<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Bom Bunuh Diri Serang Arab Saudi</title><description>Di penghujung bulan suci Ramadan, Arab Saudi, mendapatkan serangan teror bom bunuh diri. Serangan</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432709/tiga-bom-bunuh-diri-serang-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432709/tiga-bom-bunuh-diri-serang-arab-saudi"/><item><title>Tiga Bom Bunuh Diri Serang Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432709/tiga-bom-bunuh-diri-serang-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432709/tiga-bom-bunuh-diri-serang-arab-saudi</guid><pubDate>Selasa 05 Juli 2016 04:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/05/18/1432709/tiga-bom-bunuh-diri-serang-arab-saudi-XzfD9jdHH9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengamanan setelah ledakan di Konjen AS, Jeddah (foto: New York Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/05/18/1432709/tiga-bom-bunuh-diri-serang-arab-saudi-XzfD9jdHH9.jpg</image><title>Pengamanan setelah ledakan di Konjen AS, Jeddah (foto: New York Times)</title></images><description>ARAB SAUDI &amp;ndash; Di penghujung bulan suci Ramadan, Arab Saudi, negara tempat terdapatnya dua kota suci, Makkah dan Madinah, mendapatkan serangan teror bom bunuh diri. Serangan bunuh diri, terjadi sebanyak tiga kali dalam sehari.
Ledakan pertama terjadi pukul 02.15 waktu setempat. Ledakan bom bunuh diri, terjadi sekira 20 meter dari pintu Konsulat Amerika Serikat, di Jeddah, Amerika Serikat. Peristiwa bermula, saat pihak keamanan mencurigai seorang pria yang berada di dekat lapangan parkir Rumah Sakit Dr Sulaeman Faqeeh, di seberang Konjen AS. Saat mereka mencoba mendekati, pelaku meledakkan diri di lapangan parkir tersebut.
Dalam peristiwa ini, bom bunuh diri menewaskan pelaku dan melukai dua petugas keamanan yang berada tidak jauh dari lokasi. Setelah ledakan tersebut, pihak keamanan melakukan ledakan terkontrol untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak di lokasi kejadian tersebut. Tampak, helikopter berputar-putar di atas Konjen AS, tak lama setelah kejadian.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat setelah mendapatkan informasi ledakan tersebut langsung berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Ledakan bom bunuh diri ini tersebut merupakan bom bunuh diri pertama kali, setelah peristiwa serangan bom tahun 2004 lalu. Saat itu, ledakan menewaskan 9 orang.
Beberapa jam kemudian, ledakan bom bunuh diri juga terjadi dekat sebuah Masjid di Kota Qatif, bagian Timur Arab Saudi. Kota Qatif diketahui sebagai kota yang dihuni mayoritas penganut Syiah.
Sejumlah saksi mata mengaku melihat potongan-potongan tubuh berserakan pascaledakan. Seorang warga yang dihubungi melalui telepon mengatakan, ia menduga tidak ada korban warga sipil, kecuali pelaku.
Selanjutnya, menjelang salat Magrib, sebuah ledakan juga terjadi di dekat Masjid Nabawi. Ledakan terjadi di lapangan parkir tak jauh dari pos keamanan Masjid Nabawi dan makam Nabi Muhammad SAW. Bom bunuh diri di dalam mobil tersebut, melukai sekira empat orang petugas keamanan yang berada tak jauh dari lokasi tersebut.
Hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam ketiga ledakan bom bunuh diri tersebut.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengabarkan, tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam tiga kejadian ledakan bom bunuh diri tersebut.
</description><content:encoded>ARAB SAUDI &amp;ndash; Di penghujung bulan suci Ramadan, Arab Saudi, negara tempat terdapatnya dua kota suci, Makkah dan Madinah, mendapatkan serangan teror bom bunuh diri. Serangan bunuh diri, terjadi sebanyak tiga kali dalam sehari.
Ledakan pertama terjadi pukul 02.15 waktu setempat. Ledakan bom bunuh diri, terjadi sekira 20 meter dari pintu Konsulat Amerika Serikat, di Jeddah, Amerika Serikat. Peristiwa bermula, saat pihak keamanan mencurigai seorang pria yang berada di dekat lapangan parkir Rumah Sakit Dr Sulaeman Faqeeh, di seberang Konjen AS. Saat mereka mencoba mendekati, pelaku meledakkan diri di lapangan parkir tersebut.
Dalam peristiwa ini, bom bunuh diri menewaskan pelaku dan melukai dua petugas keamanan yang berada tidak jauh dari lokasi. Setelah ledakan tersebut, pihak keamanan melakukan ledakan terkontrol untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak di lokasi kejadian tersebut. Tampak, helikopter berputar-putar di atas Konjen AS, tak lama setelah kejadian.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat setelah mendapatkan informasi ledakan tersebut langsung berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Ledakan bom bunuh diri ini tersebut merupakan bom bunuh diri pertama kali, setelah peristiwa serangan bom tahun 2004 lalu. Saat itu, ledakan menewaskan 9 orang.
Beberapa jam kemudian, ledakan bom bunuh diri juga terjadi dekat sebuah Masjid di Kota Qatif, bagian Timur Arab Saudi. Kota Qatif diketahui sebagai kota yang dihuni mayoritas penganut Syiah.
Sejumlah saksi mata mengaku melihat potongan-potongan tubuh berserakan pascaledakan. Seorang warga yang dihubungi melalui telepon mengatakan, ia menduga tidak ada korban warga sipil, kecuali pelaku.
Selanjutnya, menjelang salat Magrib, sebuah ledakan juga terjadi di dekat Masjid Nabawi. Ledakan terjadi di lapangan parkir tak jauh dari pos keamanan Masjid Nabawi dan makam Nabi Muhammad SAW. Bom bunuh diri di dalam mobil tersebut, melukai sekira empat orang petugas keamanan yang berada tak jauh dari lokasi tersebut.
Hingga saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam ketiga ledakan bom bunuh diri tersebut.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengabarkan, tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam tiga kejadian ledakan bom bunuh diri tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
