<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bom Madinah Bukti Teroris Tak Punya Agama</title><description>#TagarPrayForMadinah dan #TerrorismHasNoReligion meramaikan medsos pasca-bom Madinah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432781/bom-madinah-bukti-teroris-tak-punya-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432781/bom-madinah-bukti-teroris-tak-punya-agama"/><item><title>Bom Madinah Bukti Teroris Tak Punya Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432781/bom-madinah-bukti-teroris-tak-punya-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/05/18/1432781/bom-madinah-bukti-teroris-tak-punya-agama</guid><pubDate>Selasa 05 Juli 2016 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/05/18/1432781/bom-madinah-bukti-teroris-tak-punya-agama-a0q2DGPHvh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tragedi Bom Madinah di Arab Saudi (Foto: Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/05/18/1432781/bom-madinah-bukti-teroris-tak-punya-agama-a0q2DGPHvh.jpg</image><title>Tragedi Bom Madinah di Arab Saudi (Foto: Twitter)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Banyak pihak menghaturkan belasungkawa dan simpati di media sosial pascabom Madinah, Senin 4 Juli 2016 waktu setempat yang menewaskan lima orang &amp;ndash; termasuk sang pelaku bunuh diri. (Baca: Dugaan Dalang Bom Madinah Mengarah pada ISIS).
Tanda pagar (tagar) #PrayForMadinah atau 'Doa untuk Medinah' menjadi salah satu topik populer di Twitter dunia, termasuk di Indonesia, Singapura, dan Inggris. Hingga kini tagar itu telah disinggung lebih dari 435 ribu kali.
&quot;Bom di area Masjid Nabawi Madinah kembali menegaskan bahwa terorisme tak punya agama. Saudaraku, mari bersatu lawan teroris,&quot; kata politisi Zulkifli Hasan dalam akun Twitter-nya.
&quot;Bom di dekat Masjid Nabawi dan di masjid komunitas (Qatif) Syiah di Saudi. Sebelum itu di Baghdad, Bangladesh, Istanbul... Suram maksimal,&quot; kata cendikiawan Islam, Akhmad Sahal.Sahal merujuk pada rentetan kejadian serangan bom yang terjadi  beberapa pekan terakhir. Di Irak, jumlah korban tewas akibat serangan  bom bunuh diri hari Minggu lalu di ibu kota Baghdad mencapai 165 orang.
Di Bangladesh, setidaknya 20 sandera tewas dibunuh kelompok  bersenjata dalam drama penyanderaan di sebuah kafe di Ibu Kota Dhaka.
Di Turki, serangan senjata api dan bom terjadi di bandar udara  internasional Atat&amp;uuml;rk di Istanbul, Selasa (28/06) malam, menewaskan  setidaknya 28 orang.
Sebagian orang di Twitter juga menggunakan tagar #TerrorismHasNoReligion atau 'Terorisme tidak punya agama'. &quot;Mereka  mengebom tempat paling suci di bulan yang suci! Ini sangat sedih,&quot; kicau  netizen lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Banyak pihak menghaturkan belasungkawa dan simpati di media sosial pascabom Madinah, Senin 4 Juli 2016 waktu setempat yang menewaskan lima orang &amp;ndash; termasuk sang pelaku bunuh diri. (Baca: Dugaan Dalang Bom Madinah Mengarah pada ISIS).
Tanda pagar (tagar) #PrayForMadinah atau 'Doa untuk Medinah' menjadi salah satu topik populer di Twitter dunia, termasuk di Indonesia, Singapura, dan Inggris. Hingga kini tagar itu telah disinggung lebih dari 435 ribu kali.
&quot;Bom di area Masjid Nabawi Madinah kembali menegaskan bahwa terorisme tak punya agama. Saudaraku, mari bersatu lawan teroris,&quot; kata politisi Zulkifli Hasan dalam akun Twitter-nya.
&quot;Bom di dekat Masjid Nabawi dan di masjid komunitas (Qatif) Syiah di Saudi. Sebelum itu di Baghdad, Bangladesh, Istanbul... Suram maksimal,&quot; kata cendikiawan Islam, Akhmad Sahal.Sahal merujuk pada rentetan kejadian serangan bom yang terjadi  beberapa pekan terakhir. Di Irak, jumlah korban tewas akibat serangan  bom bunuh diri hari Minggu lalu di ibu kota Baghdad mencapai 165 orang.
Di Bangladesh, setidaknya 20 sandera tewas dibunuh kelompok  bersenjata dalam drama penyanderaan di sebuah kafe di Ibu Kota Dhaka.
Di Turki, serangan senjata api dan bom terjadi di bandar udara  internasional Atat&amp;uuml;rk di Istanbul, Selasa (28/06) malam, menewaskan  setidaknya 28 orang.
Sebagian orang di Twitter juga menggunakan tagar #TerrorismHasNoReligion atau 'Terorisme tidak punya agama'. &quot;Mereka  mengebom tempat paling suci di bulan yang suci! Ini sangat sedih,&quot; kicau  netizen lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
