<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kaisar Jepang Akihito Berencana Turun Takhta </title><description>Kaisar Jepang Akihito menyatakan niatnya untuk turun dari takhta beberapa tahun lagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/13/18/1437420/kaisar-jepang-akihito-berencana-turun-takhta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/13/18/1437420/kaisar-jepang-akihito-berencana-turun-takhta"/><item><title>Kaisar Jepang Akihito Berencana Turun Takhta </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/13/18/1437420/kaisar-jepang-akihito-berencana-turun-takhta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/13/18/1437420/kaisar-jepang-akihito-berencana-turun-takhta</guid><pubDate>Rabu 13 Juli 2016 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/13/18/1437420/kaisar-jepang-akihito-berencana-turun-takhta-rU8XNjW4Xu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kaisar Jepang Akihito bersama dengan Permaisuri Michiko. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/13/18/1437420/kaisar-jepang-akihito-berencana-turun-takhta-rU8XNjW4Xu.jpg</image><title>Kaisar Jepang Akihito bersama dengan Permaisuri Michiko. (Foto: Reuters)</title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Kaisar Jepang Akihito yang banyak melakukan usaha untuk menyembuhkan luka akibat Perang Dunia II menyatakan niatnya untuk turun dari takhta beberapa tahun lagi. Demikian dilaporkan kantor berita NHK dan media Jepang pada Rabu, 13 Juli.
Penerus Kaisar Hirohito itu dilaporkan telah menyampaikan niatannya kepada Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Tidak disebutkan alasan yang melatarbelakangi keinginan tersebut, dan badan yang bersangkutan belum dapat dimintai komentar.
Menurut laporan yang dilansir Reuters, Rabu, (13/7/2016), Kaisar berusia 82 tahun itu diketahui telah menjalani operasi jantung dan mendapat perawatan kanker prostat dalam beberapa tahun terakhir. Dia juga diketahui telah menyerahkan sebagian tugas resminya sebagai simbol negara kepada Putra Mahkota Naruhito.
Kaisar Akihito adalah tokoh yang memainkan peran penting dalam rekonsiliasi Jepang pasca Perang Dunia II, dan berusaha menjalin hubungan mendalam dengan dunia internasional melalui kunjungan-kunjungan kenegaraannya.
&amp;ldquo;Dia sangat peduli dengan isu perang dan rekonsiliasi (dengan negara-negara Asia). Naruhito secara jelas menunjukkan dia akan meneruskan hal tersebut,&amp;rdquo; kata Koichi Nakano, seorang profesor politik Universitas Sophia, Tokyo.
Dia menjadi Kaisar Jepang pertama yang menikahi gadis dari kalangan rakyat biasa ketika menikah dengan Michiko Shoda pada 1959.
Meski Sang Kaisar telah mengungkapkan keinginannya, profesor dari Universitas Musashi, Miiko Kodama mengatakan Undang-undang Rumah Tangga Kekaisaran perlu diubah untuk memperbolehkan Akihito turun takhta. Proses itu mungkin akan memakan waktu dan perdebatan di Parlemen Jepang.
Kaisar Jepang terakhir yang menyerahkan takhtanya adalah Kaisar Kokaku pada 1871.
</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Kaisar Jepang Akihito yang banyak melakukan usaha untuk menyembuhkan luka akibat Perang Dunia II menyatakan niatnya untuk turun dari takhta beberapa tahun lagi. Demikian dilaporkan kantor berita NHK dan media Jepang pada Rabu, 13 Juli.
Penerus Kaisar Hirohito itu dilaporkan telah menyampaikan niatannya kepada Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Tidak disebutkan alasan yang melatarbelakangi keinginan tersebut, dan badan yang bersangkutan belum dapat dimintai komentar.
Menurut laporan yang dilansir Reuters, Rabu, (13/7/2016), Kaisar berusia 82 tahun itu diketahui telah menjalani operasi jantung dan mendapat perawatan kanker prostat dalam beberapa tahun terakhir. Dia juga diketahui telah menyerahkan sebagian tugas resminya sebagai simbol negara kepada Putra Mahkota Naruhito.
Kaisar Akihito adalah tokoh yang memainkan peran penting dalam rekonsiliasi Jepang pasca Perang Dunia II, dan berusaha menjalin hubungan mendalam dengan dunia internasional melalui kunjungan-kunjungan kenegaraannya.
&amp;ldquo;Dia sangat peduli dengan isu perang dan rekonsiliasi (dengan negara-negara Asia). Naruhito secara jelas menunjukkan dia akan meneruskan hal tersebut,&amp;rdquo; kata Koichi Nakano, seorang profesor politik Universitas Sophia, Tokyo.
Dia menjadi Kaisar Jepang pertama yang menikahi gadis dari kalangan rakyat biasa ketika menikah dengan Michiko Shoda pada 1959.
Meski Sang Kaisar telah mengungkapkan keinginannya, profesor dari Universitas Musashi, Miiko Kodama mengatakan Undang-undang Rumah Tangga Kekaisaran perlu diubah untuk memperbolehkan Akihito turun takhta. Proses itu mungkin akan memakan waktu dan perdebatan di Parlemen Jepang.
Kaisar Jepang terakhir yang menyerahkan takhtanya adalah Kaisar Kokaku pada 1871.
</content:encoded></item></channel></rss>
