<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trans Jawa Bagian Jabar Selesai, Pemprov Lirik Jalur Alternatif &amp; Wisata</title><description>Tujuannya untuk menunjang arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah saat arus mudik dan musim liburan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/11/525/1435797/trans-jawa-bagian-jabar-selesai-pemprov-lirik-jalur-alternatif-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/11/525/1435797/trans-jawa-bagian-jabar-selesai-pemprov-lirik-jalur-alternatif-wisata"/><item><title>Trans Jawa Bagian Jabar Selesai, Pemprov Lirik Jalur Alternatif &amp; Wisata</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/11/525/1435797/trans-jawa-bagian-jabar-selesai-pemprov-lirik-jalur-alternatif-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/11/525/1435797/trans-jawa-bagian-jabar-selesai-pemprov-lirik-jalur-alternatif-wisata</guid><pubDate>Senin 11 Juli 2016 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/11/525/1435797/trans-jawa-bagian-jabar-selesai-pemprov-lirik-jalur-alternatif-wisata-6IncgeZXI9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/11/525/1435797/trans-jawa-bagian-jabar-selesai-pemprov-lirik-jalur-alternatif-wisata-6IncgeZXI9.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Okezone)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melirik pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah daerah, terutama untuk digunakan saat arus mudik dan wisata. Tujuannya untuk menunjang arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah saat arus mudik dan musim liburan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi hadirnya Tol Trans Jawa yang nantinya akan menghubungkan jalur hingga Jawa Timur. Apalagi jalur di Jawa Barat sudah selesai.

&quot;Jabar mungkin sudah menyambung sampai dengan Kanci, jadi Tol Trans Jawa di bagian Jabar sudah selesai. Tinggal Jabar punya kewajiban untuk memperbaiki alternatif-alternatif di luar tol di bagian utara. Itu saja yang harus kita perbaiki ke depan,&quot; kata Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (11/7/2016).

Salah satu yang akan digenjot adalah pembangunan infrastruktur jalan bagian selatan Jawa Barat. Sebab, sejauh ini tidak ada jalur yang menghubungkan langsung antara Jawa Barat bagian utara dan tengah ke selatan.

Ia mencontohkan, jalur kendaraan yang menuju kawasan Pangandaran. Tidak ada jalur yang bisa menghubungkan langsung dari kawasan utara dan tengah menuju selatan. Yang ada, justru kendaraan harus melalui jalur utara hingga tengah. Setelah itu, kendaraan baru melalui jalur lain untuk menuju ke jalur selatan.

Jalur selatan itu yang kini jadi perhatian utama Pemprov Jawa Barat. Perbaikan dan pembangunan jalur di kawasan selatan Jawa Barat terus digenjot.

&quot;Selatan kan dari sisi jalur sudah bagus kualitas jalannya, tinggal pelebaran. Mungkin ke depan mudah-mudahan kawasan-kawasan selatan sudah mulai kita perlebar lebih banyak lagi,&quot; ungkap Aher.

Jalur wisata seperti jalan menuju kawasan wisata Ciwidey dan Rancabali di Kabupaten Bandung juga jadi perhatian. Sebab, jalur tersebut terbilang sempit dan selalu terjadi kemacetan setiap musim liburan.

Untuk perbaikan jalur wisata, Aher tidak merasakan sisi dilematis meski jalur tersebut hanya ramai pada saat-saat tertentu, terutama saat musim liburan. Sebaliknya, saat hari biasa, jalur wisata relatif lengang.

&quot;Namanya perbaikan jalan tidak harus (dilematis) itu karena investasi jangka panjang, investasi perkembangan ekonomi jangka panjang. Kan kalau pemerintah memberikan pelayanan tidak pernah hitung-hitung kapan kembalinya uangnya karena bukan bisnis, tapi pelayanan,&quot; jelasnya.

Jika jalur wisata diperlebar dan diperbaiki, hal itu justru sebuah keuntungan. Sebab wisatawan akan semakin nyaman menuju tempat wisata. Sehingga jumlah wisatawan akan meningkat dari waktu ke waktu, tidak hanya saat musim liburan.
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melirik pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah daerah, terutama untuk digunakan saat arus mudik dan wisata. Tujuannya untuk menunjang arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah saat arus mudik dan musim liburan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi hadirnya Tol Trans Jawa yang nantinya akan menghubungkan jalur hingga Jawa Timur. Apalagi jalur di Jawa Barat sudah selesai.

&quot;Jabar mungkin sudah menyambung sampai dengan Kanci, jadi Tol Trans Jawa di bagian Jabar sudah selesai. Tinggal Jabar punya kewajiban untuk memperbaiki alternatif-alternatif di luar tol di bagian utara. Itu saja yang harus kita perbaiki ke depan,&quot; kata Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (11/7/2016).

Salah satu yang akan digenjot adalah pembangunan infrastruktur jalan bagian selatan Jawa Barat. Sebab, sejauh ini tidak ada jalur yang menghubungkan langsung antara Jawa Barat bagian utara dan tengah ke selatan.

Ia mencontohkan, jalur kendaraan yang menuju kawasan Pangandaran. Tidak ada jalur yang bisa menghubungkan langsung dari kawasan utara dan tengah menuju selatan. Yang ada, justru kendaraan harus melalui jalur utara hingga tengah. Setelah itu, kendaraan baru melalui jalur lain untuk menuju ke jalur selatan.

Jalur selatan itu yang kini jadi perhatian utama Pemprov Jawa Barat. Perbaikan dan pembangunan jalur di kawasan selatan Jawa Barat terus digenjot.

&quot;Selatan kan dari sisi jalur sudah bagus kualitas jalannya, tinggal pelebaran. Mungkin ke depan mudah-mudahan kawasan-kawasan selatan sudah mulai kita perlebar lebih banyak lagi,&quot; ungkap Aher.

Jalur wisata seperti jalan menuju kawasan wisata Ciwidey dan Rancabali di Kabupaten Bandung juga jadi perhatian. Sebab, jalur tersebut terbilang sempit dan selalu terjadi kemacetan setiap musim liburan.

Untuk perbaikan jalur wisata, Aher tidak merasakan sisi dilematis meski jalur tersebut hanya ramai pada saat-saat tertentu, terutama saat musim liburan. Sebaliknya, saat hari biasa, jalur wisata relatif lengang.

&quot;Namanya perbaikan jalan tidak harus (dilematis) itu karena investasi jangka panjang, investasi perkembangan ekonomi jangka panjang. Kan kalau pemerintah memberikan pelayanan tidak pernah hitung-hitung kapan kembalinya uangnya karena bukan bisnis, tapi pelayanan,&quot; jelasnya.

Jika jalur wisata diperlebar dan diperbaiki, hal itu justru sebuah keuntungan. Sebab wisatawan akan semakin nyaman menuju tempat wisata. Sehingga jumlah wisatawan akan meningkat dari waktu ke waktu, tidak hanya saat musim liburan.
</content:encoded></item></channel></rss>
