<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Drama Penyanderaan Kafe Bangladesh, Polisi Mulai Usahakan Pembebasan</title><description>Polisi mulai usahakan pembebasan sandera di sebuah kafe di Bangladesh&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/02/18/1431196/drama-penyanderaan-kafe-bangladesh-polisi-mulai-usahakan-pembebasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/02/18/1431196/drama-penyanderaan-kafe-bangladesh-polisi-mulai-usahakan-pembebasan"/><item><title>Drama Penyanderaan Kafe Bangladesh, Polisi Mulai Usahakan Pembebasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/02/18/1431196/drama-penyanderaan-kafe-bangladesh-polisi-mulai-usahakan-pembebasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/02/18/1431196/drama-penyanderaan-kafe-bangladesh-polisi-mulai-usahakan-pembebasan</guid><pubDate>Sabtu 02 Juli 2016 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/02/18/1431196/drama-penyanderaan-kafe-bangladesh-polisi-mulai-usahakan-pembebasan-NAHb9oOgl3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim Tanggap Darurat Kepolisian Bangladesh menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery (Foto: Mohammad Ponir Hossain/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/02/18/1431196/drama-penyanderaan-kafe-bangladesh-polisi-mulai-usahakan-pembebasan-NAHb9oOgl3.jpg</image><title>Tim Tanggap Darurat Kepolisian Bangladesh menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery (Foto: Mohammad Ponir Hossain/Reuters)</title></images><description>DHAKA &amp;ndash; Terjadi drama penyanderaan di sebuah kafe di Dhaka, Bangladesh, pada Jumat 1 Juli 2016 malam waktu setempat. Kelompok bersenjata menyandera sedikitnya 20 orang dengan beberapa di antaranya adalah warga negara asing.
Sejumlah laporan menyebutkan beberapa dari mereka yang ditahan adalah warga Italia. Sementara, Tokyo menyebut sejumlah tahanan adalah warga Jepang. Kelompok militan ISIS menyatakan diri bertanggung jawab atas penyanderaan tersebut yang sebelumnya menewaskan dua polisi.
(Baca juga: Dua Polisi Tewas, ISIS Klaim Serangan di Kafe Bangladesh)
Ratusan polisi dikerahkan untuk mengepung kafe tersebut. Saksi mata mengatakan terjadi baku tembak di lokasi penyanderaan pada Sabtu 2 Juli dini hari waktu setempat. Selain dua polisi yang tewas, 30 polisi lainnya mengalami luka-luka.
&amp;ldquo;Operasi pembebasan sandera telah dimulai. Perintah dikeluarkan untuk menyerbu kafe tersebut,&amp;rdquo; terang seorang petugas kepolisian, sebagaimana dikutip dari BBC, Sabtu (2/7/2016). Delapan hingga sembilan pria bersenjata menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery pada Jumat 1 Juli 2016 sekira pukul 21.20 waktu setempat.
Duta Besar Italia untuk Bangladesh, Mario Palma, mengatakan tujuh warganya diyakini berada di dalam kafe tersebut. Sementara juru bicara Pemerintah Jepang menuturkan Tokyo sedang menyelidiki laporan adanya sejumlah warga mereka di kafe tersebut.
Drama penyanderaan di kafe itu berlangsung hanya beberapa jam setelah seorang pendeta Hindu dibunuh di Kuil di Jhenaidah, 300 kilometer barat daya Ibu Kota Dhaka. Korban bernama Shaymanonda Das tengah menyiapkan bunga untuk sembahyang pagi ketika dibunuh oleh terduga kelompok garis keras.
(Baca juga: Pendeta Hindu Bangladesh Tewas Dibunuh Pemuda Diduga ISIS)
</description><content:encoded>DHAKA &amp;ndash; Terjadi drama penyanderaan di sebuah kafe di Dhaka, Bangladesh, pada Jumat 1 Juli 2016 malam waktu setempat. Kelompok bersenjata menyandera sedikitnya 20 orang dengan beberapa di antaranya adalah warga negara asing.
Sejumlah laporan menyebutkan beberapa dari mereka yang ditahan adalah warga Italia. Sementara, Tokyo menyebut sejumlah tahanan adalah warga Jepang. Kelompok militan ISIS menyatakan diri bertanggung jawab atas penyanderaan tersebut yang sebelumnya menewaskan dua polisi.
(Baca juga: Dua Polisi Tewas, ISIS Klaim Serangan di Kafe Bangladesh)
Ratusan polisi dikerahkan untuk mengepung kafe tersebut. Saksi mata mengatakan terjadi baku tembak di lokasi penyanderaan pada Sabtu 2 Juli dini hari waktu setempat. Selain dua polisi yang tewas, 30 polisi lainnya mengalami luka-luka.
&amp;ldquo;Operasi pembebasan sandera telah dimulai. Perintah dikeluarkan untuk menyerbu kafe tersebut,&amp;rdquo; terang seorang petugas kepolisian, sebagaimana dikutip dari BBC, Sabtu (2/7/2016). Delapan hingga sembilan pria bersenjata menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery pada Jumat 1 Juli 2016 sekira pukul 21.20 waktu setempat.
Duta Besar Italia untuk Bangladesh, Mario Palma, mengatakan tujuh warganya diyakini berada di dalam kafe tersebut. Sementara juru bicara Pemerintah Jepang menuturkan Tokyo sedang menyelidiki laporan adanya sejumlah warga mereka di kafe tersebut.
Drama penyanderaan di kafe itu berlangsung hanya beberapa jam setelah seorang pendeta Hindu dibunuh di Kuil di Jhenaidah, 300 kilometer barat daya Ibu Kota Dhaka. Korban bernama Shaymanonda Das tengah menyiapkan bunga untuk sembahyang pagi ketika dibunuh oleh terduga kelompok garis keras.
(Baca juga: Pendeta Hindu Bangladesh Tewas Dibunuh Pemuda Diduga ISIS)
</content:encoded></item></channel></rss>
