<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tito Kapolri, Ketua KPK Ingin Pemberantasan Korupsi Lebih Efektif</title><description>Ketua KPK menilai Tito puynya waktu lebih lama mereformasi Polri dan berharap bisa bersinergi dalam pemberantasan korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/14/337/1437655/tito-kapolri-ketua-kpk-ingin-pemberantasan-korupsi-lebih-efektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/14/337/1437655/tito-kapolri-ketua-kpk-ingin-pemberantasan-korupsi-lebih-efektif"/><item><title>Tito Kapolri, Ketua KPK Ingin Pemberantasan Korupsi Lebih Efektif</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/14/337/1437655/tito-kapolri-ketua-kpk-ingin-pemberantasan-korupsi-lebih-efektif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/14/337/1437655/tito-kapolri-ketua-kpk-ingin-pemberantasan-korupsi-lebih-efektif</guid><pubDate>Kamis 14 Juli 2016 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Regina Fiardini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/14/337/1437655/tito-kapolri-ketua-kpk-ingin-pemberantasan-korupsi-lebih-efektif-JezoEdPfla.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPK Agus Rahardjo (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/14/337/1437655/tito-kapolri-ketua-kpk-ingin-pemberantasan-korupsi-lebih-efektif-JezoEdPfla.jpg</image><title>Ketua KPK Agus Rahardjo (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Tito Karnavian baru saja selesai serah terima jabatan dengan Jenderal Badrodin Haiti. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap, Tito bisa bersinergi dengan institusinya agar pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor) lebih efektif.
&quot;Kan ada pimpinan baru punya waktu untuk mereformasi lebih lama, saya pikir bagus, positif sekali. Mudah-mudahan nanti sinergi dengan KPK pemberantasan tipikor jadi lebih efektif,&quot; kata Agus usai acara serah terima jabatan (sertijab) di Lapangan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Kamis (14/7/2016).
Agus mengaku, pihaknya akan melakukan pertemuan secara reguler dengan Kapolri baru dan Jaksa Agung guna membicarakan pemberantasan korupsi.
(Baca juga: Kapolri Tito Karnavian Siap Reformasi Internal Polri)
&quot;Kita akan melakukan pertemuan reguler, nanti kita rencanakan lah. KPK, Jaksa Agung, Polri. Supaya pemberantasan tipikor lebih efektif,&quot; tambahnya.
Salah cara untuk mengecek indikasi korupsi ialah dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Terkait hal itu, Agus mengaku salut dengan sikap mantan Kapolda Metro Jaya tersebut yang akan memberikan sanksi bagi yang enggan melaporkan harta kekayaannya.
&quot;(Para mantan Kapolri) cukup kooperatif. Apalagi Pak Tito kemarin mengatakan yang tidak lapor LHKPN akan dapat sanksi, itu jauh lebih bagus,&quot; tukas dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNy8xNC8xLzc4NDM1LzMvZ2hNOWw0Ym5Ga0k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Tito Karnavian baru saja selesai serah terima jabatan dengan Jenderal Badrodin Haiti. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap, Tito bisa bersinergi dengan institusinya agar pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor) lebih efektif.
&quot;Kan ada pimpinan baru punya waktu untuk mereformasi lebih lama, saya pikir bagus, positif sekali. Mudah-mudahan nanti sinergi dengan KPK pemberantasan tipikor jadi lebih efektif,&quot; kata Agus usai acara serah terima jabatan (sertijab) di Lapangan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Kamis (14/7/2016).
Agus mengaku, pihaknya akan melakukan pertemuan secara reguler dengan Kapolri baru dan Jaksa Agung guna membicarakan pemberantasan korupsi.
(Baca juga: Kapolri Tito Karnavian Siap Reformasi Internal Polri)
&quot;Kita akan melakukan pertemuan reguler, nanti kita rencanakan lah. KPK, Jaksa Agung, Polri. Supaya pemberantasan tipikor lebih efektif,&quot; tambahnya.
Salah cara untuk mengecek indikasi korupsi ialah dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Terkait hal itu, Agus mengaku salut dengan sikap mantan Kapolda Metro Jaya tersebut yang akan memberikan sanksi bagi yang enggan melaporkan harta kekayaannya.
&quot;(Para mantan Kapolri) cukup kooperatif. Apalagi Pak Tito kemarin mengatakan yang tidak lapor LHKPN akan dapat sanksi, itu jauh lebih bagus,&quot; tukas dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNy8xNC8xLzc4NDM1LzMvZ2hNOWw0Ym5Ga0k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
