<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jepang Anggap Putusan LCS Anugerah bagi Sengketa dengan China </title><description>Jepang menganggap putusan PCA soal LCS adalah anugerah bagi sengketa wilayah mereka dengan China&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/17/18/1439966/jepang-anggap-putusan-lcs-anugerah-bagi-sengketa-dengan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/17/18/1439966/jepang-anggap-putusan-lcs-anugerah-bagi-sengketa-dengan-china"/><item><title>Jepang Anggap Putusan LCS Anugerah bagi Sengketa dengan China </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/17/18/1439966/jepang-anggap-putusan-lcs-anugerah-bagi-sengketa-dengan-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/17/18/1439966/jepang-anggap-putusan-lcs-anugerah-bagi-sengketa-dengan-china</guid><pubDate>Minggu 17 Juli 2016 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/17/18/1439966/jepang-anggap-putusan-lcs-anugerah-bagi-sengketa-dengan-china-3BuLOTwRI3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (Foto: Olivier Douliery/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/17/18/1439966/jepang-anggap-putusan-lcs-anugerah-bagi-sengketa-dengan-china-3BuLOTwRI3.jpg</image><title>Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (Foto: Olivier Douliery/AFP)</title></images><description>ULAN BATOR &amp;ndash; Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mendesak China untuk mematuhi keputusan yang dikeluarkan Mahkamah Arbitrase Internasional (PCA) mengenai sengketa wilayah Laut China Selatan (LCS).
PCA yang berbasis di Den Haag, Belanda mementahkan klaim historis China mengenai sembilan garis putus-putus (nine dash lines) di LCS. Di hadapan pemimpin sejumlah negara dalam KTT ASEM di Ulan Bator, Mongolia, Abe meminta Negeri Tirai Bambu mematuhi keputusan tersebut.
&amp;ldquo;Saya sungguh berharap pihak-pihak yang bersengketa mematuhi keputusan dan bergerak maju untuk mencari solusi damai atas sengketa LCS,&amp;rdquo; tutur Abe, sebagaimana dimuat Sputnik, Minggu (17/7/2016).
Negeri Matahari Terbit memang tidak terlibat sengketa wilayah di LCS dengan Negeri Tirai Bambu. Namun, Negeri Sakura dan Negeri Panda terlibat sengketa wilayah di Laut China Timur atas pulau tak berpenghuni, Senkaku (Jepang) atau Diaoyu (China).
Jepang menganggap putusan dari PCA itu sebagai anugerah terhadap sengketa mereka dengan China di Senkaku/Diaoyu. Namun, sejumlah ahli hukum menilai, putusan tersebut tidak terlalu berpengaruh karena China mengklaim telah lama menguasai Diaoyu sejak abad ke-14.
</description><content:encoded>ULAN BATOR &amp;ndash; Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mendesak China untuk mematuhi keputusan yang dikeluarkan Mahkamah Arbitrase Internasional (PCA) mengenai sengketa wilayah Laut China Selatan (LCS).
PCA yang berbasis di Den Haag, Belanda mementahkan klaim historis China mengenai sembilan garis putus-putus (nine dash lines) di LCS. Di hadapan pemimpin sejumlah negara dalam KTT ASEM di Ulan Bator, Mongolia, Abe meminta Negeri Tirai Bambu mematuhi keputusan tersebut.
&amp;ldquo;Saya sungguh berharap pihak-pihak yang bersengketa mematuhi keputusan dan bergerak maju untuk mencari solusi damai atas sengketa LCS,&amp;rdquo; tutur Abe, sebagaimana dimuat Sputnik, Minggu (17/7/2016).
Negeri Matahari Terbit memang tidak terlibat sengketa wilayah di LCS dengan Negeri Tirai Bambu. Namun, Negeri Sakura dan Negeri Panda terlibat sengketa wilayah di Laut China Timur atas pulau tak berpenghuni, Senkaku (Jepang) atau Diaoyu (China).
Jepang menganggap putusan dari PCA itu sebagai anugerah terhadap sengketa mereka dengan China di Senkaku/Diaoyu. Namun, sejumlah ahli hukum menilai, putusan tersebut tidak terlalu berpengaruh karena China mengklaim telah lama menguasai Diaoyu sejak abad ke-14.
</content:encoded></item></channel></rss>
