo;hukum rimba&amp;rdquo; dengan manusia modern, setelah disebutkan  sempat hidup berdampingan selama 11 ribu tahun.
Hobbit atau Homo Floriensis itu sendiri disebutkan merupakan hasil evolusi dari manusia purba Homo Erectus. Hobbit dinyatakan mendiami Pulau Flores 50 ribu tahun lalu ketika benua Asia baru mulai terbentuk.
Salah satu faktor punahnya Hobbit di Flores, dikatakan peneliti  Universitas Wollongong, Australia; Dr. Mike Morley, lantaran tak bisa  menguasai kemampuan menciptakan api.
&amp;ldquo;Kita sekarang tahu bahwa manusia modern tiba di Asia Tenggara  dan Australia setidaknya 50 ribu tahun lalu dan mungkin lebih awal dari  prediksi waktu tersebut,&amp;rdquo; ujar Dr. Morley, dinukil Daily Star, Jumat  (1/7/2016).

&amp;ldquo;Bukti baru ini, di mana dari beberapa bukti awal aktivitas  manusia modern di Asia Tenggara, mempersempit gap antara dua spesies  manusia (Hobbit dan manusia purba) di situs tersebut,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
